Berita Terbaru
Penerimaan dan Penyerahan Simbolis Donasi Peduli Bencana
Kepedulian terhadap korban bencana kembali ditunjukkan oleh organisasi perempuan di Kota Tasikmalaya. Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Tasikmalaya dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Cabang Tasikmalaya menyalurkan donasi Peduli Bencana untuk korban bencana di Sumatera, Aceh, serta longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
Donasi tersebut diterima secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tasikmalaya, Dr. Mohamad Hamim, MA. Adapun bantuan yang diserahkan terdiri dari donasi IIDI Cabang Tasikmalaya sebesar Rp10.000.001 dan donasi dari GOW Cabang Tasikmalaya sebesar Rp16.500.000.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Mohamad Hamim, MA menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta kontribusi nyata dari IIDI dan GOW Cabang Tasikmalaya. Ia menegaskan bahwa seluruh donasi yang diterima akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada para korban bencana di wilayah terdampak. Penyerahan donasi ini menjadi wujud sinergi dan kepedulian organisasi perempuan di Kota Tasikmalaya dalam mendukung aksi kemanusiaan serta memperkuat semangat gotong royong untuk membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.
BERITA30/01/2026 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Penyerahan Simbolis Bantuan Peduli Bencana dari Masyarakat Kota Tasikmalaya pada Acara Charity Run dan Open Donasi
Jum'at, 30 Januari 2026. Kepedulian masyarakat Kota Tasikmalaya terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana kembali ditunjukkan melalui kegiatan Charity Run dan Open Donasi Peduli Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat, yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis bantuan peduli bencana untuk Sumatera, Aceh, serta Bandung Barat, di Taman Kota Tasikmalaya.
Bantuan yang dihimpun dari partisipasi masyarakat Kota Tasikmalaya tersebut secara simbolis diserahkan kepada BAZNAS Kota Tasikmalaya dan Pemerintah Kota Tasikmalaya sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi dalam penyaluran bantuan kemanusiaan kepada daerah terdampak bencana.
Acara ini dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS, Wali Kota Tasikmalaya, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial terhadap korban bencana alam.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, komunitas, dan peserta Charity Run yang telah berkontribusi dalam penggalangan dana. Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian merupakan nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat Kota Tasikmalaya.
Sementara itu, perwakilan BAZNAS menyampaikan bahwa bantuan yang terkumpul akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada para korban bencana di Sumatera, Aceh, serta wilayah terdampak longsor di Cisarua, Bandung Barat. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam berbagai program kemanusiaan sebagai wujud kepedulian berkelanjutan. Melalui kegiatan Charity Run dan Open Donasi ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya solidaritas kemanusiaan serta mempererat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga pengelola zakat dalam membantu sesama yang membutuhkan.
BERITA30/01/2026 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Salurkan Bantuan Logistik dan Makanan Siap Saji untuk Warga Terdampak Banjir di Karawang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama BAZNAS Kabupaten Karawang mendistribusikan bantuan bahan logistik serta makanan siap saji kepada warga terdampak banjir di Dusun Pasirjengkol, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang.
Menurut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan M.A., penyaluran bantuan ini dilakukan secepatnya karena Dusun Pasirjengkol terisolir selama dua hari akibat genangan banjir. Sehingga tim BAZNAS segera mendatangi lokasi dan memberikan bantuan secepatnya.
“Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi darurat yang dialami warga akibat banjir yang telah melanda wilayah tersebut sejak sepekan terakhir,” kata Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Dusun Pasirjengkol diketahui telah terisolir selama dua hari akibat genangan banjir yang belum surut, sehingga akses keluar-masuk wilayah menjadi sangat terbatas. Kondisi ini juga menyebabkan aktivitas warga lumpuh, termasuk kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar, terutama makanan.
Selain terisolir, kata Saidah, beberapa warga juga memilih bertahan di rumahnya masing-masing dan menolak untuk dibawa ke lokasi pengungsian. Alasannya karena tetap ingin menjaga harta benda mereka agar tetap aman sehingga mereka memilih bertahan di rumahnya.
“Kondisi di Dusun Pasirjengkol sangat memprihatinkan, dengan akses keluar-masuk yang sangat terbatas dan aktivitas warga yang benar-benar lumpuh,” ujar Saidah. Karena itu kata Saidah, BAZNAS RI menurunkan tim untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh para korban banjir, baik yang berada di lokasi pengungsian maupun yang memilih menetap di rumahnya masing-masing. “Dalam kondisi seperti ini BAZNAS RI berupaya memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat. Bantuan yang disalurkan berupa bahan logistik kebutuhan pokok serta makanan siap saji yang dapat langsung dikonsumsi oleh warga terdampak, khususnya lansia, anak-anak, dan keluarga yang berada di titik-titik terisolir,” ujarnya.
BERITA26/01/2026 | BAZNAS RI
Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS, Paket Perlengkapan Belajar Disalurkan untuk Siswa Penyintas Banjir Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan paket perlengkapan belajar bagi siswa penyintas bencana banjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, sebagai bagian dari program Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, program tersebut merupakan ikhtiar BAZNAS untuk memastikan anak-anak tetap memperoleh akses pendidikan meskipun berada dalam situasi pascabencana.
