Berita Terbaru
BAZNAS Bersama Tempo Scan Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi 2.567 Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tempo Scan Group terus memperkuat komitmennya dalam membantu masyarakat Palestina melalui program layanan kesehatan gratis yang menjangkau ribuan warga di Jalur Gaza.
Program yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di wilayah Al Mawassi, Jalur Gaza, tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan dokter spesialis dan dokter umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, hingga distribusi obat-obatan secara gratis. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Daar El Balah Clinic dan berhasil memberikan manfaat kepada 2.567 warga Palestina.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan bahwa layanan kesehatan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat Gaza yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas medis akibat situasi kemanusiaan yang berkepanjangan.
"Layanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat Gaza. Karena itu, BAZNAS terus berupaya menghadirkan bantuan yang benar-benar dibutuhkan agar masyarakat tetap dapat memperoleh akses kesehatan yang layak di tengah berbagai keterbatasan," ujar Sodik dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS dan Tempo Scan merupakan bentuk sinergi kemanusiaan yang bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi warga Gaza, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan pengobatan.
"Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga Gaza. Bantuan ini tidak hanya berupa obat-obatan, tetapi juga pelayanan medis yang membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan yang layak," katanya.
Program tersebut mencakup penyediaan klinik kesehatan gratis, pemeriksaan medis oleh dokter spesialis dan dokter umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta pengoperasian apotek medis yang mendistribusikan obat-obatan secara cuma-cuma kepada para penerima manfaat.
Sodik menegaskan, BAZNAS akan terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina melalui berbagai program, mulai dari kesehatan, pangan, pendidikan, hingga dukungan bagi masyarakat terdampak krisis kemanusiaan.
"Solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina merupakan amanah yang harus dijaga. Melalui berbagai program kemanusiaan, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu saudara-saudara kita di Palestina sesuai kebutuhan yang paling mendesak," tuturnya.
Melalui program layanan kesehatan ini, BAZNAS dan Tempo Scan berharap dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Gaza sekaligus meringankan beban warga yang masih menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan akibat konflik yang berkepanjangan.
BERITA22/06/2026 | Humas BAZNAS RI
Percayakan BAZNAS RI, Tokopedia Salurkan Bantuan Pendidikan Bagi Santri SCB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tokopedia menyalurkan bantuan pendidikan berupa peralatan sekolah dan santunan bagi anak yatim di Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) dengan nilai mencapai Rp87.314.713 pada momentum lebaran yatim.
Bantuan yang berasal dari zakat masyarakat yang dihimpun melalui platform Tokopedia tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI Agus Siswanto bersama Senior Vice President Tokopedia Digital Goods Rudy Dalimunthe kepada para santri SCB di Gedung Sekolah Cendekia BAZNAS, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Tokopedia dan para pengguna platform yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS RI.
"Bantuan ini bukan hanya tentang pemberian materi, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Tokopedia kepada anak-anak yatim agar mereka tetap memiliki semangat dalam belajar dan meraih cita-cita," ujar Idy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Idy mengatakan, BAZNAS telah menjalin kerja sama dengan Tokopedia sejak tahun 2016, termasuk dalam memperluas manfaat zakat dan menghadirkan kebermanfaatan bagi para penerima manfaat.
Idy menegaskan, BAZNAS terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Tokopedia dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI Agus Siswanto menilai kontribusi Tokopedia memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan dakwah zakat di Indonesia.
Menurutnya, kolaborasi bersama Tokopedia dengan pemanfaatan teknologi digital telah membantu BAZNAS menjangkau lebih banyak muzaki, donatur, dan penerima manfaat di berbagai daerah
"Kolaborasi bersama Tokopedia tersebut membuat kami mampu menembus batas sehingga dapat menjangkau para muzaki, donatur, dan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Ke depan, peluang kolaborasi dengan Tokopedia masih sangat besar untuk mendukung berbagai program prioritas BAZNAS," kata Agus.
Pada kesempatan tersebut, Senior Vice President Tokopedia Digital Goods Rudy Dalimunthe menjelaskan, bantuan yang disalurkan kepada para santri SCB merupakan amanah zakat dari para pengguna Tokopedia yang telah dihimpun dan dipercayakan kepada BAZNAS RI untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rudy mengatakan, BAZNAS merupakan mitra yang memiliki rekam jejak baik dalam pengelolaan dan penyaluran zakat. Karena itu, Tokopedia terus memperkuat kolaborasi yang telah terjalin untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
"BAZNAS RI merupakan lembaga terpercaya dan kami sudah bekerja sama lebih dari 10 tahun menyalurkan bantuan dan zakat dari seluruh pengguna Tokopedia ke berbagai wilayah di Indonesia. Hari ini kami berada di Sekolah Cendekia BAZNAS di Bogor dan penyaluran ini sangat luar biasa," ujar Rudy.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung proses belajar para santri sehingga semakin termotivasi untuk meraih prestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui berbagai program beasiswa.
Selain menyalurkan bantuan, Rudy mengaku terkesan dengan berbagai program kemandirian yang dijalankan di lingkungan Sekolah Cendekia BAZNAS. Ia juga menyampaikan apresiasi juga atas berbagai prestasi yang diraih santri SCB.
Bantuan tersebut disambut antusias oleh para santri. Salah satunya Fikriah Sabira, siswi kelas IX SCB, asal Palembang, Sumatra Selatan, yang mengaku bersyukur atas bantuan perlengkapan sekolah yang diterimanya.
Fikriah mengatakan, bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang kegiatan belajar sehari-hari.
"Alhamdulillah, hari ini saya senang sekali karena mendapat bantuan perlengkapan sekolah. Dengan bantuan ini saya tidak perlu membeli alat tulis untuk kebutuhan belajar sehingga bisa lebih fokus mengikuti kegiatan pembelajaran dan menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sekolah. Terima kasih BAZNAS dan Tokopedia," ujarnya.
BERITA22/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Berbagi Inspirasi di Acara LOZY Cahaya Hati Tema Becoming a High Value Muslim
BAZNAS Kota Tasikmalaya terus memperluas jangkauan dakwah dan literasi zakat ke berbagai lapisan masyarakat. Kali ini, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Tasikmalaya, Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok, M.Pd., M.Si., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan LOZY Cahaya Hati yang mengangkat tema "Becoming a High Value Muslim".
Agenda yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh jajaran manajemen, seluruh pegawai LOZY Hijab, serta staf terkait. Kehadiran Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok dalam acara ini didampingi langsung oleh Kepala Divisi Penghimpunan BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Dalam paparannya, Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok menekankan bahwa menjadi seorang Muslim yang high value (bernilai tinggi) tidak hanya diukur dari prestasi individu, melainkan seberapa besar kebermanfaatan diri bagi orang lain. Menurutnya, karakter tersebut sangat selaras dengan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.
