
Berita Terkini
Sekolah Cendekia BAZNAS Kembali Raih Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional
Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) kembali meraih Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional dari Nyalanesia, platform penyelenggara program literasi terpadu, atas konsistensinya dalam menyukseskan Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB).
Penghargaan tingkat nasional tersebut menjadi capaian SCB selama lima tahun berturut-turut. Prestasi ini tidak lepas dari keaktifan santri dan guru dalam menghasilkan beragam karya, mulai dari antologi puisi, cerita pendek, buku pengalaman, hingga karya ilmiah.
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengapresiasi capaian tersebut sebagai bagian dari pengembangan budaya literasi di lingkungan SCB.
“Bagi SCB, literasi tidak berhenti pada membaca, tetapi juga dilanjutkan dengan menulis dan menghasilkan karya. Inilah budaya belajar yang terus dikembangkan di lingkungan sekolah,” jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).
Menurut Idy, budaya literasi yang dibangun melalui kegiatan menulis memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan kreativitas, menuangkan gagasan, sekaligus menghasilkan karya yang dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran.
“Pencapaian ini menunjukkan bagaimana pengelolaan zakat yang tepat sasaran dapat mendukung lahirnya generasi penerima manfaat yang unggul, berdaya saing, dan kaya karya melalui penguatan literasi,” katanya.
Sebagai salah satu program pendidikan BAZNAS, SCB hingga 2025 telah membina 363 siswa di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut diarahkan untuk membentuk generasi yang unggul, produktif, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
16/09/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama RI menyalukan bantuan sebesar Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 untuk meningkatkan kelayakan sarana pendidikan dan hunian santri di 700 pesantren di seluruh Indonesia.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan bagian dari 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031 yang diarahkan untuk memastikan dana zakat memberikan manfaat bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang layak bagi santri.
“Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menjadikan dana zakat sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. Secara filosofis, ikhtiar ini juga selaras dengan prinsip Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga akal dan memelihara keselamatan jiwa generasi muda kita,” ujar Sodik saat meresmikan program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umrah, Rabu (16/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar bukan sekadar program renovasi asrama, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman.
Menag Nasaruddin menilai, kebutuhan pesantren masih sangat besar sehingga diperlukan gotong royong antara pemerintah, BAZNAS, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), UPZ, dunia usaha, pemerintah daerah, muzaki, dan masyarakat. Menag Nasaruddin berharap program tersebut berjalan tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan dukungan data dan informasi pesantren dari Kementerian Agama.
Sementara itu, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan ikhtiar BAZNAS untuk turut serta menciptakan lingkungan pesantren yang nyaman dan aman sehingga proses pembelajaran santri bisa berjalan lebih optimal. Program ini memprioritaskan pesantren dengan minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta pesantren yang berada di wilayah 3T dan kawasan rawan bencana.
16/09/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Borong Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang TOP GRC Awards 2026, yaitu TOP GRC Awards 2026 #4 Star serta predikat The Most Committed GRC Leader 2026 yang diberikan kepada Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Penghargaan bergengsi ini menjadi apresiasi atas keberhasilan BAZNAS menerapkan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) secara terintegrasi, sekaligus mempertegas rekam jejak konsisten BAZNAS yang terus meraih penghargaan ini sejak 2024.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., yang hadir menerima penghargaan tersebut, mengatakan capaian ini merupakan buah dari kerja keras para pimpinan, amil, dan relawan di seluruh tanah air sekaligus menegaskan komitmen lembaga dalam menjaga amanah pengelolaan dana umat.
“Alhamdulillah, capaian ini akan semakin memacu semangat bagi BAZNAS untuk kian memantapkan tata kelola, manajemen risiko, serta kepatuhan demi menjaga kredibilitas lembaga di mata publik,” jelas Neyla Saida Anwar.
Dalam kesempatan tersebut, Neyla menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para muzaki, donatur, dan munfik yang senantiasa menaruh kepercayaan kepada BAZNAS dalam mengelola dana kebajikan demi kemaslahatan umat.
Ia menambahkan, apresiasi TOP GRC Awards membawa tanggung jawab moral untuk terus bertransformasi dan menjunjung tinggi transparansi dalam setiap program.
“Penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan pijakan awal bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang jauh lebih baik ke depan,” tegas Neyla.
Ketua penyelenggara TOP GRC Awards dan Pemred Top Business, Moh. Lutfi Handayani, M.M., M.B.A., menyebut ajang penganugerahan TOP GRC Awards 2026 menjadi wadah pembelajaran serta evaluasi penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) bagi berbagai lembaga dan perusahaan di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Lutfi memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan yang konsisten menegakkan prinsip tata kelola organisasi secara berkelanjutan.
“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas GRC, sustainability, dan juga pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kinerja perusahaan yang berkelanjutan,” tuturnya.
Turut hadir dalam penyerahan penghargaan tersebut Kepala Divisi Kepatuhan, Sistem, Prosedur dan Mutu BAZNAS RI Resti Vurwarin serta staf BAZNAS RI Miqdam Awwali Hashri.
10/09/2026 | Humas BAZNAS RI
Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya Hadiri Milad ke-49 BKPRMI di Masjid Agung, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Umat
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya bersama Wali Kota Tasikmalaya dan jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya turut hadir memenuhi undangan Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tasikmalaya yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Acara istimewa ini juga dihadiri langsung oleh Ketua BKPRMI Jawa Barat, menandakan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap eksistensi kepemudaan masjid. Kehadiran para tokoh penting dan jajaran pemerintah daerah dalam momentum ini menjadi wujud nyata sinergi yang kuat antara umara, lembaga pengelola zakat, dan wadah pembinaan pemuda masjid, yang dinilai sangat krusial dalam memperkuat peran strategis generasi muda sebagai motor penggerak kebaikan, pemberdayaan umat, serta penguatan syiar Islam di Kota Tasikmalaya.
Dalam rangkaian acara Milad ke-49 tersebut, berbagai kegiatan positif digelar untuk merefleksikan perjalanan panjang BKPRMI dalam membina generasi muda yang religius, berkarakter, dan cinta masjid. Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya bersama jajaran pimpinan yang hadir menyampaikan apresiasi atas konsistensi BKPRMI yang selama hampir setengah abad telah gigih melahirkan kader-kader dakwah yang tangguh di Tasikmalaya. Ke depan, kolaborasi erat antara BAZNAS, jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya, BKPRMI Jawa Barat, serta jaringan kepemudaan masjid ini diharapkan mampu memperluas jangkauan program-program kemaslahatan umat, termasuk di antaranya pengentasan kemiskinan dan edukasi zakat yang menyasar kalangan remaja.
Peringatan milad yang mengusung semangat kebersamaan ini pun ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial. Melalui usia yang hampir setengah abad ini, BKPRMI Kota Tasikmalaya bersama BAZNAS, Pemerintah Kota Tasikmalaya, dan berbagai pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperkuat langkah kolaboratif guna menghadirkan program-program nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Tasikmalaya.
15-09-2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya

BAZNAS Kota Tasikmalaya Hadiri Silaturahmi Pimpinan BAZNAS se-Jawa Barat di Pesantren Saintek Darul Hikam
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya menghadiri kegiatan Silaturahmi Pimpinan BAZNAS se-Jawa Barat yang diselenggarakan di Pesantren Saintek Darul Hikam, Dago Giri, Kabupaten Bandung.
Acara yang mempererat ukhuwah dan sinergi antar-pengelola zakat di Jawa Barat ini turut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. Kehadiran pimpinan tertinggi BAZNAS RI tersebut memberikan penguatan strategis terkait pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
Dari BAZNAS Kota Tasikmalaya, jajaran pimpinan yang hadir meliputi Ketua serta Wakil Ketua I dan Wakil Ketua III. Dalam kesempatan tersebut, para pimpinan BAZNAS Kota Tasikmalaya mengikuti rangkaian agenda silaturahmi serta berkesempatan berfoto bersama Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., sebagai simbol kebersamaan dan komitmen memperkuat gerakan zakat secara nasional maupun regional.
Kegiatan di kompleks Pesantren Saintek Darul Hikam Dago Giri ini diisi dengan diskusi strategis, pengarahan dari pimpinan pusat, serta penguatan program-program unggulan pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat berbasis pesantren dan kawasan.