“BAZNAS berkomitmen untuk memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan. Keterbatasan ekonomi akibat bencana tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk terus belajar,” ujar Kiai Noor dalam kegiatan penyaluran bantuan di Aceh, Senin (5/1/2026).
Kiai Noor menyampaikan, secara keseluruhan BAZNAS memberikan bantuan 20.000 paket perlengkapan siswa yang terdiri atas tas sekolah, sepatu, dan seragam, yang dibagikan kepada para siswa di tiga provinsi terdampak banjir di wilayah Sumatra, dan didistribusikan secara bertahap.
Selain bantuan pendidikan, BAZNAS juga menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah sebagai bagian dari dukungan pemulihan sosial dan keagamaan masyarakat. Bantuan tersebut meliputi 30.000 sarung dan mukena, 30.000 mushaf Al-Qur’an, serta karpet dan paket sound system masjid yang disalurkan di 500 titik di wilayah terdampak bencana.
“Wilayah Sumatra masih menjadi perhatian kami karena sejumlah daerah masih merasakan dampak banjir dan longsor yang berimbas langsung pada keberlangsungan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat,” kata Kiai Noor.
Ia menegaskan, BAZNAS akan terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga pada tahap pemulihan, termasuk memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan.
Kiai Noor juga berharap, “Semoga apa yang kita lakukan bersama ini dapat memberikan manfaat, menguatkan semangat anak-anak untuk terus belajar, serta menjadi keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang terlibat.”
Turut hadir dalam kegiatan pendistribusian bantuan tersebut jajaran Pimpinan BAZNAS, antara lain Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di lokasi pendistribusian.
BERITA05/01/2026 | BAZNAS RI
Bersama Menag, BAZNAS RI Salurkan Bantuan Prasarana Pendidikan untuk Madrasah di Pidie Jaya Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., menyalurkan bantuan prasarana pendidikan untuk Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya, Aceh, guna memulihkan layanan pendidikan yang terdampak banjir bandang.
Bantuan yang disalurkan meliputi alat tulis sekolah, sarung, serta perlengkapan pendukung kegiatan belajar mengajar bagi siswa dan guru MIN 5 Pidie Jaya.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. dan Ketua BAZNAS RI Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., di MIN 5 Pidie Jaya, Aceh, Jumat (19/12/2025).
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, pemulihan layanan pendidikan pascabencana menjadi salah satu prioritas yang harus segera ditangani secara bersama, terutama di wilayah terdampak cukup berat seperti Pidie Jaya.
“Kami (BAZNAS) bersama Kementerian Agama hadir untuk memastikan layanan pendidikan di madrasah dapat kembali berjalan. Bantuan ini memang belum seberapa, namun kami berharap dapat membantu memulihkan sekolah yang mengalami kerusakan agar proses pembelajaran dapat kembali berjalan meskipun dalam kondisi pascabencana,” ujar Kiai Noor.
Ia menambahkan, pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terputus, bahkan dalam situasi darurat sekalipun. Karena itu, BAZNAS RI berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam penanganan dampak bencana, terutama pada sektor pendidikan dan kemanusiaan.
“Bantuan yang disalurkan BAZNAS ini merupakan amanah dari masyarakat yang dihimpun melalui zakat, infak, dan sedekah. Salah satu pemanfaatannya saat ini kami arahkan untuk membantu pemulihan kehidupan sosial masyarakat pascabencana, termasuk sektor pendidikan,” kata Kiai Noor.
Lebih lanjut, Kiai Noor mendorong terbangunnya kolaborasi yang lebih luas antara BAZNAS, pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya guna memenuhi kebutuhan lanjutan pemulihan madrasah terdampak bencana.
“Pemulihan ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi berbagai pihak agar pemulihan kembali madrasah dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” kata dia.
Menurutnya, dukungan yang berkelanjutan dan terkoordinasi tidak hanya akan mempercepat rehabilitasi sarana pendidikan, tetapi juga memastikan kualitas layanan pembelajaran tetap terjaga bagi para siswa di wilayah terdampak.
"Kami akan terus memantau perkembangan pemulihan MIN 5 Pidie Jaya dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung keberlanjutan pendidikan dan ketahanan masyarakat pascabencana Sumatra," ucapnya.
Bangunan MIN 5 Pidie Jaya mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang yang terjadi pada akhir November lalu. Bangunan sekolah hilang tersapu arus, menyisakan fondasi pagar depan sepanjang sekitar lima meter.
BERITA20/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara di SDN Komplek Cieunteung
Hari Jum'at (12/12), BAZNAS Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang melanda beberapa wilayah pada pekan terakhir. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan SDN Komplek Cieunteung dan mendapatkan respons positif dari para guru serta siswa.
Selain penggalangan dana, BAZNAS juga menyelenggarakan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada para siswa. Materi disampaikan dengan metode yang sederhana dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar. Sosialisasi ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian, empati, serta mengajarkan pentingnya berbagi sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk memahami bahwa membantu sesama yang sedang tertimpa musibah merupakan bagian dari nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama. Anak-anak terlihat antusias saat mengikuti sesi edukasi, bahkan banyak yang bersemangat untuk ikut serta menyisihkan sebagian uang jajannya sebagai bentuk sedekah.