"Seorang Muslim yang high value adalah pribadi yang mampu mengoptimalkan potensi dirinya untuk menebar kebaikan. Zakat adalah instrumen utama untuk memvalidasi nilai diri kita di hadapan Allah SWT. Dengan berzakat, kita bukan sekadar membersihkan harta, melainkan sedang membangun peradaban dan menjadi solusi atas kesulitan saudara-saudara kita yang membutuhkan," jelas Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok di hadapan para pegawai LOZY Hijab.
Kehadiran jajaran BAZNAS dalam forum ini juga dimanfaatkan untuk mengajak keluarga besar LOZY Hijab menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup (lifestyle) yang berdampak. Kepala Divisi Penghimpunan BAZNAS Kota Tasikmalaya menambahkan bahwa sinergi dengan sektor industri kreatif dan fashion seperti LOZY Hijab sangat strategis untuk menanamkan pemahaman bahwa zakat adalah kewajiban yang mampu menjaga keberkahan usaha serta harta yang dimiliki.
Seluruh pegawai dan staf LOZY Hijab yang hadir mengikuti sesi ini dengan antusias, terutama saat sesi diskusi interaktif mengenai bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai spiritual ke dalam etos kerja sehari-hari.
BAZNAS Kota Tasikmalaya berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran berzakat di lingkungan kerja perusahaan semakin meningkat. Kolaborasi antara pelaku industri dan lembaga zakat ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga religius dan dermawan, demi mewujudkan Kota Tasikmalaya yang lebih sejahtera.
BERITA19/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
Semangat Hijrah, BAZNAS Kota Tasikmalaya Hadiri Doa Bersama Menyambut 1 Muharram 1448 H
Senin, 15Juni 2026. BAZNAS Kota Tasikmalaya turut menghadiri kegiatan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya di Masjid Agung Tasikmalaya.
Hadir secara langsung dalam agenda khidmat tersebut, Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, H. Nasihin, S.IP. Kehadiran BAZNAS dalam momen pergantian tahun Hijriah ini menjadi penegasan komitmen lembaga untuk terus membersamai pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat dimensi religiusitas di Kota Tasikmalaya.
Wali Kota Tasikmalaya, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pergantian tahun Hijriah merupakan momentum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan perbaikan diri. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat hijrah sebagai inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik dan lebih berkah.
Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, H. Nasihin, S.IP., menyambut baik ajakan tersebut. Baginya, semangat hijrah identik dengan semangat transformasi dari kondisi yang kurang baik menuju kondisi yang lebih baik, dari ketergantungan menuju kemandirian.
Kegiatan doa bersama yang dihadiri oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, Pj. Sekretaris Daerah, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Kehadiran pimpinan BAZNAS dalam forum tersebut juga mempererat sinergi antara lembaga zakat dengan jajaran pemerintah daerah.
Melalui momentum 1 Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya mengajak seluruh muzaki dan masyarakat untuk terus memperkuat semangat persaudaraan serta kepedulian sosial. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan visi mewujudkan Kota Tasikmalaya yang maju, religius, dan sejahtera dapat terwujud di tahun yang baru ini.
BERITA15/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS RI Cetak Generasi Unggul, Mayoritas Lulusan SCB Diterima di PTN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak 54 santri atau sekitar 75 persen dari total lulusan tahun 2026 berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui sejumlah jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Jumlah lulusan SCB yang diterima di PTN terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun sebelumnya persentase santri yang diterima di PTN berada pada kisaran 40 hingga 50 persen, kini angka tersebut meningkat menjadi 75 persen.
Dari total santri yang diterima, sebanyak 13 orang lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), 9 orang melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 28 orang melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), dan 4 orang melalui jalur prestasi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh santri Angkatan 4 SMA Cendekia BAZNAS yang berhasil lulus dengan hasil yang memuaskan.
Menurutnya, keberhasilan para santri masuk perguruan tinggi merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan selama menempuh pendidikan di SCB.
"Alhamdulillah, para siswa hari ini telah lulus dari SCB. Kegembiraan tersebut semakin bertambah karena sebagian besar lulusan juga telah diterima di berbagai kampus unggulan," ucap Idy, dalam acara Wisuda Santri "Lepas Tunas Muzaki" Sekolah Cendekia BAZNAS, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6/2026).
Idy menegaskan, BAZNAS RI akan terus mendukung pengembangan SCB agar mampu melahirkan lebih banyak generasi unggul yang tidak hanya berhasil secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan nilai-nilai keislaman yang kuat.
"Terkait dengan indeks kualitas sekolah, lulusan SCB diharapkan terus berprestasi karena kualitas alumni menjadi salah satu ukuran keberhasilan sekolah," ujar Idy.
Idy juga berharap, seluruh lulusan SCB menjadi generasi unggul yang mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Deputi II Bidang Pendistribusiaan dan Pendayagunaan BAZNAS RI Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menegaskan, SCB merupakan salah satu program prioritas yang mendapatkan perhatian khusus dari BAZNAS RI.
"Dari sisi perhatian kelembagaan, SCB mendapatkan perhatian yang lebih dibandingkan program-program lainnya. Dan yang paling penting adalah alokasi anggaran. SCB termasuk unit dengan biaya pendidikan per siswa yang cukup besar dibandingkan program lainnya. Ini menunjukkan bahwa BAZNAS memiliki harapan yang sangat besar terhadap pendidikan," katanya.
Imdadun juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, donatur, dan mitra yang selama ini turut berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di SCB sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) Ahmad Kamaluddin Afif., S.Pi., M.M., Gr., menyampaikan, SCB mencatat kemajuan yang siginifikan. Jumlah santri tahun 2026 yang lolos diterima PTN meningkat hingga 75 persen dari tahun sebelumnya.
"Selain di PTN, sebagian santri yang lulus juga ada yang sengaja memilih perguruan tinggi swasta unggulan. Mengapa demikian? Karena beberapa di antaranya memperoleh skema beasiswa penuh (full funded) dan kualitas kampus yang mumpuni," ujar Ahmad.
Ia mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan BAZNAS RI, para muzaki, donatur, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan dan pembinaan santri.