Melalui kehadiran dalam forum ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya berharap dapat mengimplementasikan berbagai gagasan dan kebijakan strategis terbaru guna meningkatkan kinerja pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di daerah, serta mempererat jejaring kerja sama antar-lembaga BAZNAS se-Jawa Barat.
11-09-2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya

Sinergi BAZNAS Kota Tasikmalaya dan KATSAE Salurkan Bantuan Modal UMKM Lewat Tasik Sejahtera
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui sinergi strategis bersama perusahaan KATSAE. Bertempat di ruang pertemuan setempat, kedua belah pihak sukses menggelar acara ramah tamah dan silaturahmi bersama para entrepreneur serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan kolaboratif ini merupakan salah satu implementasi nyata dari pilar Tasik Sejahtera, yang dinobatkan sebagai salah satu dari 5 program unggulan BAZNAS Kota Tasikmalaya dalam mengentaskan kemiskinan dan mendorong kemandirian mustahik melalui sektor ekonomi.
Acara penuh kehangatan ini dihadiri langsung oleh unsur pimpinan strategis, yakni Ketua dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Tasikmalaya, serta jajaran Owner dan Manager dari KATSAE. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan dukungan moral yang kuat bagi para pelaku usaha kecil agar mampu naik kelas.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 15 penerima manfaat secara resmi menerima bantuan modal usaha. Bantuan ini diharapkan mampu menjadi stimulus bagi para entrepreneur untuk memperluas skala bisnis dan meningkatkan produktivitas usaha mereka.
Tidak sekadar menerima bantuan, momen silaturahmi ini diisi dengan sesi interaktif di mana ke-15 penerima manfaat berkesempatan untuk memperkenalkan diri, memaparkan progres perkembangan usaha mereka secara langsung di hadapan jajaran pimpinan BAZNAS dan KATSAE, serta membawa sampel produk unggulan masing-masing.
Suasana semakin inspiratif ketika sesi success story dan pemaparan kunci sukses (success keys) dibagikan langsung oleh para Owner dan Manager KATSAE. Berbekal pengalaman bisnis di dunia nyata, para pimpinan KATSAE membagikan strategi mengelola keuangan, menjaga kualitas produk, hingga kiat-kiat bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang dinamis. Kiat-kiat praktis tersebut dirancang agar dapat diaplikasikan langsung oleh para penerima manfaat dalam menjalankan usahanya sehari-hari.
Melalui sinergi antara BAZNAS Kota Tasikmalaya dan KATSAE ini, diharapkan para pelaku UMKM binaan tidak hanya mandiri secara finansial melalui bantuan modal, tetapi juga memiliki mentalitas bisnis yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing tinggi demi mewujudkan kesejahteraan umat yang berkelanjutan di Kota Tasikmalaya.
10-09-2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
Berita Pendistribusian

BAZNAS RI Bangun Masjid Darurat Bagi Penyintas Gempa di NTT
BAZNAS RI melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) membangun tiga masjid darurat untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Adapun lokasi tiga masjid darurat tersebut, di antaranya di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, serta dua lokasi lainnya di Kampung Kajulaki dan Desa Nangadhero yang berada di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan, pendirian tiga masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah kondisi yang serba terbatas pascagempa.
“Kami sangat berduka atas bencana gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. Saat ini BAZNAS terus mengerahkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat ini,” kata Sodik dalam keterangan tertulis Minggu (23/8/2026).
Menurut Sodik, kerusakan akibat gempa tidak hanya berdampak pada tempat tinggal dan fasilitas umum, tetapi juga masjid yang selama ini menjadi tempat masyarakat menjalankan ibadah. Kondisi itu membuat aktivitas keagamaan warga ikut terganggu, sehingga keberadaan masjid darurat menjadi kebutuhan yang perlu segera dipenuhi.
“Kita ketahui banyak bangunan yang rusak parah, termasuk masjid. Karena itu, sementara ini kami berupaya menghadirkan tiga masjid darurat agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman selama proses pemulihan berlangsung. Alhamdulillah, banyak relawan dan masyarakat turut membantu mendirikan masjid darurat ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, BAZNAS akan terus memantau kebutuhan masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah NTT. Bantuan akan diarahkan sesuai kondisi di lapangan, dengan memperhatikan kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat.