BAZNAS Kota Tasikmalaya mengapresiasi semangat para siswa, guru, serta pihak sekolah yang telah memberikan ruang dan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan ini. Dana yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada korban terdampak bencana melalui mekanisme penyaluran resmi BAZNAS.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi aksi penggalangan dana, tetapi juga momentum pembentukan karakter kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
BERITA12/12/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Distribusikan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendistribusikan air bersih bagi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat.
Penyaluran air bersih ini sebagai upaya respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Dalam aksi ini, BAZNAS menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar 150 kepala keluarga yang terdampak dan mengalami keterbatasan akses air layak konsumsi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan banjir membuat sumber air tercemar lumpur, limbah, bakteri E.coli, hingga virus penyebab diare dan leptospirosis. Dengan distribusi air bersih, para warga terdampak tidak perlu menggunakan air banjir yang tidak layak konsumsi sehingga risiko penyakit menurun drastis.
"Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia. Maka, BAZNAS memandang penting adanya air untuk membantu para warga memenuhi kebutuhan dasarnya," kata Saidah, dalam keterangan tertulis, Senin (1/12/2025).
Saidah menambahkan, tak mudah bagi tim kemanusiaan BAZNAS dalam menyalurkan bantuan. Akses menuju lokasi terdampak saat ini masih sangat terbatas.
"Jalan utama dipenuhi lumpur, material kayu, serta minimnya penerangan, sehingga tim BTB harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dan menantang untuk mencapai titik pendistribusian. Alhamdulillah, dengan keyakinan kuat, kami berhasil mengatasi setiap kendala yang ada," lanjutnya.
BAZNAS RI, menurut Saidah, akan terus hadir mendampingi warga terdampak hingga pulih seperti semua, melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. Saat ini, telah tersebar 32 titik pos bantuan BAZNAS di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang siap melayani masyarakat.
“Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS terus berupaya hadir untuk membantu pemulihan penyintas bencana," katanya.
Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui:
TRANSFER ZAKAT
A.n BAZNAS Kota Tasikmalaya
Zakat
Bank Syariah Indonesia (BSI): 700-827-0885
BTN Syariah: 731-216-0636
Layanan Muzaki
wa.me/6285180851331
BERITA02/12/2025 | BAZNAS RI
MANDJHA IVAN GUNAWAN SALURKAN DONASI UNTUK BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
Brand modest fashion terkemuka Mandjha Hijab Ivan Gunawan kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Dalam acara peluncuran koleksi hijab eksklusif “My First Love in Yokohama” yang digelar di Margocity Depok pada 30 November 2025, Mandjha Hijab secara resmi menyerahkan bantuan sebesar Rp150.000.000 untuk membantu korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera telah menyebabkan ribuan warga mengungsi, rumah dan fasilitas umum rusak, serta aktivitas masyarakat terhenti. Curah hujan
ekstrim dan meluapnya sungai di beberapa daerah membuat banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan segera. Situasi inilah yang menggugah kepedulian Ivan Gunawan dan Mandjha Hijab untuk kembali hadir melalui aksi nyata.
Donasi diserahkan langsung oleh Ivan Gunawan kepada H H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM. selaku DepuP I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, dalam sebuah seremoni simbolis yang berlangsung penuh makna. Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari program CSR Mandjha Ivan Gunawan di bawah payung besar “Hand Over Mandjha.”
Menurut Arifin, musibah kali ini bukan saja menghilangkan nyawa sebagian besar masyarakat setempat tetapi juga merenggut sumber kehidupan, akses jalan yang tertutup, alat komunikasi yang terputus, tidak ada pangan, tidak ada air bersih, dan masih banyak kerugian
dan penderitaan yang ditimbulkan akibat banjir bandang tersebut. “Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka dan meringankan beban mereka serta membuat mereka terlayani selama menjadi pengungsi sampai nanti masa recovery,” ungkap Arifin.
Karenanya, Arifin juga mengucapkan terima kasih kepada Ivan yang bertindak cepat dalam merespon bencana ini dengan memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban.
“BAZNAS mengucapkan kasih kepada H. Ivan Gunawan yang telah memberikan donasi untuk saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh yang sekarang ini terkena banjir bandang,” kata Arifin.
BERITA01/12/2025 | BAZNAS RI
Gelar Rakernis IT 2025, BAZNAS RI Optimalkan Modernisasi dan Digitalisasi Pengelolaan Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengoptimalkan modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat nasional melalui penguatan sistem manajemen berbasis data yang kokoh dan terukur, sebagai upaya menciptakan tata kelola zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan berdampak luas.
Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 dengan tema “Pemanfaatan dan Penguatan Digital Fundraising” untuk memperkuat ekosistem digital zakat di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga mempertemukan BAZNAS Daerah dan mahasiswa dalam ruang kolaborasi inovatif untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan zakat.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa modernisasi sistem digital menjadi keharusan bagi BAZNAS RI dalam merespons perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan publik terhadap layanan zakat yang lebih cepat dan efisien.