Pada kesempatan tersebut, JNE turut menyalurkan bantuan sarana pendukung belajar-mengajar di Sekolah Cendekia BAZANS berupa sejumlah unit laptop senilai Rp101 juta.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS RI
Kurban Berkah Berdayakan Desa BAZNAS 2026 Serentak Digelar di 103 Titik se-Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (27/5/2026). Penyembelihan hewan kurban dilakukan di 103 titik balai ternak BAZNAS yang tersebar di 15 provinsi.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan program Kurban Berkah Berdayakan Desa merupakan komitmen BAZNAS RI untuk menjadikan ibadah kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus penguatan kesejahteraan masyarakat desa.
Melalui program ini, BAZNAS RI mengoptimalkan hilirisasi hasil peternakan dengan menyiapkan 3.359 ekor ternak bakalan jantan komoditas lokal yang dikelola langsung oleh 2.089 peternak binaan di berbagai daerah.
“Intinya, semua program BAZNAS bertujuan memberdayakan masyarakat. Kita ini umat Islam mayoritas di Indonesia, tetapi kontribusi ekonomi kita masih perlu diperkuat,” jelas Sodik di acara penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Rabu (27/5/2026).
Selain aspek ekonomi, ia mengatakan program Kurban Berkah Berdayakan Desa juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan serta membantu pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi keluarga prasejahtera, ibu hamil, dan anak-anak.
Sodik juga menegaskan program tersebut diarahkan sebagai kontribusi aktif BAZNAS RI dalam penguatan ekosistem peternakan umat yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
“Kami berharap program pemberdayaan berbasis peternakan ini dapat melahirkan mustahik yang mandiri serta mampu meningkatkan taraf kesejahteraannya. Kami juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Kuningan beserta jajaran, DPRD, Kemenag, PT Sumber Alfaria Trijaya selaku mitra, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penguatan program pemberdayaan BAZNAS RI,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS. Ia menilai, Program Kurban Berdayakan Desa yang diinisiasi BAZNAS sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Kuningan yang selama ini masih menghadapi tantangan kemiskinan dan pengangguran di atas rata-rata Jawa Barat.
“Program ini bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas ekonomi. Tentu dengan meningkatkan kapasitas ekonomi Insyaallah ini kesejahteraan akan semakin meningkat,” ujar Dian.
"Saya kira program ini (Kurban Berkah Berdayakan Desa) menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana ibadah kurban bisa berdampak sosial dan berdampak ekonomi. Ini saya optimistis melalui pengolahan kurban yang profesional yang selama ditunjukkan oleh BAZNAS, Insyaallah ya, Kuningan semakin sejahtera," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M., mengatakan, program ini merupakan langkah nyata untuk menghadirkan manfaat kurban yang lebih luas, tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.
Menurutnya, hadirnya program Kurban Berkah Berdayakan Desa sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Daerah, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya.
“Kita ingin menunjukkan bahwa kurban hari ini bukan hanya tentang distribusi daging, tetapi juga tentang membangun kemandirian ekonomi umat, menciptakan lapangan usaha, dan memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan kesejahteraan,” katanya.
Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kab. Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E.; Kepala Kementerian Agama Kab. Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si.; Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M.; serta Area Koordinator Plumbon Alfamart, Agustia Solihin.
BERITA27/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Optimalisasi Pengelolaan ZIS, UPZ Kelurahan Cipedes Gencarkan Program KOIN BAZNAS
Upaya untuk mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terus dilakukan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kelurahan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Langkah strategis yang kini menjadi fokus utama adalah optimalisasi program "KOIN BAZNAS" (Kotak Infak BAZNAS Kota Tasikmalaya) sebagai instrumen jemput bola sedekah masyarakat.
Program ini diinisiasi untuk mempermudah masyarakat di tingkat kelurahan dalam menyalurkan infak dan sedekah secara rutin, transparan, dan terukur. Dengan menyebar KOIN BAZNAS di berbagai titik strategis mulai dari kantor pelayanan publik, masjid, hingga warung-warung warga diharapkan potensi filantropi Islam di Kelurahan Cipedes dapat terhimpun secara maksimal.
Ketua UPZ Kelurahan Cipedes menyampaikan bahwa keberadaan KOIN BAZNAS bukan sekadar wadah pengumpulan dana, melainkan upaya edukasi bagi warga akan pentingnya berbagi melalui cara yang mudah.
"Kami ingin menjemput bola. Dengan hadirnya KOIN BAZNAS di lingkungan Cipedes, masyarakat tidak perlu bingung lagi ke mana harus menyalurkan infak hariannya. Dana yang terkumpul nantinya akan dikelola secara profesional oleh BAZNAS Kota Tasikmalaya dan diprioritaskan untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan, seperti santunan dhuafa, bantuan pendidikan, maupun modal usaha kecil," ujarnya.
Melalui gerakan ini, UPZ Kelurahan Cipedes mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan jamaah masjid untuk turut berpartisipasi aktif dalam mengisi KOIN BAZNAS. Setiap rupiah yang disedekahkan melalui program ini diharapkan menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan sekaligus menjadi ladang amal bagi pemberi sedekah.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
Silaturahmi BAZNAS RI dan Dubes Qatar Perkuat Sinergi Kemanusiaan Global
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kedutaan Besar Qatar untuk Indonesia di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang diplomasi kelembagaan, tetapi juga bagian dari upaya mempererat silaturahmi strategis antara BAZNAS RI dengan Pemerintah Qatar.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua belah pihak menegaskan pentingnya memperkuat hubungan persahabatan serta menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas di bidang kemanusiaan dan pemberdayaan umat. Silaturahmi ini juga secara khusus membahas dinamika dan tantangan ekonomi keumatan, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini.
Ketua BAZNAS RI menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Kedutaan Besar Qatar, sekaligus menekankan bahwa kolaborasi antarnegara menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk pengentasan kemiskinan dan penanganan krisis global. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga memaparkan berbagai program pembinaan dan pemberdayaan umat yang selama ini telah dijalankan, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh masyarakat.
Penjelasan program merupakan komitmen dan pertanggungjawaban BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat nasional yang profesional, transparan, dan berdampak.
Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS RI, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. M. Hasbi Zaenal, Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama, dan Harmonisasi BAZNAS RI Khuzaifah Hanum, Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri M. Faris Amiruddin, serta staf/relation officer Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri Rendy.
Sementara itu, dari pihak Kedutaan Besar Qatar hadir Duta Besar Qatar untuk Indonesia H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, didampingi oleh Mr. Talab Ali H.A. Al-Marri selaku Second Secretary.
Audiensi ini membahas sejumlah potensi kerja sama strategis, di antaranya penguatan pengelolaan zakat lintas negara, dukungan terhadap program-program kemanusiaan global, serta peluang kolaborasi dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah, termasuk kawasan terdampak konflik dan bencana.
Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar sepakat untuk terus memperkuat silaturahmi dan komunikasi kelembagaan sebagai fondasi dalam membangun kerja sama jangka panjang, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan penguatan solidaritas umat di tingkat global.
Diharapkan melalui sinergi ini, hubungan antara BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar dapat semakin erat, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan umat di kancah internasional.
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Pererat Kemitraan, BAZNAS RI dan Kedubes Türkiye Jajaki Kerja Sama Strategis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia di Kedutaan Besar Türkiye, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk menjalin kerja sama melalui delapan program strategis yang telah disiapkan. Ia menegaskan, hubungan antara BAZNAS RI dan pihak Türkiye selama ini telah terjalin sangat erat, baik melalui Kedutaan Besar, lembaga pemerintah, maupun yayasan, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial.
“Kerja sama antara BAZNAS RI dan pihak Türkiye telah berjalan sangat erat, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial,” ujar Sodik.
Sodik menambahkan, rekam jejak kemitraan tersebut telah melahirkan berbagai program konkret, di antaranya penghargaan kepada Turkish Cooperation and Coordination Agency (T?KA) sebagai Best International Corporate Partner pada ajang BAZNAS Awards 2025 atas kontribusinya dalam mendukung program pengembangan ekonomi.
Selain itu, Sodik menambahkan, kerja sama pemberdayaan ekonomi juga telah dijajaki bersama T?KA oleh BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, di antaranya melalui pengembangan program Kafe Difabis Coffee and Tea, Pesantren Tahfiz Difabel, serta sertifikasi halal bagi pelaku UMKM sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
Sodik menyebutkan, BAZNAS RI juga telah melakukan dialog kemanusiaan dan pengelolaan zakat bersama pihak Kedutaan Besar Türkiye, termasuk audiensi dengan Atase Agama Kedutaan Türkiye pada Februari 2025 guna memperkuat sinergi dalam peningkatan kesejahteraan umat.
Dalam aspek kemanusiaan, lanjut Sodik, BAZNAS RI turut berperan aktif dalam penanganan bencana gempa di Türkiye pada 2023 dengan berkoordinasi bersama Kedutaan Besar Türkiye di Indonesia dan AFAD untuk menyalurkan bantuan berupa dana, logistik, selimut, serta obat-obatan, sekaligus menerjunkan tim tanggap bencana ke lokasi terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., menyoroti pentingnya kesinambungan program pemberdayaan di sektor pendidikan. Ia berharap sinergi dengan pemerintah Türkiye dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendukung optimalisasi program beasiswa pendidikan dan pengembangan Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB).
“Kami sangat berharap kolaborasi strategis ini terus berjalan secara berkelanjutan, terutama dalam memfasilitasi akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat program beasiswa dan operasional Sekolah Cendekia BAZNAS,” ujar Zainut.
Sementara itu, Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Küçükcan, menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia yang memiliki lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat dan dana sosial keagamaan seperti BAZNAS.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama multisektor melalui lembaga resmi di bawah pemerintah Türkiye, seperti Türkiye Diyanet Vakf? (TDV), T?KA, K?z?lay, dan AFAD. Audiensi tersebut turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI, Wakil Ketua, Kepala Divisi Pengumpulan Luar Negeri, Kepala Bagian Humas, serta Atase Agama Kedutaan Besar Türkiye di Indonesia.
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Dirikan Empat Tenda Sekolah untuk Ratusan Anak di Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi mengoperasikan empat unit tenda sekolah bagi anak-anak pengungsi di wilayah Az-Zawayda, Gaza Tengah. Langkah ini diambil sebagai respons atas hancurnya fasilitas pendidikan formal akibat konflik yang berkepanjangan, sehingga kebutuhan akan ruang belajar darurat menjadi sangat mendesak.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyebut, kehadiran tenda sekolah ini sebagai bentuk komitmen berkelanjutan bangsa Indonesia dalam mendukung masa depan Palestina. Langkah ini diharapkan mampu memulihkan semangat belajar anak-anak di tengah situasi sulit.
"Kami memahami bahwa pendidikan tidak boleh terhenti meski dalam situasi perang. Tenda-tenda ini adalah simbol harapan agar anak-anak Gaza tetap memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan," jelas Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Pembangunan sekolah darurat yang berlokasi di dekat Kamp "Ard Az-Zaitoun" ini disebutnya menampung sekitar 550 hingga 600 pelajar, baik laki-laki maupun perempuan. Fasilitas ini juga akan menerapkan sistem pendidikan formal dengan menggunakan kurikulum asli Palestina guna memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga.
Menurutnya, selain materi akademik, sekolah ini juga membuka program tambahan berupa kelas pendidikan dan hafalan Al-Qur’an yang sejauh ini telah diminati oleh sekitar 100 pendaftar. Sodik Mudjahid menegaskan, BAZNAS akan terus mengawal operasional sekolah ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh para pengungsi di wilayah Az-Zawayda dan sekitarnya.
“Pengawasan operasional di lapangan dilakukan langsung oleh mitra lokal, Darul Quran Alkarim Wassunah, guna menjamin distribusi bantuan dan proses belajar berjalan lancar. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memulihkan psikologis anak-anak Gaza melalui lingkungan sekolah yang aman dan terstruktur di tengah keterbatasan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Sodik menjelaskan, untuk menjaga efektivitas belajar, jadwal kegiatan belajar mengajar dibagi menjadi empat sesi berdasarkan gender dan tingkatan kelas, mulai dari jenjang SD hingga SMP. Pembagian ini dilakukan untuk memaksimalkan kapasitas empat unit tenda yang tersedia di lokasi pengungsian tersebut.
Kehadiran sekolah darurat ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh anak-anak di Gaza yang telah lama merindukan suasana belajar. Suasana haru sekaligus penuh semangat menyelimuti sekolah darurat saat anak-anak tersebut secara serempak meneriakkan orasi yang menegaskan identitas dan kehormatan bangsa mereka. Dengan suara lantang, mereka berseru, "Kemuliaan dan keabadian bagi para syuhada kita yang saleh dan Al-Quds milik kita"
Seruan ini menjadi bukti bahwa selain mengejar ilmu pengetahuan, sekolah darurat ini juga menjadi ruang bagi generasi muda Gaza untuk merawat ingatan dan harapan akan masa depan tanah air mereka Mari lanjutkan aksi nyata ini dengan meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina melalui sedekah terbaik Anda melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS.
BERITA04/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Beri Santunan Bagi 15 Keluarga Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan santunan bagi 15 keluarga korban meninggal kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Selain bantuan tersebut, sebelumnya BAZNAS RI juga telah menerjunkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) sejak awal kejadian untuk membantu proses evakuasi serta memberikan pertolongan medis awal sebelum para korban dirujuk ke rumah sakit terdekat. Selain itu, layanan kesehatan, mobil ambulans, hingga bantuan logistik seperti makanan ringan dan air minum juga turut disalurkan kepada para korban kecelakaan.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang terjadi. Ia menegaskan, BAZNAS memiliki mandat untuk hadir, termasuk dalam setiap kondisi darurat melalui unit tanggap bencana yang dimiliki BAZNAS.
“Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta,” ujar Sodik saat menghadiri pemakaman korban kecelakaan kereta di TPU Karet Bivak, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
“BAZNAS, sesuai dengan salah satu misi dan tugasnya, memiliki unit tanggap bencana. Tahun ini, kami juga menambah unit, yakni tanggap duafa. Dalam penanganan bencana, begitu peristiwa terjadi, kami secara otomatis mengirimkan berbagai dukungan,” ujar Sodik.
Ia menjelaskan, selain santunan kepada keluarga korban meninggal dunia, BAZNAS juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya.
Sodik mengatakan, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada tahap awal. BAZNAS juga membuka peluang dukungan lanjutan, khususnya bagi anak-anak yatim yang memenuhi kriteria dan membutuhkan perhatian lebih.
Sodik menuturkan, BAZNAS memiliki sejumlah program yang dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan terpadu, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), bantuan perumahan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha kecil.
"Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh,” kata Sodik.
Sodik juga memastikan, tim BAZNAS telah berada di lokasi sejak awal kejadian dan akan terus memberikan dukungan hingga proses penanganan selesai. “Sebagai tambahan, sebelumnya kami hanya memiliki tim tanggap bencana, namun kini telah diperkuat dengan tim tanggap duafa,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno, S.IP., menyampaikan, pihaknya telah mengerahkan berbagai unsur untuk membantu penanganan dampak kecelakaan di Bekasi, termasuk BAZNAS, Damkar, BNPB Jakarta, hingga PMI.
“Langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi. Terkait kompensasi atau bantuan untuk keluarga, Insya Allah pasti sudah berjalan, khususnya di DKI Jakarta. Tadi BAZNAS juga telah memberikan bantuan. Jika ada kejadian seperti ini, pasti kita akan memberikan bantuan. Bantuan dalam konteks ini juga mencakup hingga proses pemakaman,” jelas Rano.
Sementara itu, anak dari korban kecelakaan, Halimah, yang merupakan istri dari amil BAZNAS RI, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan BAZNAS.
Dalam peristiwa tersebut, salah satu korban, Nuryati (65), diketahui meninggalkan delapan orang anak dan enam orang cucu.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, mulai dari penyediaan ambulans hingga santunan uang duka. Terima kasih juga atas kunjungan dan perhatian kepada keluarga kami,” ujar Halimah.
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS RI
Terima Keppres, Kepengurusan Baru BAZNAS Siap Perkuat Peran Strategis Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima Surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan pimpinan kepengurusan BAZNAS periode 2026 hingga 2031.
Keppres tersebut diserahkan langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri sekaligus Ex Officio BAZNAS RI Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si., kepada Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., bersama jajaran Pimpinan BAZNAS RI periode 2026-2031, di Gedung Kementerian Agama (Kemenag) RI, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Turut dihadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Lembaga, dan Pembinaan Daerah Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Kajian, Inovasi, dan Perencanaan H. Ending Syarifuddin, M.E., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan, Digitalisasi, dan Operasional H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian Hj. Neyla Saida Anwar, SS, SE, SH, M.Hum.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan, komposisi kepengurusan saat ini merupakan kombinasi yang baik karena terdiri dari berbagai keahlian yang diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja dan memperkuat peran strategis BAZNAS.
“Kami bersyukur memiliki tim yang kuat, terdiri dari berbagai unsur yang kompeten, baik dari sisi pemerintahan, keuangan, serta digitalisasi,” katanya.
Dengan komposisi tersebut, Sodik menegaskan, kepengurusan baru BAZNAS akan memfokuskan upaya pada penguatan peran zakat dalam pembangunan ekonomi umat sekaligus mendorong peningkatan nilai keadilan sosial.
Lebih lanjut, Sodik menegaskan, BAZNAS akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk sektor swasta. Kami memohon dukungan dari seluruh pihak agar upaya ini dapat berjalan dengan baik,” kata Sodik.
Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Fatoni menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam membantu mengatasi berbagai permasalahan sosial di Indonesia.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, BAZNAS mampu menghadirkan terobosan-terobosan strategis dalam pengelolaan zakat untuk semakin meningkatkan kemaslahatan umat.
“Dalam empat tahun ke depan, kami berharap BAZNAS dapat melakukan terobosan-terobosan strategis, sehingga program pemberdayaan benar-benar memberikan manfaat nyata,” kata Fatoni.
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS RI
Bantuan 15.000 Paket Sembako BAZNAS Diterima Masyarakat Palestina
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dari masyarakat Indonesia berupa 15.000 paket sembako telah diterima masyarakat Gaza, Palestina.
Masyarakat Gaza menyambut dengan bahagia dan penuh haru bantuan paket sembako BAZNAS. Sebelumnya, bantuan tersebut telah dilepas secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI pada Februari 2026 sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan Indonesia dalam membantu rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis berkepanjangan.
Sekretaris Utama BAZNAS RI sekaligus Sekretaris Satgas Palestina, Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan tersebut dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza.
“Alhamdulillah, setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi lintas negara yang panjang, bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia akhirnya tiba dan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza,” ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Subhan menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut melibatkan kerja sama dengan mitra internasional, seperti Misr Alkhoir di Mesir, guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak secara tepat.
“Bantuan tersebut adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang harus segera kami (BAZNAS) distribusikan secara bertanggung jawab melalui mitra terpercaya di lapangan. Kami memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada seluruh pihak yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung proses penyaluran bantuan tersebut, mulai dari para muzaki, para amil hingga mitra di lapangan.
Ia menegaskan, BAZNAS akan terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional dalam menyalurkan amanah masyarakat Indonesia untuk membantu masyarakat Palestina secara berkelanjutan.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS RI
Kemenhaj Dukung Fasilitasi Tata Kelola Dam oleh BAZNAS
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam memfasilitasi tata kelola dam utk para jemaah haji Indonesia yang akan membayarkan dam nya di tanah air.
Hal ini akan memberikan dampak dan manfaat peningkatan sosial ekonomi bagi masyarakat Indonesia di berbagai pelosok negeri. Dukungan tersebut mengemuka dalam audiensi antara BAZNAS RI dan Kemenhaj yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa’adi, serta Pimpinan BAZNAS RI Neyla Saida Anwar di Gedung Kemenhaj, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa baznas dan kemenhaj sama sama sebagai bagian dari pemerintah. Pengelolaan ibadah haji berada di bawah Kemenhaj, sementara layanan dam di dalam negeri difasilitasi secara maksimum oleh BAZNAS. Walo begitu,kemenhaj juga membuka kesempatan bagi lembaga lain spt LAZ dan KBIH untuk turut berkontribusi dalam layanan dam, sehingga pengelolaannya dapat berjalan secara kolaboratif dan inklusif.
“Tata kelola dam oleh BAZNAS, bukan tahun pertama, dan kami telah memiliki prosedur dan standar pengelolaan yang tertib, mulai dari fasilitas pembayaran hingga penyalurannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan,Baznas terus melakukan evaluasi dan perbaikan manajemen dam haji,dengan memastikan transparansi dalam seluruh proses tersebut, mulai dari konfirmasi pembayaran, bukti pemotongan hewan, hingga laporan penyaluran yang dapat diakses oleh jemaah. “kami juga menerbitkan sertifikat bagi mudhohi. Lebih dari itu,pelaksanaan dam ini tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga berdampak ekonomi karena melibatkan peternak UMKM binaan BAZNAS di berbagai daerah di Indonesia,” katanya.
Sodik Mudjahid menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Kemenhaj yang memberikan fleksibilitas kepada jemaah dalam penunaian dam haji, baik dilakukan di Tanah Air maupun di Tanah Suci.
Menurutnya, kebijakan tersebut bersifat inklusif karena melibatkan berbagai pihak, termasuk BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), sehingga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengelolaan ibadah sosial keagamaan.
“Ke depan, kerja sama tidak hanya pada aspek dam, tetapi juga mencakup zakat, infak, dan sedekah dari para calon jemaah maupun mereka yang telah menunaikan ibadah haji, tentu tetap dalam batas-batas anjuran dan mengikuti syariat dan azas mabfaat.
Maka dari itu kami agar para jemaah yang ibadah haji nya dikelola oleh lembaga pemerintah,maka dalam pengelolaan dam nya juga dipercayakan dan dibayarkan kpd lembaga resmi pemerintah yakni BAZNAS ” katanya.
BERITA10/04/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan STACO Libya Bahas Peluang Kolaborasi Program Kemanusiaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima kunjungan dari organisasi kemanusiaan asal Libya, Shaikh Tahir Alzawi Charity Organisation (STACO), di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (9/4/2026). Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak saling berbagi inspirasi mengenai program pemberdayaan hingga rencana kolaborasi dalam program bantuan kemanusiaan.
Pimpinan BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., mengaku senang dengan kunjungan STACO yang dinilai memiliki keselarasan visi dalam misi kemanusiaan global. Ia mengapresiasi rekam jejak lembaga tersebut yang telah mengimplementasikan berbagai program kemanusiaan lintas negara.
"Hari ini kita kedatangan delegasi dari STACO dari Libya. Kita sangat senang, kita sangat bahagia bisa mendengarkan bagaimana teman-teman Libya punya program yang sangat bagus untuk membantu masyarakat Libya dan juga masyarakat Islam di negara lain," jelas Mahdum.
Menurutnya, dalam pertemuan ini, STACO mengajak BAZNAS RI untuk bersinergi tidak hanya terbatas pada bantuan domestik, tetapi juga menyasar visi kemanusiaan yang lebih luas. STACO secara khusus mengajak BAZNAS untuk berkolaborasi dalam menangani isu-isu umat Islam di berbagai belahan dunia, seperti pembangunan masjid di Brasil, bantuan untuk penyintas bencana banjir Libya, hingga bantuan bagi pengungsi di Sudan.
Sebagai langkah konkret awal, ia menyebut akan segera menindaklanjuti bantuan kemanusiaan bagi penyintas bencana banjir di Libya melalui koordinasi bersama pihak STACO. BAZNAS juga membuka ruang diskusi yang lebih luas di tingkat dewan pimpinan untuk mengeksplorasi potensi kerja sama di sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur religi seperti yang telah dilakukan STACO di berbagai negara.
“Kami memiliki prinsip bahwa burung yang sama akan hinggap di pohon yang sama. Jadi jika kita memiliki niat baik, niat yang sama, insyaallah akan sangat mudah bagi kita untuk bekerja sama," ujar Mahdum.
Mahdum berharap sinergi yang akan terjalin ini dapat menjadi contoh bagi institusi zakat dan kemanusiaan lainnya bahwa problematika umat tidak bisa diselesaikan secara parsial. Ia menegaskan, setiap tantangan kemanusiaan yang dihadapi oleh umat Islam di tingkat global merupakan tanggung jawab kolektif yang menuntut kolaborasi tanpa batas negara.
"Masalah kemanusiaan, masalah umat Islam adalah masalah bersama, seharusnya kita bersama-sama untuk menyelesaikannya bukan sendiri-sendiri," tuturnya.
Sementara itu, Chairman of the Board of Directors STACO, Salem Abdulsalam ElArabi Ramadan, mengatakan pihaknya mengajak BAZNAS RI untuk bersinergi dalam gerakan kemanusiaan khususnya penanganan pascabencana bagi pengungsi banjir Kota Derna di Libya. Ia juga menawarkan kolaborasi untuk pengembangan infrastruktur pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di Libya.
Dalam rencananya, STACO akan mendirikan Universitas Imam Syekh Thahir Alzawi yang dijadwalkan mulai beroperasi tahun depan, lengkap dengan fasilitas asrama mahasiswa yang terintegrasi untuk menyatukan komunitas pelajar Indonesia yang selama ini tersebar di berbagai wilayah seperti Tripoli dan Zliten.
“Dan mengingat lembaga kalian sekarang memberikan beasiswa kira-kira tahun ini 50 mahasiswa, saya mengusulkan, mengingat kita insyaallah akan bekerja untuk mendirikan Universitas Imam Syekh Thahir Alzawi, insyaallah, dengan izin Allah jika tidak ada hambatan, akan dimulai tahun depan,” ujarnya.
Selain di Libya, kolaborasi ini juga diproyeksikan merambah ke ranah internasional dengan rencana pembangunan pusat Islam dan masjid di Brasil. Proyek ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas pengajaran bahasa Arab bagi penutur non-Arab serta memperluas syiar Islam di Amerika Latin.
“Program-program adalah ide-ide yang mungkin dengan diskusi detail berubah menjadi proyek-proyek nyata dan konkret. Kami mengusulkan penandatanganan kemitraan strategis untuk menerima mahasiswa Indonesia di Libya setiap tahunnya agar ada keberlanjutan selamanya,” tuturnya.
Turut hadir dalam acara ini, Sekretaris Utama (Sestama) BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., M.A., Kabiro Komunikasi Publik BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati, Kabiro Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, beserta jajaran.
Pihak delegasi STACO yang dipimpin Chairman of the Board of Directors STACO, Salem Abdulsalam ElArabi Ramadan, didampingi Head of Operation and Donor Affairs STACO, Mohammed Abdelbaset Moktar Eshkal, perwakilan KBRI Tripoli Abdul Majid, serta jurnalis media online Amin Alhadi dan jurnalis Libya TV Almed Eltaher.
BERITA10/04/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI dan LAZ Nasional Perkuat Kolaborasi dan Koordinasi untuk Sejahterakan Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional memperkuat kolaborasi dan koordinasi dalam pengelolaan zakat melalui kegiatan Silaturahmi Halal Bihalal: Fundraising 1447 H bersama Gerakan Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis pasca-Idulfitri untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan langkah dalam meningkatkan efektivitas penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara nasional.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid M.Sc., mengatakan, penguatan kolaborasi antara BAZNAS dan LAZ menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Indonesia. Menurutnya, potensi tersebut perlu didukung dengan strategi yang matang, mulai dari penguatan sumber daya manusia, inovasi fundraising, hingga program pemberdayaan yang tepat sasaran.
“Melalui momentum halal bihalal ini, BAZNAS mengajak seluruh LAZ untuk memperkuat sinergi, khususnya dalam fundraising. Potensi zakat yang besar harus diiringi dengan strategi, SDM, dan program yang terarah agar memberikan dampak maksimal bagi umat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., menekankan pentingnya membangun ekosistem zakat yang terintegrasi dan berbasis data agar pendistribusian lebih dirasakan manfaatnya oleh mustahik.
“Kita perlu merumuskan langkah bersama dalam penguatan regulasi dan ekosistem zakat. Penggunaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi kunci agar zakat dapat disalurkan secara tepat, khususnya kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan literasi zakat di masyarakat guna meningkatkan pemahaman serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat. "Mudah-mudahan sinergi BAZNAS dan LAZ ini semakin kuat, karena judulnya adalah Zakat Menguatkan Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Prof. Hilman Latief, Ph.D., menyampaikan, selain optimalisasi penghimpunan, diperlukan grand design pendistribusian zakat yang berorientasi pada dampak dan selaras dengan SDGs (Sustainable Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
“Kita tidak hanya berbicara tentang potensi, tetapi juga bagaimana zakat didistribusikan secara strategis. Perlu ada desain besar yang mengarah pada kemaslahatan umat dan sejalan dengan SDGs,” ungkapnya.
Dari sisi LAZ, perwakilan Rumah Zakat menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dalam membangun ruang kolaborasi yang inklusif antar lembaga zakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan, karena banyak manfaatnya bagi kita semua. Ke depan kami berharap baik itu program maupun kegiatan bisa terus dikolaborasikan,” ujarnya.
Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi ini, BAZNAS dan LAZ Nasional berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas demi mewujudkan kesejahteraan umat serta memperkuat peran zakat dalam pembangunan Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan ini Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof. Hilman Latief, Ph.D., Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., Ketua Badan Pengurus LAZISMU Ahmad Imam Mudjadid Rais, M.I.R., serta perwakilan lebih dari 50 LAZ Nasional dari berbagai wilayah di Indonesia.
BERITA10/04/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Sidang Mudzakarah dan Istinbath Dam Haji
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya menyelenggarakan sidang Mudzakarah dengan tema kedudukan hukum pelaksanaan Dam Haji/Hadyu. Sidang Mudzakarah dihadiri Wali Kota Tasikmalaya yang diwakili Kabag Kesra, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya; Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tasikmalaya, Ketua Forum Komunikasi KBIHU Kota Tasikmalaya; Hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Tasikmalaya, Rais dan Katib PC Nahdlatul Ulama (NU), Ketua PD Muhammadiyah dan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, 8. PD Persatuan Ummat Islam (PUI) Kota Tasikmalaya. Hadir dari akademisi Universitas Siliwangi, Rektor Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya, Wakil Rektor Institut Agama Islam Tasikmalaya (IAIT); Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya. Dalam rapat tersebut dibuat kesepakatan bersama tentang pelaksanaan Surat Edaran (SE) Kementerian Haji dan Umrah No. S-50/BN/2026 tentang Pilihan Jenis Haji dan Pelaksanaan Pembayaran Dam di Kota Tasikmalaya bertempat di Kantor BAZNAS Kota Tasikmalaya. Tiga poin penting :
1. Mengacu pada (a) Surat Edaran Kementerian Haji dan Umrah No. S-50/BN/2026 tentang Pilihan Jenis Haji dan Pelaksanaan Pembayaran Dam, (b) Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah tentang Pengalihan Penyembelihan Dam ke Tanah Air tertanggal 13 Maret 2026, dan (c) Keputusan Bahtsul Masa'il PCNU Kota Tasikmalaya No 025/LBMNU/Kota Tasikmalaya/X1/2025 tentang Hukum Penyembelihan dan Pendistribusian Dam Haji/Hadyu di Indonesia maka majelis mendukung penuh kebijakan pemerintah serta hasil keputusan yang ada; 2. Setelah melakukan mudzakarah, Majelis menetapkan kesepakatan bersama sebagai berikut: "Jemaah haji diberikan kebebasan untuk memilih membayar dam/hadyu sesuai keyakinan dan kemudahan, yakni (a) membayar dam/hadyu di Tanah Suci melalui adahi atau (b) membayar dam di dalam negeri";
3. Menganjurkan dan Mengajak kepada Jemaah Haji asal Kota Tasikmalaya untuk menitipkan Dana Dam/Hadyu kepada BAZNAS atau Lembaga Resmi Lain di Kota Tasikmalaya dengan prinsip sebagai berikut: a. Lembaga Tersebut berada di Kota Tasikmalaya dan diawasi oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, KBIHU, Ormas Islam dalam mengelola Dam/Hadyu; b. Lembaga dimaksud mengelola (membeli, menyembelih, mendistribusikan dan melaporkan) Dam/Hadyu sesuai syar'i dan secara profesional dengan prinsip akuntabel, auditable, transparan dan bertanggung jawab dan dibuktikan dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku; c. Memastikan distribusi Daging Dam/Hadyu tepat sasaran dan dapat Membantu mengurangi kemiskinan di Kota Tasikmalaya.
4. Mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) Republik Indonesia untuk segera menerbitkan fatwa tentang pelaksanaan penyembelihan dan pendistribusian Dam/Hadyu di Indonesia. "Sebagai akademisi Hukum Islam dari Universitas Siliwangi, saya menilai kesepakatan ini sebagai langkah progresif yang mengintegrasikan regulasi pemerintah, peran ulama, dan kelembagaan seperti BAZNAS dalam pengelolaan Dam/Hadyu," ujar, DR. H. Acep Zoni Saeful Mubarok, M.Ag. Hal tersebut menunjukkan fleksibilitas hukum Islam dalam menjawab kebutuhan zaman sekaligus memperkuat tata kelola yang profesional dan akuntabel. "Memang, terdapat sebagian ulama yang tidak sepakat dengan penyembelihan Dam di tanah air dengan dasar yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya. Namun, dalam perspektif maqashid al-syari‘ah, ijtihad baru ini tetap memiliki dasar kuat selama menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas. Perbedaan pandangan tersebut adalah hal yang wajar dalam khazanah fiqh dan harus dihargai serta dihormati. Dengan pengelolaan melalui BAZNAS dan lembaga resmi, kebijakan ini berpotensi besar dalam penguatan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan melalui distribusi yang tepat sasaran.
BERITA01/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
Warga Binaan dan Pegawai Lapas Kelas II B Tasikmalaya Laksanakan Penuaian Zakat Fitrah dan Pembayaran Sedekah
Senin, 16 Maret 2026. Warga binaan bersama pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tasikmalaya melaksanakan kegiatan penuaian zakat fitrah dan pembayaran sedekah bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan, khususnya dalam momentum Ramadan. Dalam suasana tertib dan khidmat, warga binaan dan pegawai secara sukarela menunaikan kewajiban zakat fitrah serta melakukan pembayaran sedekah.
Pihak Lapas Kelas II B Tasikmalaya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual warga binaan. “Melalui penuaian zakat fitrah dan pembayaran sedekah ini, kami berharap warga binaan dapat semakin memahami nilai-nilai keagamaan serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujar perwakilan Lapas.
Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter, khususnya dalam menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan di lingkungan Lapas.
Dana yang terhimpun dari zakat fitrah dan sedekah selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), khususnya di wilayah Kota Tasikmalaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, baik di kalangan warga binaan maupun pegawai Lapas.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Kota Tasikmalaya Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Safari Ramadhan Bersama Pemkot Tasikmalaya
BAZNAS Kota Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kota Tasikmalaya yang dirangkaikan dengan Safari Ramadhan, bertempat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh agama, pimpinan BAZNAS Kota Tasikmalaya serta masyarakat Kota Tasikmalaya. Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Wali Kota Tasikmalaya menyerahkan berbagai bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Wali Kota Tasikmalaya bersama Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya menyerahkan sejumlah bantuan kepada para penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Tasikmalaya tersebut meliputi paket Peduli Ramadhan untuk masyarakat, beasiswa BAZNAS dalam negeri bagi mahasiswa, serta bantuan bagi lembaga keagamaan di Kota Tasikmalaya.
Selain penyaluran bantuan, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penunaian zakat secara langsung oleh pimpinan daerah, yang berasal dari unsur Forkopimda dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Momentum ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.
Kegiatan semakin khidmat dengan dilaksanakannya khataman Al-Qur’an oleh masyarakat Kota Tasikmalaya, sebagai bentuk rasa syukur dan upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, khususnya pada momentum peringatan Nuzulul Qur’an di bulan Ramadhan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap kegiatan Safari Ramadhan ini dapat memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong masyarakat untuk semakin aktif menunaikan zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat.
BERITA06/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
Gerakan Ekonomi Umat, BAZNAS RI Hadirkan Gerai ZIfthar Ramadan di 27 Kota se-Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan program ZIfthar sebagai sarana konsolidasi dan perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM binaan BAZNAS selama bulan suci Ramadan. Peresmian program ini dipusatkan di Kelurahan Kebon Manggis, Matraman, Jakarta, pada Kamis (26/2/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa ZIfthar merupakan langkah strategis untuk memberikan panggung bagi produk-produk UMKM agar lebih dikenal luas oleh konsumen di saat kebutuhan pangan meningkat selama Ramadan. Program ini serentak dijalankan di 30 titik yang tersebar di 27 Kabupaten/Kota dan 11 Provinsi di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, hari ini BAZNAS meluncurkan ZIfthar di 30 titik. Program ini hadir untuk memberikan akses pasar bagi produk UMKM binaan kami. Kita ingin memberikan sirkulasi ekonomi nyata bagi mereka selama 15 hari ke depan, agar keberkahan Ramadan juga dirasakan secara ekonomi oleh para mustahik binaan,” ujar Saidah.
Saidah menambahkan, seluruh stand yang ada di ZIfthar diberikan secara gratis kepada pelaku usaha tanpa pungutan biaya sewa. BAZNAS juga memberikan pendampingan sertifikasi halal dan perbaikan kemasan (packaging) agar produk mereka memiliki daya saing tinggi dan potensi pesanan berulang (repeat order) pasca Ramadan.
Dampak positif program ZIfthar ini dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM binaan. Sinta, pemilik "Dapur Bunda Sinta", mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam ZIfthar tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga menambah basis pelanggan barunya.
“Alhamdulillah, lewat ZIfthar Ramadan ini usaha saya meningkat dan konsumen bertambah. Produk unggulan saya seperti tapai ketan dan es kopyor kini makin banyak yang kenal dan pesan lewat WA. Harapannya kegiatan ini terus diadakan setiap tahun oleh BAZNAS,” ungkap Sinta.
Senada dengan Sinta, Rosdiana, UMKM binaan lainnya, mengaku sangat bersyukur atas fasilitas lokasi yang strategis dan bantuan modal yang diberikan. “Dari awal sampai sekarang, omzet saya paling tinggi di sini. Hari ini saya bawa 100 porsi dan alhamdulillah hampir habis semua. Selain dapat stand gratis, kami juga dibantu dana operasional dari BAZNAS,” jelas Rosdiana.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Prof. Dr. H. Bunyamin M.Pd.I., serta Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR Eka Budhi Sulistyo. Turut hadir pula Kepala Divisi Bank Zakat Mikro Noor Aziz, Sekretaris Kecamatan Matraman Ibnu Fajar, S.T., M.T., dan Sekretaris Kelurahan Kebon Manggis Sigit Priyono, S.Sos.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS RI

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Lihat Daftar Rekening →