Ia berharap, keberadaan masjid darurat tersebut dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ibadah di tengah proses pemulihan. Dukungan dari berbagai pihak juga diharapkan terus mengalir sehingga masyarakat terdampak gempa di NTT dapat segera bangkit dan kembali menjalankan kehidupan secara normal.
Sementara itu, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Deden Nurjaman, yang melaporkan langsung dari lokasi gempa di NTT, mengatakan salah satu pembangunan masjid darurat dilakukan di lokasi Masjid Darul Arqam Talage di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, yang mengalami kerusakan parah akibat gempa sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan ibadah.
Deden menjelaskan, masjid darurat tersebut dibangun di halaman masjid dengan ukuran masjid darurat 10x12 meter dengan dibantu warga setempat secara gotong royong. Pembangunan ditargetkan segera rampung agar warga dapat kembali melaksanakan ibadah secara berjamaah.
“Alhamdulillah, per hari ini, insyaallah dalam tiga sampai empat hari ke depan masjid ini sudah bisa digunakan. Insyaallah, salat Jumat pada pekan depan juga sudah dapat dilaksanakan secara berjamaah bersama warga,” kata Deden.
Pada kesempatan tersebut, Pengurus Masjid Darul Arqam Talage, Ahmad Said, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran BAZNAS di Sambi Rampas, untuk membantu menyediakan tempat ibadah sementara bagi warga terdampak. Menurutnya, keberadaan masjid darurat akan memudahkan warga kembali melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah.
Ahmad menceritakan, kerusakan Masjid Darul Arqam Talage terjadi setelah gempa mengguncang wilayah tersebut seusai salat Subuh. Saat itu, masih terdapat jemaah yang berada di dalam masjid untuk melaksanakan ibadah dan beriktikaf.
“Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah membantu umat secara keseluruhan, khususnya umat di Sambi Rampas. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan BAZNAS,” ucap Ahmad.
Sebelumnya, BAZNAS telah menerjunkan sejumlah personel dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk membantu penanganan dampak gempa di NTT. Selain itu, BAZNAS menghadirkan bantuan pangan, dapur umum, dan dapur air untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
23/08/2026 | Humas BAZNAS RI

BAZNAS RI Distribusikan 1.900 Porsi Makanan Siap Saji untuk Penyintas Gempa NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan 1.900 porsi makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan pangan ribuan warga terdampak gempa bumi di Desa Nanga Mbaling dan Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan penyaluran makanan siap saji ini ditujukan untuk menjaga ketahanan fisik serta kesehatan para pengungsi di tengah situasi darurat bencana.
"Kami terus memastikan kebutuhan dasar seluruh korban terdampak gempa di Manggarai Timur terpenuhi secara cepat dan merata melalui dapur umum BAZNAS," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).
Selain pendirian dapur umum, kata Idy, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) juga terus menyisir pemukiman warga untuk memetakan kebutuhan logistik susulan yang paling mendesak.
Lebih lanjut, Idy mengatakan sinergi bersama pemerintah daerah dan relawan lokal terus diperkuat guna mempercepat proses evakuasi serta pemulihan pascabencana di kawasan tersebut.
"Kehadiran BAZNAS di lapangan merupakan amanah dari para donatur dan muzaki untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ujar Idy Muzayyad.
Sementara itu, personel Tim BTB RI Dede Nurjaman mengatakan penanganan di lapangan juga mencakup penyediaan fasilitas dapur air untuk menyuplai kebutuhan susu anak-anak, kopi, teh, serta makanan ringan bagi para pengungsi.
Dede menyebut distribusi makanan siap saji ini menyasar sejumlah titik pengungsian di Kecamatan Sambi Rampas, dengan sebaran penerima manfaat mulai dari 137 hingga 800 jiwa di tiap posko.
"Makanan siap saji ini kami antarkan langsung ke titik-titik posko pengungsian agar para korban gempa dapat mengonsumsinya secara tepat waktu," kata Dede.