“InsyaAllah BAZNAS RI akan menjadi BAZNAS yang terbaik, khususnya dalam keterbukaan informasi publik. Ini merupakan komitmen yang telah dibangun sejak lama, komitmen untuk mengembangkan digitalisasi di seluruh Indonesia, bukan hanya di pusat,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Kiai Noor menyampaikan bahwa digitalisasi tidak hanya menjadi instrumen efisiensi, tetapi juga bagian dari penguatan kelembagaan dan tata kelola manajemen yang terus diperbarui.
“Kami mengapresiasi upaya digitalisasi ini karena alhamdulillah BAZNAS juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan lembaga publik yang transformal dan informatif. Penguatan kelembagaan dan manajemen, termasuk pelaporan melalui SIMBA, telah kita jalankan. Meski belum semua daerah siap, insyaAllah ke depan seluruh Indonesia akan memiliki transformasi digital yang sama dari pusat sampai daerah,” ucap Kiai Noor.
Menurut Kiai Noor, transformasi digital BAZNAS tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama menghadapi tantangan teknologi yang berkembang cepat.
“Kita memasuki era digital sehingga tidak mungkin SDM BAZNAS tidak memahami atau mengoperasikan sistem digital. Dalam lingkungan Prof. Nadratuzzaman sendiri ada transformasi digital termasuk bidang keamanan. AI juga menjadi tantangan; kita memperkuat bagaimana memanfaatkannya sekaligus mewaspadainya,” tuturnya.
Kiai Noor menambahkan bahwa lima tahun terakhir menunjukkan percepatan signifikan dalam transformasi digital BAZNAS dan dampaknya telah diakui di tingkat internasional.
“Terbukti, jaringan BAZNAS kini bersifat internasional bahkan menjadi rujukan zakat dunia. Karena itu, kami berterima kasih, melalui Rakernis ini kita dapat memastikan digitalisasi tidak pernah berhenti. Percepatannya begitu besar dan apa yang dilakukan di sini akan kita sampaikan kepada semua BAZNAS di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan, penguatan basis data menjadi pilar utama dalam transformasi digital yang dicanangkan BAZNAS.
“Digitalisasi yang terukur memungkinkan peningkatan akurasi pendataan mustahik serta mempercepat proses distribusi zakat,” katanya.
Ia menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan zakat, peningkatan literasi digital bagi amil zakat dan pemangku kepentingan, serta evaluasi atas pelaksanaan program digitalisasi yang telah berjalan.
“Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan aplikasi-aplikasi digital yang dikembangkan BAZNAS RI agar dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS Daerah, serta menampilkan berbagai inovasi melalui Mini Expo untuk menghasilkan rekomendasi penguatan sistem digital ke depan,” ujarnya.
Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional, Amb. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta perwakilan dari BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, para praktisi dan akademisi.
BERITA27/11/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Raih Penghargaan Lembaga Filantropi Terbaik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meraih penghargaan “Lembaga Filantropi Terbaik” dalam ajang Medan Sharia Investor City (MAINSTORY) 2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) atas kontribusi besar BAZNAS dalam pertumbuhan investor syariah melalui program Zakat dan Sedekah Saham Syariah.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, yang mewakili Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM, pada acara penganugerahan di Grand Ballroom JW Marriott, Medan, Sumatera Utara, Jumat (21/11/2025).
"Alhamdulillah, BAZNAS sangat bersyukur atas capaian sebagai Lembaga Filantropi Terbaik ini. Penghargaan ini, tentunya menjadi sebuah pengakuan atas kontribusi BAZNAS, serta dapat memacu BAZNAS untuk terus memberikan yang terbaik di setiap programnya," ujar Fitriansyah.
Program Zakat dan Sedekah Saham Syariah BAZNAS dinilai sebagai inisiatif filantropi paling progresif dengan capaian penghimpunan tertinggi di antara lembaga filantropi lainnya.
Inovasi ini menjadi tonggak penting dalam memperluas ekosistem filantropi syariah dan memperkenalkan instrumen pasar modal sebagai sarana kebaikan yang berkelanjutan.
"BAZNAS menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, donatur, investor syariah, serta para mitra strategis atas dukungan yang telah diberikan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BAZNAS untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat, memperkuat kolaborasi, dan memastikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi mustahik," kata Fitriansyah.
Prestasi ini melengkapi keberhasilan BAZNAS yang beberapa kali dinobatkan sebagai Lembaga Filantropi Terbaik dalam berbagai ajang penghargaan.
Acara MAINSTORY 2025 dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri pasar modal dan sektor real dalam memperkuat ekonomi syariah nasional serta meningkatkan literasi investasi syariah di masyarakat.
BERITA21/11/2025 | BAZNAS RI
LSP BAZNAS Raih Penghargaan BNSP, Perkuat Profesionalisme Amil Zakat Nasional
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menorehkan prestasi setelah menerima penghargaan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Penghargaan ini diberikan atas konsistensi LSP BAZNAS dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu, khususnya pada aspek pemeliharaan kompetensi dan pemantauan kinerja asesor kompetensi. Prestasi ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam menghadirkan proses sertifikasi amil zakat yang kredibel, profesional, dan berintegritas.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyambut baik penghargaan tersebut dan menilai pencapaian ini sebagai bagian penting dari upaya nasional meningkatkan kualitas SDM pengelola zakat.
“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa BAZNAS terus berupaya memperkuat kompetensi amil di seluruh Indonesia. SDM yang kompeten adalah fondasi utama bagi pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak,” ujar Kiai Noor, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Ia menegaskan, peningkatan kualitas amil melalui sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan strategis bagi masa depan tata kelola zakat nasional.
“Kami ingin memastikan setiap amil memiliki standar kompetensi yang sama, terukur, dan diakui secara nasional. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap lembaga zakat,” katanya.
Lebih jauh, Kiai Noor menambahkan, BAZNAS akan terus memperluas akses sertifikasi, termasuk melalui pemanfaatan teknologi dan pelaksanaan asesmen berbasis digital.
“Melalui inovasi digital, sertifikasi dapat dijangkau oleh amil di berbagai daerah, termasuk wilayah yang sulit diakses. Tujuannya agar profesionalisme amil dapat merata di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS menaruh perhatian besar pada pembenahan kualitas SDM zakat melalui pelatihan berkelanjutan, standardisasi kompetensi, dan penerapan sistem mutu berskala nasional. Dengan diraihnya penghargaan dari BNSP, BAZNAS berharap terjadi percepatan penguatan ekosistem kompetensi zakat sehingga proses penghimpunan dan pendistribusian zakat dapat dijalankan lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada dampak jangka panjang bagi masyarakat.
BERITA19/11/2025 | BAZNAS RI
Disambut Bahagia, Bantuan Kemanusiaan BAZNAS RI Diterima Warga Palestina
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berasal dari masyarakat Indonesia telah diterima oleh warga Gaza, Palestina. Sebanyak 35.000 paket bantuan tersebut berhasil didistribusikan di tengah masa gencatan senjata.
Warga Gaza menyambut dengan penuh rasa haru dan bahagia atas datangnya bantuan dari BAZNAS RI ini. Di tengah situasi yang masih memprihatinkan akibat dampak konflik, kehadiran bantuan tersebut menjadi angin segar dan sumber penguatan bagi mereka.
Paket bantuan berisi bahan pangan pokok dan makanan siap saji, seperti beras, tepung, mi instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, jus, energy bar, kurma, kacang, serta saus dan bumbu-bumbu.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan kemanusiaan tersebut kepada masyarakat Gaza. Ia mengatakan, kabar bahwa bantuan telah sampai di Gaza menjadi sebuah kelegaan dan kebahagiaan bagi BAZNAS dan seluruh muzaki.
“Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Indonesia yang dihimpun melalui BAZNAS akhirnya sampai ke tangan masyarakat Palestina. Ini kabar yang sangat menggembirakan, karena di tengah situasi yang sulit, bantuan ini benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
Kiai Noor mengatakan, momentum gencatan senjata menjadi kesempatan penting untuk menyalurkan bantuan yang sebelumnya tertunda akibat kondisi keamanan. “Begitu ada akses terbuka, tim kami bersama mitra langsung bergerak agar bantuan segera tiba di Gaza,” kata Kiai Noor.
“Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Indonesia yang kami salurkan secara hati-hati melalui mitra terpercaya di lapangan. Kami memastikan bantuan ini sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, tanpa terkecuali,” tegasnya.
Lebih lanjut Kiai Noor mengatakan, selain memberikan bantuan kemanusiaan, BAZNAS juga berencana mendukung rekonstruksi di Palestina.
“BAZNAS juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan para mitra internasional untuk mempersiapkan program jangka panjang, termasuk dukungan terhadap pemulihan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Palestina,” ungkapnya.
Kiai Noor juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan donasinya melalui BAZNAS. Ia berharap, kepedulian ini menjadi ladang amal sekaligus mempererat persaudaraan umat Islam di seluruh dunia.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia. Semoga setiap rupiah yang disalurkan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan, serta menjadi bukti nyata bahwa Indonesia selalu hadir bersama Palestina,” ucap Kiai Noor.
BERITA17/10/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Apresiasi 77 Pemenang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya menggelar anugerah BAZNAS Kota Tasikmalaya Awards 2025 yang memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berperan penting dalam perkembangan zakat di Kota Tasikmalaya.Acara yang di gelar pada 14 Oktober 2025 di Hotel Harmoni, Tasikmalaya ini memberikan penghargaan kepada 77 pemenang yang terbagi ke dalam beberapa Kategori.BAZNAS Kota Tasikmalaya Awards 2025 dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, jajaran Forkopimda, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Pimpinan BAZNAS Kota Tasikmalaya, Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat Kota Tasikmalaya, UPZ Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Tasikmalaya serta para penerima BAZNAS Kota Tasikmalaya Awards 2025.Dalam ajang ini juga BAZNAS Kota Tasikmalaya juga mengapresiasi kepada berbagai pihak yang telah berjuang untuk kemanusiaan melalui donasi soldaritas palestina yang dititipkan kepada BAZNAS mencapai Rp.68.000.000,-BAZNAS Kota Tasikmalaya berharap dengan adanya ajang BAZNAS Kota Tasikmalaya Awards 2025 dapat mendorong semangat kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam memajukan zakat sebagai instrumen penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
BERITA14/10/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Kerahkan BTB ke Musala Ambruk Ponpes Al Khoziny, BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp300 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengerahkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan menyalurkan bantuan senilai Rp300 juta untuk membantu rekonstruksi ambruknya Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.
Peristiwa tragis itu terjadi saat ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah. Di saat bersamaan, tengah berlangsung pengecoran lantai atas bangunan musala. Diduga beban berlebih menyebabkan konstruksi tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya runtuh.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut dan menegaskan, BAZNAS akan hadir mendampingi pesantren dalam masa darurat hingga pemulihan.
“Peristiwa ini sangat mengguncang, apalagi terjadi di tengah ibadah. Kami hadir langsung ke lokasi sebagai bentuk empati dan komitmen BAZNAS untuk mendampingi para korban dan pihak pesantren. Bantuan awal Rp300 juta kami salurkan hari ini, dan Tim BTB sudah bergerak sejak awal kejadian,” ujar Noor Achmad saat mengunjungi Musala Ponpes Al Khoziny, Selasa (30/9/2025).
Menurutnya, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, tenaga medis, dan relawan untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan optimal.
“Fokus utama kami saat ini adalah membantu penyelamatan dan penanganan korban luka-luka. Selanjutnya, kami akan pastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai kebutuhan pesantren dan para santri,” tambahnya.
Kiai Noor juga menegaskan pentingnya penerapan standar keamanan dalam pembangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan. Menurutnya, keselamatan para santri harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses pembangunan.
“Meskipun demikian, kita tidak menyalahkan siapapun atas musibah tersebut karena pembangunan pesantren seringkali berjalan karena semangat keberaamaan yang besar,” tegas Kiai Noor.
“Kami ikut belasungkawa yang mendalam atas wafatnya korban dan semoga korban yang masih tertimbun dapat segera dievakuasi dalam keadaan selamat, dan kami berharap keluarga yang ditinggalkan dapat sabar dan tawakal,” ucapnya.
Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., beserta jajaran.
BERITA01/10/2025 | BAZNAS RI
Rakornas BAZNAS 2025 Hasilkan 9 Resolusi Perkuat Tata Kelola Zakat Dukung Asta Cita
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 26-29 Agustus 2025 di Jakarta, dengan menghasilkan sembilan resolusi tentang penguatan tata kelola zakat untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, memperluas manfaat bagi masyarakat, serta mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Resolusi tersebut dibacakan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA di hadapan perwakilan dari BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menegaskan, resolusi tersebut menjadi inti dari Rakornas 2025. Menurutnya, penguatan kelembagaan BAZNAS merupakan prioritas utama sekaligus wujud komitmen dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui visi Asta Cita.
"Pertama, kita harus terus memperkuat BAZNAS. Dan Alhamdulillah, dengan kekuatan dan pertolongan Allah SWT, BAZNAS kini semakin kokoh. Dalam forum ini, tiba-tiba kita juga diperkuat oleh keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruh gugatan yang diarahkan kepada BAZNAS oleh sejumlah pihak sehingga posisi BAZNAS menjadi lebih kuat lagi. Sekaligus kita mendukung Asta Cita sebagai agenda pembangunan nasional,” ujar Noor Achmad.
Karena itu, Kiai Noor berharap, dua hal ini menjadi jembatan bagi BAZNAS untuk terus menjalin hubungan dengan seluruh stakeholders, khususnya pemerintah daerah.
"BAZNAS telah mendapat pengakuan luas dari pemerintah daerah maupun para pemangku kepentingan. Meski demikian, BAZNAS harus memperkuat distribusi, penyaluran, dan pemberdayaan agar manfaat zakat dapat semakin dirasakan masyarakat," ujar Kiai Noor.
Kiai Noor juga berpesan, agar para amil dan penggerak zakat tidak malu dan ragu dalam menyampaikan risalah zakat. Menurutnya, zakat adalah bagian dari dakwah sekaligus instrumen penting untuk kesejahteraan umat.
Ia optimistis perkembangan BAZNAS akan semakin pesat dan memberi dampak signifikan. “Saat ini BAZNAS sudah berkembang luar biasa, dan ke depan insya Allah akan semakin luar biasa. Kita yakin orang-orang yang tidak senang pada BAZNAS pada akhirnya akan kalah. Jangan pernah pesimis, tetaplah optimis karena Allah akan menjadi saksi atas ikhtiar kita,” tegasnya.
Adapun 9 resolusi Rakornas BAZNAS 2025 adalah sebagai berikut:
1. BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota siap menjadi garda terdepan penyejahteraan ummat dan penanggulangan kemiskinan dalam mendukung pencapaian agenda pembangunan nasional sesuai visi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran;
2. BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen menjaga serta meningkatkan reputasi lembaga dengan menerapkan prinsip 3 Aman yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI, khususnya meneguhkan Aman NKRI sebagai landasan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa;
3. Melanjutkan penguatan empat pilar utama pengelolaan zakat nasional, mencakup penguatan regulasi dan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, pengembangan infrastruktur, serta penguatan jaringan dan sinergi;
4. Mendorong pengesahan rancangan Peraturan Presiden zakat ASN dan Pegawai BUMN guna mengoptimalkan capaian target pengumpulan ZIS DSKL nasional tahun 2026;
5. BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen mendirikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa/Kelurahan, UPZ Kecamatan, dan UPZ Masjid di seluruh wilayahnya masing-masing sesuai dengan jumlah desa yang melibatkan unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan ulama dalam jangka waktu 2 (dua) bulan sejak hari ini;
6. Optimalisasi pengumpulan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang berpotensi dikelola oleh BAZNAS meliputi harta tak bertuan (mal majhul), luqothah, tanah tak berpemilik atau terurus (ihyaul mawat), sanksi pidana (ta’zir), dam, denda berat haji (badonah), iwad, dormant account, dan lain sebagainya;
7. Mendorong pembentukan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) di tingkat wilayah sebagai wadah asosiasi profesi amil zakat untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas, serta menegakkan profesionalisme pengelolaan zakat di seluruh wilayah dalam jangka waktu 2 (dua) bulan sejak hari ini;
8. Memperkuat sinergi multipihak melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, media, dan lembaga internasional, serta memperluas kontribusi BAZNAS dalam isu-isu kemanusiaan global, termasuk dukungan terhadap Palestina dan masyarakat terdampak krisis lainnya; dan
9. Mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi atas Judicial Review Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang semakin memperkuat kedudukan BAZNAS sebagai lembaga utama pengelola zakat nasional.
BERITA29/08/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Raih Penghargaan Nasional pada BAZNAS Award 2025
Kamis (28/8), Kabar membanggakan datang dari BAZNAS Kota Tasikmalaya yang berhasil meraih penghargaan “BAZNAS Kota Penerapan Branding Nasional Terbaik” pada ajang bergengsi BAZNAS Award 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pimpinan BAZNAS RI dalam acara puncak BAZNAS Award 2025 yang dihadiri oleh jajaran pemerintah, tokoh nasional, dan perwakilan BAZNAS dari seluruh Indonesia.
Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Tasikmalaya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan sesuai standar branding nasional yang ditetapkan BAZNAS RI. Melalui penerapan branding yang baik, BAZNAS Kota Tasikmalaya terus berupaya menghadirkan citra positif, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan penghimpunan dan penyaluran zakat yang berdampak luas.
Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diraih. “Penghargaan ini bukan hanya untuk BAZNAS, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya, muzaki, donatur, dan semua pihak yang selalu mendukung program-program kami. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan manfaat yang lebih luas bagi mustahik,” ujarnya.
Dengan diraihnya penghargaan ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya semakin termotivasi untuk terus meningkatkan inovasi program, memperkuat branding nasional, serta menghadirkan pelayanan zakat yang semakin profesional dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
BERITA28/08/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum tahunan ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan Rakornas BAZNAS menjadi momentum penting dan tepat untuk menyinergikan program zakat dengan Asta Cita yang diharapkan bisa memberi dampak langsung dan nyata pada kesejahteraan yang merata bagi umat.
“Tema Rakornas 2025 mengandung makna besar agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita,” ujar Kiai Noor.
Menurut Kiai Noor, dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita terwujud melalui berbagai program nyata yang sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga pembangunan inklusif dan berkeadilan.
“Melalui Rakornas ini, kita meneguhkan tekad bahwa BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk memastikan zakat benar-benar menjadi pilar yang menopang pencapaian Asta Cita serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan visi Indonesia Emas 2045,” ucap Kiai Noor.
Ia menambahkan, BAZNAS berhasil menunjukkan kinerja penghimpunan yang meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, zakat semakin mendapat tempat di hati masyarakat sebagai instrumen keadilan sosial.
“Penghimpunan zakat nasional naik signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun di 2024. Di tingkat pusat, pengumpulan meningkat dari Rp517 miliar pada 2021 menjadi Rp1,12 triliun pada 2024, dengan target Rp1,35 triliun pada 2025,” ucap Kiai Noor.
Pada kesempatan itu, Kiai Noor juga mengungkapkan, jumlah muzaki terus bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa pada 2024. Ia menilai, angka tersebut mencerminkan peningkatan kesadaran berzakat di tengah masyarakat.
Selain itu, kata Kiai Noor, BAZNAS memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta penguatan koordinasi nasional. Terlebih, lanjutnya, Indeks Zakat Nasional (IZN) kini sudah diakui sebagai salah satu indikator pembangunan daerah oleh Bappenas.
BAZNAS juga tercatat aktif di level internasional, terutama dalam kontribusi kemanusiaan untuk Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun sebanyak Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza.
“Kita patut bangga karena logo BAZNAS kini dikenal di kancah internasional sebagai simbol kepedulian bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor.
Rakornas BAZNAS 2025 turut menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, mulai dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Menurut Kiai Noor, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi semua elemen penggerak zakat.
“Harapan besar dari Rakornas ini adalah lahirnya langkah-langkah konkret yang semakin memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi bagian dari gotong royong bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan,” tegasnya.
Rakornas kali ini juga menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor menyampaikan agar estafet kepemimpinan berikutnya tetap menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah dibangun.
“Kami memohon doa dan dukungan agar kepemimpinan berikutnya dapat membawa BAZNAS semakin kokoh dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat serta pembangunan bangsa,” pungkasnya.
Hadir dalam Rakornas BAZNAS 2025, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI saat ini dijabat oleh Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA26/08/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Le Minerale, merek air minum dalam kemasan (AMDK) asli Indonesia, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 224.000 liter atau setara 28 tangki air bersih untuk masyarakat Gaza, Palestina.
Bantuan tersebut didistribusikan di empat titik wilayah Distrik Syeikh Radwan, Jabaliya City, North Gaza, dengan penerima manfaat sebanyak 14.000 jiwa atau 2.800 kepala keluarga.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina. Apalagi, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga Gaza, terutama di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.
Menurut Kiai Noor, aksi kemanusiaan ini tidak sekadar distribusi logistik, tetapi juga simbol kehadiran dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina. Oleh karenanya, dalam rangka mewakili Indonesia untuk mendukung Palestina, BAZNAS menggaet produk yang juga telah terverifikasi sebagai produk Indonesia dan tidak memiliki afiliasi asing.
“Ini adalah murni perjuangan, oleh karenanya memilih mitra yang 100 persen tidak terafiliasi sangatlah penting. Kami memilih Le Minerale karena merupakan merek asli Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Situasi yang terjadi di Gaza saat ini membuat warga semakin sulit mendapatkan air bersih.
“Air bersih ini sangat penting bagi warga Gaza, mengingat mereka kesulitan mengaksesnya akibat kerusakan jaringan pipa, terbatasnya pasokan, dan blokade yang menghambat masuknya bantuan,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan tepat sasaran di tengah kondisi keamanan yang dinamis, mengingat BAZNAS bekerja sama dengan lembaga profesional di bidangnya.
“Melalui kerja sama BAZNAS dan Le Minerale, diharapkan distribusi 224.000 liter air ini dapat mengurangi penderitaan dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Gaza,” ucapnya.
Sementara itu, Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama menyampaikan, "Bagi Le Minerale sebagai merek air mineral asli milik Indonesia, membantu Palestina bukan sekadar aksi sesaat, tapi komitmen yang kami jalankan secara rutin sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, Le Minerale merupakan brand yang pertama kali secara terbuka mendukung pernyataan pemerintah untuk bersama Palestina di tahun 2023. Tahun ini, program sedekah botol bekas bersama BAZNAS berhasil menghimpun Rp250 juta untuk saudara-saudara kita di Gaza. Kami juga berterima kasih sudah dipercaya oleh BAZNAS, untuk bersama-sama meringankan sedikit penderitaan masyarakat Gaza."
BERITA12/08/2025 | BAZNAS RI
Seleksi Calon Penerima Bantuan Beasiswa BAZNAS Kota Tasikmalaya Tahun 2025
Hari Rabu (30/07), BAZNAS Kota Tasikmalaya melaksanakan proses seleksi calon penerima bantuan Beasiswa Program S1 Dalam dan Luar Negeri Tahun 2025, yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis dalam mendukung peningkatan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Sebanyak 51 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti proses seleksi ini. Para peserta sebelumnya telah melalui tahapan administrasi, dan kini mengikuti tes tulis dan wawancara yang menjadi penilaian utama dalam menentukan kelayakan mereka sebagai calon penerima beasiswa.
Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Wali Kota Tasikmalaya Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, yang mewakili Wali Kota Tasikmalaya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program beasiswa ini, serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pendidikan.
Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya juga menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan tepat sasaran serta diharpkan ada feedback yang baik dari calon pnerima untuk sama-sama mengoptimalkan peran BAZNAS Kota Tasikmalaya.
BERITA30/07/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Gelar Bimtek Penyusunan RKAT Untuk UPZ Kelurahan dan Kecamatan se- Kota Tasikmalaya
Hari Selasa (02/07), Dalam upaya meningkatkan tata kelola zakat yang lebih terencana, akuntabel, dan berdampak luas, BAZNAS Kota Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) bagi seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Tasikmalaya.
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program pembinaan dan penguatan kelembagaan yang terus dilakukan BAZNAS terhadap UPZ sebagai mitra strategis dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat di wilayah masing-masing. Melalui kegiatan ini, para pengurus UPZ dibekali dengan pemahaman dan keterampilan teknis dalam menyusun RKAT yang selaras dengan visi misi BAZNAS, serta sesuai dengan prinsip transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas.kemaslahatan umat.
Selain agenda Bimtek, dalam kesempatan yang sama BAZNAS juga melaksanakan penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa melalui program unggulan Tasik Cerdas. Bantuan ini diberikan kepada sejumlah siswa dari keluarga mustahik yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tasikmalaya, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS dalam mendukung akses pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang erat antara BAZNAS dan UPZ, diharapkan pengelolaan zakat di Kota Tasikmalaya akan semakin optimal, serta mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan.
BERITA02/07/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Lihat Daftar Rekening →