Selain mengoperasikan dapur umum dan mendistribusikan makanan siap saji, BAZNAS RI juga telah mendirikan Posko Layanan Kesehatan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Mari berikan dukungan terbaik untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS dikotatasikmalaya.baznas.go.id/sedekah
21/08/2026 | Humas BAZNAS RI

BAZNAS Distribusikan 1.000 Al-Qur’an di Kampung Baduy Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Lebak dan Gramedia mendistribusikan 1.000 mushaf Al-Qur`an Cordoba kepada masyarakat di Kampung Baduy, Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah sedekah sebanyak 4.933 eksemplar Al-Qur’an senilai Rp500.787.343 yang dihimpun dari pelanggan Gramedia dan peserta Happy Family Coloring. Secara keseluruhan, bantuan Al-Qur’an antara BAZNAS dan INH tersebut ditargetkan disalurkan ke empat provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Aceh, dan Sumatra Utara.
Penyaluran ini turut berkolaborasi dengan International Networking of Humanitarian (INH) agar bantuan dapat diterima masyarakat dengan tepat sasaran.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengapresiasi kolaborasi yang terus terbangun antara BAZNAS dan Gramedia dalam memperluas akses masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Terima kasih kepada Gramedia, pelanggan Gramedia, dan peserta Happy Family Coloring yang terus peduli kepada saudara-saudara yang masih memiliki keterbatasan akses Al-Qur’an, khususnya di wilayah pelosok dan 3T,” ujar Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
“Ini menjadi bukti kolaborasi yang baik antara BAZNAS, dunia usaha, dan masyarakat. Ketika kita bersatu, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” lanjutnya.
Idy menegaskan, BAZNAS memastikan amanah sedekah Al-Qur’an disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Mushaf yang didistribusikan akan diberikan kepada masjid, mushala, lembaga pendidikan, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan di empat wilayah sasaran, termasuk Kabupaten Lebak.
“Kita pastikan Al-Qur’an ini dibaca, diajarkan, dan diamalkan sehingga menjadi ladang pahala jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS, Gramedia Cordoba, dan INH dapat menjadi inspirasi bagi dunia usaha dan masyarakat untuk terus terlibat dalam gerakan berbagi sekaligus pemberdayaan umat.
“Gramedia merupakan salah satu mitra strategis BAZNAS yang terus membersamai BAZNAS dalam menyejahterakan umat, termasuk memberikan akses Al-Qur’an bagi masyarakat di pelosok. Semoga setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an ini menjadi keberkahan dan pahala bagi para donatur, Gramedia, INH, dan seluruh tim yang terlibat. Mari kita bersama-sama menjaga dan memakmurkan Al-Qur’an,” kata Idy.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, S.Sos. menyampaikan, komitmen BAZNAS dalam penyaluran bantuan Al-Qur’an tepat sasaran di wilayah Kabupaten Lebak.
Ia berharap kolaborasi BAZNAS, Gramedia Cordoba, dan INH ini menjadi inspirasi bagi dunia usaha lain untuk ikut bergerak dalam gerakan berbagi dan pemberdayaan umat
"Al Qur'an adalah kebutuhan dasar umat. Kehadirannya di masjid, mushola, dan lembaga pendidikan sangat vital untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat, khususnya di wilayah 3T seperti Leuwidamar Desa Sangkanwangi," ucapnya.
Sementara itu, Regional Manager Gramedia Singgih Hindratno menyampaikan, Program sedekah Al-Qur’an tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan dengan melibatkan pelanggan.
"Program sedekah Al-Qur’an ini sambut antusias oleh pelanggan Gramedia dan peserta Happy Family Coloring, dari hal itu Alhamdulilah kita bisa menyalurkan sedekah Al-Qur'an tersebut kepada saudara-saudara kita, khususnya di daerah pelosok Indonesia," ucapnya.
Singgih juga mengapresiasi BAZNAS yang telah memfasilitasi penyaluran sedekah Al-Qur’an sehingga bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap, kolaborasi tersebut bisa terus berkembang dan berkelanjutan untuk terus memperluas manfaat bagi umat.
21/08/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS TV
Pendistribusian Air Bersih || BAZNAS Kota Tasikmalaya
Penulis: Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Kota Tasikmalaya Awards 2025
Penulis: Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya



