Berita Terbaru
BAZNAS Ajak Umat Pererat Persatuan Melalui Gerakan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan nasional melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah.
Pesan kebangsaan ini mengemuka dalam gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam pesannya menegaskan bahwa zakat memiliki peran ganda yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen kebangsaan yang sangat ampuh untuk mempererat tali persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, serta menyejahterakan umat secara adil dan merata,” tegasnya.
Sodik menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan gotong royong melalui gerakan zakat sebagai ikhtiar bersama mewujudkan kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., turut mengapresiasi pengelolaan zakat yang dilakukan oleh lembaga-lembaga filantropi di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan filantropi dan zakat nasional terus menunjukkan perkembangan positif.
“Bapak, Ibu sekalian, pengelolaan keuangan sosial keagamaan terus menunjukkan kinerja yang positif. Pada 2025, penghimpunan zakat nasional tumbuh 12 persen menjadi Rp44,6 triliun yang memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik,” tuturnya.
"Bagi kami, seluruh capaian itu bukan garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara," ujarnya.
Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah ini digelar dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas HUT ke-81 Republik Indonesia. Rangkaian acara diisi dengan salat magrib berjamaah, pembacaan selawat diiringi hadrah, zikir bersama, hingga doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia.
BERITA02/08/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Kemnaker Beri Pelatihan dan Penempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas di Boyolali
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan bantuan pelatihan dan penempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sebagai upaya memperluas akses kerja sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas.
Peluncuran Program tersebut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA, bersama Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, Ph.D, Bupati Boyolali Agus Irawan, Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc, MA., dan para penerima manfaat program, di Kantor Bupati Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA, menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus berpihak kepada penyandang disabilitas agar dapat memperoleh hak dan kesempatan yang setara, termasuk dalam mengakses pelatihan serta kesempatan kerja yang layak.
"Keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan, rendahnya tingkat penerimaan di dunia kerja, serta minimnya lingkungan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas menjadi faktor utama yang memperlemah partisipasi angkatan kerja disabilitas. Inilah yang BAZNAS dan Kemnaker upayakan bersama, membuka akses pelatihan, pendampingan, dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas," ujarnya.
Mokhamad Mahdum menilai, program tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membangun ekosistem kerja yang inklusif dan nondiskriminatif.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan, BAZNAS akan terus mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki untuk kemaslahatan umat, termasuk memberikan perhatian kepada kelompok penyandang disabilitas.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, Ph.D. menilai kolaborasi dengan BAZNAS RI memperkuat upaya pemerintah dalam memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Ia berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang dapat mengembangkan keterampilan dan terserap di dunia kerja.
"Ini adalah inisiatif yang luar biasa. Ada satu amanat konstitusi yang ingin dan harus kita perjuangkan, yaitu setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Atas dasar itulah kami ke sini. Jadi, Boyolali menjadi salah satu titik yang menurut saya memiliki potensi untuk mendapatkan bantuan dari BAZNAS," ujar Yassierli
"Dengan adanya pelatihan ini, saya yakin program ini harus dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ini adalah upaya kita untuk memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI dan Kementerian Ketenagakerjaan atas pelaksanaan program di Kabupaten Boyolali.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI dan Kementerian Ketenagakerjaan atas perhatian kepada masyarakat Boyolali. Semoga program ini dapat memberikan manfaat dan membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bekerja dan mandiri,” jelasnya.
Menurutnya, program tersebut menjadi dukungan bagi upaya daerah dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas.
"Kami juga terus mendorong terciptanya Kabupaten Boyolali sebagai daerah yang inklusif dengan memberikan peluang yang setara bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pelatihan dan akses terhadap dunia kerja," ujar Agus.
Dalam program tersebut, BAZNAS RI memberikan bantuan sebesar Rp250 juta kepada 25 penerima manfaat. Bantuan itu mendukung pelaksanaan program yang mencakup pelatihan keterampilan kerja, pendampingan intensif, hingga fasilitasi akses penempatan kerja yang disesuaikan dengan potensi dan kemampuan masing-masing penerima manfaat serta kebutuhan dunia usaha.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Boyolali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boyolali, Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, para kepala perangkat daerah Kabupaten Boyolali, serta kepala dinas yang membidangi ketenagakerjaan se-Solo Raya.
BERITA31/07/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Raih Top Brand Award 2026 Kategori Lembaga Zakat dan Amal dengan Indeks Tertinggi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih nilai Top Brand Index tertinggi sebesar 43 persen sekaligus mempertahankan penghargaan Top Brand Award 2026 kategori zakat dan charity untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak 2022.
Penghargaan prestisius yang menegaskan posisi BAZNAS RI sebagai lembaga pengelola zakat tepercaya tersebut diserahkan langsung pada malam apresiasi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, yang hadir menerima penghargaan tersebut menyampaikan bahwa capaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pimpinan, amil, hingga relawan BAZNAS di seluruh Indonesia.
"Tentu ini adalah berkah rahmat Allah atas ikhtiar, kerja keras, harapan dan doa seluruh amilin, amilat , para relawan, dan tentunya para pimpinan BAZNAS yang telah bahu-membahu melakukan ikhtiar nyata, menjadikan zakat berdampak bukan hanya di dunia saja, tetapi juga insya Allah berdampak di akhirat untuk para donaturnya," jelas Rizaludin usai acara penghargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Rizaludin memberikan apresiasi kepada para muzaki, donatur, dan munfik yang telah mengamanahkan dana kebajikan mereka untuk disalurkan secara berdampak kepada masyarakat yang membutuhkan melalui BAZNAS.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mustahik yang terus berjuang meningkatkan taraf hidupnya, serta para mitra strategis yang konsisten berkolaborasi demi menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas.
"Jadi ini sebuah kebanggaan karena masyarakat Indonesia memilih BAZNAS sebagai Top Brand untuk menyalurkan zakat dan amalnya," tuturnya.
Sementara itu, CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS RI yang berhasil mempertahankan penghargaan Top Brand Award untuk kelima kalinya.
Capaian berkelanjutan tersebut dinilai membuktikan bahwa kanal crowdfunding milik BAZNAS sangat populer serta memiliki basis loyalitas publik yang amat besar.
"Harapan saya tentunya penghargaan ini terus memicu motivasi, inspirasi seluruh manajemen untuk kerja keras dan kerja cerdas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya, sekaligus juga meningkatkan relasi dengan semua pelanggannya agar terus-menerus BAZNAS mampu mempertahankan Top Brand di masa-masa mendatang," ujar Handi Irawan D.
BERITA30/07/2026 | Humas BAZNAS RI
Kolaborasi BAZNAS-MUI Digital Tingkatkan Literasi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat kolaborasi bersama Media Digital Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meningkatkan literasi zakat masyarakat di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Hal ini dibahas dalam Workshop Amplifikasi Literasi Keislaman Digital Era AI bertema “Penguatan Syiar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk Membangun Umat di Era Digital” yang diselenggarakan di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan kemitraan ini menjadi pijakan krusial untuk mentransformasi cara masyarakat memahami zakat di tengah melesatnya era inovasi digital dan kecerdasan buatan.
"Kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan Media Digital MUI ini sangat penting untuk memperkuat literasi zakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, kerja sama kedua lembaga ini berfokus pada tiga agenda utama, yakni peningkatan literasi zakat (Zakat Dipahami), publikasi program zakat (Zakat Dirasakan), dan mainstreaming isu aktual zakat (zakat dibucarakan).
Melalui sinergi ini, BAZNAS RI dan Media Digital MUI berkomitmen mengoptimalkan potensi zakat nasional sebagai instrumen utama dalam pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan umat.
"Sinergi ini kami harapkan mampu menghadirkan edukasi zakat yang jauh lebih luas, adaptif, serta mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat di era modern," katanya.
Agenda workshop ini diisi oleh beberapa pembicara, antara lain Ketua MUI Bidang Infokomdigi K.H. Masduki Baidlowi, M.Si., Wasekjen Bidang Infokomdigi Dr. H. Asrori S. Karni, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Bidang Riset Digital Ismail Fahmi, Ph.D., Wakil Ketua Komdigi MUI H. Muis Sobri, M.Kom., Sekretaris Komisi Infokomdigi H.M. Alvin Nur Choironi, M.A., serta Wakil Sekretaris Bidang Media Sosial Muhyiddin Hamis Setiawan, M.I.Kom.
BERITA29/07/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama petani binaan, melalui Program Lumbung Pangan sukses menggelar Panen Raya 150 Ton Padi di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, Rabu (22/7/2026).
Total produksi Gabah Kering Panen (GKP) tersebut dihasilkan dari luas lahan 32 hektare yang dikelola secara berkelanjutan oleh 52 petani dari tiga kelompok tani setempat yang selama ini dibina BAZNAS.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, melalui Program Lumbung Pangan, BAZNAS mengarahkan pemanfaatan dana zakat secara maksimal guna melepaskan petani lokal dari jerat kemiskinan sekaligus memperkuat kedaulatan pangan warga Kabupaten Batu Bara.
"Program Lumbung Pangan BAZNAS ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan para petani binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di Daerah Kabupaten Batu Bara," jelas Sodik Mudjahid yang menghadiri agenda tersebut.
Ia menambahkan, secara akumulatif program BAZNAS di Batu Bara ini mencakup pemberdayaan 258 petani di atas lahan seluas 180,3 hektare dengan varietas adaptif Sebatu, Serang, MR, Sedayu, hingga Proton, yang berpotensi menghasilkan 1.082 ton GKP per musim panen dengan nilai ekonomi mencapai Rp7,3 miliar.
Secara nasional, Program Lumbung Pangan BAZNAS disebut Sodik telah berkembang signifikan sejak 2018 dengan menjangkau 21 lokasi di 11 provinsi serta mengucurkan bantuan sebesar Rp10 miliar kepada 1.629 jiwa mustahik.
Lebih lanjut, Sodik menyampaikan Program Lumbung Pangan telah ditetapkan sebagai salah satu dari 13 program prioritas BAZNAS periode 2026 hingga 2031 yang berfokus pada pendampingan teknis, penyediaan teknologi, hingga akses pasar.
"Kebermanfaatan dan keberhasilan program pertanian di Kabupaten Batu Bara ini tidak terlepas dari kolaborasi erat antara BAZNAS, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Pemkab Batu Bara, akademisi, ulama, hingga komunitas penerima manfaat itu sendiri," ujar Sodik.
Sementara itu, Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., mengatakan pihaknya terus mendorong penguatan sektor pertanian lokal dengan menyiapkan sekitar 86 hektare lahan demplot tanaman padi modern.
Langkah penguatan sektor pertanian ini juga sejalan dengan komitmen daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau kita punya ketahanan pangan yang luar biasa, maka kita tidak akan pernah goyah," ujar Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian.
Di sisi lain, Ketua BAZNAS Kabupaten Batu Bara, H. Jum'ah Hadirsyah, S.Pd.I., menyebut BAZNAS secara konsisten memperkuat program pemberdayaan ekonomi berbasis petani binaan melalui alokasi dana zakat, infak, dan sedekah sejak tahun 2018.
Upaya penguatan sektor pertanian ini turut diperkuat oleh sinergi bersama BAZNAS RI yang mengucurkan bantuan dana sebesar Rp373 juta untuk tiga kelompok tani di Desa Kwala Gunung.
"Pencapaian perekonomian umat adalah PR kita bersama. Maka dari ini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan dukungan kegiatan ini menjadi titik awal untuk kebangkitan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat," tutur Jum'ah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.A.P., Ketua BAZNAS Provinsi Sumatra Utara Prof. Dr. H. Muhammad Hatta beserta jajaran, Ketua DPRD Batu Bara M. Syafi'i, S.H., Kakan Kemenag Batu Bara Agus Priadi, S.Ag., M.Si., Kapolres Batu Bara AKBP Donny Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., Dandim Letkol Inf. Edi Syahputra, S.H., M.I.P., Danlanal Letkol Laut Sigit Ryanto, CTMP., CRMP., M.Tr.Opsla., Kajari Batu Bara Syahrir Jasman, S.H., M.H., serta jajaran OPD, Forkopimda Batu Bara, para muzaki, donatur, dan penerima manfaat.
BERITA22/07/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Perkuat Kolaborasi Nasional Bangun Ekosistem Fundraiser Zakat yang Profesional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat kolaborasi nasional dalam membangun ekosistem fundraiser zakat yang profesional melalui penyelenggaraan BAZNAS Fundraising Forum (BFF).
Forum yang digelar di Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2026), tersebut menjadi wadah menyatukan visi BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk meningkatkan kapasitas amil, memperkuat tata kelola penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta mendorong pengelolaan zakat yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada penguatan kepercayaan publik. Kegiatan tersebut juga diselenggarakan secara daring melalui siaran langsung YouTube BAZNAS TV.
Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Ketua Yayasan Daarut Tauhid Ir. Bascharul Asana, MBA., serta diikuti oleh amil zakat dari LAZ dan BAZNAS se-Indonesia.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyampaikan, dalam pengelolaan ZIS para amil perlu meninggalkan pendekatan penghimpunan yang mengandalkan belas kasihan dan beralih pada strategi yang berbasis keilmuan, kemudahan, serta transparansi.
Menurutnya, praktik penghimpunan yang mengeksploitasi kesusahan tidak sejalan dengan misi dakwah zakat. Sebaliknya, lembaga zakat harus membangun pendekatan yang profesional agar masyarakat terdorong menunaikan zakat karena memahami manfaatnya dan merasakan kebahagiaan dalam berbagi.
“Zakat itu harus dibuat jelas, menarik, dan mudah. Alur ini tidak boleh dibalik. Kita tidak bisa sekadar memaksa atau memelas terlebih dahulu dengan mengatasnamakan zakat, infak, dan sedekah,” ujar Rizaludin.
Ia menegaskan, fundraising merupakan profesi yang memiliki landasan keilmuan, etika, kompetensi, serta standar praktik yang jelas. Karena itu, strategi penghimpunan dana ZIS harus disusun berdasarkan pendekatan yang terukur, bukan sekadar mengandalkan empati sesaat.
“Kita harus menggunakan ilmu, jangan sekadar mengira-ngira atau mengandalkan belas kasihan dengan cara menjual ‘air mata’ atau kesusahan orang lain,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, terdapat dua pendekatan utama dalam penghimpunan zakat di Indonesia, yakni pendekatan regulasi (by law) yang didukung kebijakan pemerintah serta pendekatan pemasaran (by marketing) melalui kampanye kreatif dan pelayanan kepada muzaki.
“Di BAZNAS RI pusat, kita mencoba mengombinasikan kedua hal tersebut agar para pembayar zakat mendapatkan pelayanan, pengalaman, dan perubahan spiritual yang transformatif di dalam dirinya,” jelasnya.
Rizaludin menambahkan, sebagai lembaga filantropi, membangun kepercayaan publik dan memperkuat profesionalisme amil merupakan fondasi utama dalam pengelolaan zakat.
“Melalui BAZNAS Fundraising Forum, kami ingin menyatukan visi lembaga zakat agar tidak hanya menampilkan kisah sukses mustahik yang bertransformasi menjadi muzaki, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai dampak zakat terhadap peningkatan kualitas hidup para muzaki sehingga mampu menghadirkan ketenangan (sakinah), penyucian jiwa (tazkiyah), dan ketakwaan,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., memaparkan sejumlah strategi untuk memperkuat pengelolaan ZIS, antara lain melalui peningkatan literasi zakat, penguatan kepercayaan masyarakat, optimalisasi pemetaan potensi zakat, serta digitalisasi penghimpunan.
Selain itu, menurutnya, diperlukan perluasan kolaborasi dengan pemerintah, ulama, dan berbagai lembaga, peningkatan jumlah serta kapasitas amil profesional, sosialisasi dampak program zakat, hingga penguatan sinergi antarlembaga filantropi.
“Selain itu, diperlukan juga perluasan kolaborasi dengan pemerintah, ulama, dan berbagai lembaga, peningkatan jumlah dan kapasitas amil profesional, sosialisasi dampak program zakat, serta kolaborasi antarlembaga filantropi,” ujar Idy.
Pada kesempatan yang sama, Pembina Yayasan Daarut Tauhid Peduli, KH. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, memaparkan konsep dakwah zakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, keberhasilan lembaga pengelola zakat dalam membangun kepercayaan publik bergantung pada empat aspek utama, yakni layanan yang jelas, menarik, mudah diakses, dan mampu memberikan kepuasan kepada muzaki.
“Kita harus membuat muzaki yang berzakat itu memahami bahwa zakatnya benar-benar sampai kepada yang berhak. Sesuatu yang jelas, menarik, mudah prosedurnya, dan memuaskan akan mendatangkan komitmen, menjadi kebiasaan yang baik, serta bisa menular kepada yang lain,” ujar Aa Gym.
Turut hadir Ketua Tim Kerja Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Hj. Andayani, S.E., M.M., Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., Direktur Utama DT Peduli Jajang Nurjaman, S.E., CEO Rumah Zakat Indonesia H. Irvan Nugraha, S.H., M.M., beserta jajaran LAZ dan BAZNAS dari seluruh Indonesia.
BERITA17/07/2026 | Humas BAZNAS RI
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kinerja BAZNAS Kelola Zakat, Percepat Entaskan Kemiskinan
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Dr. H. Abidin Fikri, S.H., M.H., mengapresiasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam mengelola dan menyalurkan zakat dengan tepat sasaran sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Hal tersebut disampaikannya usai membacakan hasil rekomendasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BAZNAS RI dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Gedung Nusantara II DPR RI, Komplek Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2025).
Dalam RDP tersebut dihadir Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., beserta jajaran.
"DPR mencermati bahwa kerja BAZNAS selama ini sudah luar biasa dalam rangka menyalurkan zakat dari umat Islam. Sungguh menggembirakan bahwa penyaluran tersebut tepat sasaran dan banyak membantu masyarakat," ujar Abidin.
Ia mengatakan, berbagai program yang dijalankan BAZNAS telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program tersebut antaranya, mulai dari beasiswa pendidikan, penanganan bencana, pembangunan rumah tidak layak huni, hingga kesehatan.
Menurut Abidin, berbagai program tersebut menjadi bukti bahwa zakat dapat menjadi instrumen penting dalam membantu masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan umat. Karena itu, ia berharap peran BAZNAS dapat terus diperkuat melalui dukungan regulasi yang memadai.
"Kami berharap dengan adanya revisi undang-undang nanti, BAZNAS akan mendapatkan kewenangan yang lebih mumpuni, didukung dengan manajemen yang sangat baik. Dengan demikian, BAZNAS dapat bekerja lebih optimal di seluruh Indonesia," katanya.
Lebih lanjut, Abidin mengatakan, Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadikan zakat sebagai instrumen penguatan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung optimalisasi pengelolaan zakat di Indonesia.
"Zakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat Muslim. Kita harus saling menguatkan, dan tentu karena Indonesia adalah negara Republik Indonesia, upaya ini perlu didukung dengan regulasi yang memadai," kata Abidin.
"Apabila pengaturan memberikan otoritas yang lebih kuat kepada lembaga melalui regulasi yang dibuat pemerintah dan DPR, saya kira hal itu akan lebih memaksimalkan peran BAZNAS dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. m, mengatakan setelah Rapat Dengar Pendapat dengan DPR RI, BAZNAS RI akan terus melakukan evaluasi perbaikan agar pengelolaan zakat ke depan lebih efektif dan efisien.
"Kami sepakat untuk meningkatkan komunikasi, meningkatkan kinerja, meningkatkan kolaborasi, dan juga meningkatkan kapasitas kelembagaan melalui digitalisasi serta berbagai inovasi lainnya," katanya.
Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi VIII DPR RI atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Menurutnya, dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program-program prioritas BAZNAS berjalan optimal dan selaras dengan program-program prioritas Presiden.
"Intinya adalah delapan program strategis dan 13 program prioritas. Semua itu hanya akan terwujud apabila kami mendapatkan dukungan dan pengawasan, terutama dari DPR RI," ujar Sodik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM.,
Selain itu, hadir pula Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Mohamad Arifin Purwakananta, Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., Sekretaris Utama (Sestama) BAZNAS RI Subhan Cholid, Lc., M.A.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Bersama Tempo Scan Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi 2.567 Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tempo Scan Group terus memperkuat komitmennya dalam membantu masyarakat Palestina melalui program layanan kesehatan gratis yang menjangkau ribuan warga di Jalur Gaza.
Program yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di wilayah Al Mawassi, Jalur Gaza, tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan dokter spesialis dan dokter umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, hingga distribusi obat-obatan secara gratis. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Daar El Balah Clinic dan berhasil memberikan manfaat kepada 2.567 warga Palestina.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan bahwa layanan kesehatan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat Gaza yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas medis akibat situasi kemanusiaan yang berkepanjangan.
"Layanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat Gaza. Karena itu, BAZNAS terus berupaya menghadirkan bantuan yang benar-benar dibutuhkan agar masyarakat tetap dapat memperoleh akses kesehatan yang layak di tengah berbagai keterbatasan," ujar Sodik dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS dan Tempo Scan merupakan bentuk sinergi kemanusiaan yang bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi warga Gaza, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan pengobatan.
"Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga Gaza. Bantuan ini tidak hanya berupa obat-obatan, tetapi juga pelayanan medis yang membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan yang layak," katanya.
Program tersebut mencakup penyediaan klinik kesehatan gratis, pemeriksaan medis oleh dokter spesialis dan dokter umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta pengoperasian apotek medis yang mendistribusikan obat-obatan secara cuma-cuma kepada para penerima manfaat.
Sodik menegaskan, BAZNAS akan terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina melalui berbagai program, mulai dari kesehatan, pangan, pendidikan, hingga dukungan bagi masyarakat terdampak krisis kemanusiaan.
"Solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina merupakan amanah yang harus dijaga. Melalui berbagai program kemanusiaan, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu saudara-saudara kita di Palestina sesuai kebutuhan yang paling mendesak," tuturnya.
Melalui program layanan kesehatan ini, BAZNAS dan Tempo Scan berharap dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Gaza sekaligus meringankan beban warga yang masih menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan akibat konflik yang berkepanjangan.
BERITA22/06/2026 | Humas BAZNAS RI
Percayakan BAZNAS RI, Tokopedia Salurkan Bantuan Pendidikan Bagi Santri SCB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tokopedia menyalurkan bantuan pendidikan berupa peralatan sekolah dan santunan bagi anak yatim di Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) dengan nilai mencapai Rp87.314.713 pada momentum lebaran yatim.
Bantuan yang berasal dari zakat masyarakat yang dihimpun melalui platform Tokopedia tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI Agus Siswanto bersama Senior Vice President Tokopedia Digital Goods Rudy Dalimunthe kepada para santri SCB di Gedung Sekolah Cendekia BAZNAS, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Tokopedia dan para pengguna platform yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS RI.
"Bantuan ini bukan hanya tentang pemberian materi, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Tokopedia kepada anak-anak yatim agar mereka tetap memiliki semangat dalam belajar dan meraih cita-cita," ujar Idy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Idy mengatakan, BAZNAS telah menjalin kerja sama dengan Tokopedia sejak tahun 2016, termasuk dalam memperluas manfaat zakat dan menghadirkan kebermanfaatan bagi para penerima manfaat.
Idy menegaskan, BAZNAS terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Tokopedia dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI Agus Siswanto menilai kontribusi Tokopedia memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan dakwah zakat di Indonesia.
Menurutnya, kolaborasi bersama Tokopedia dengan pemanfaatan teknologi digital telah membantu BAZNAS menjangkau lebih banyak muzaki, donatur, dan penerima manfaat di berbagai daerah
"Kolaborasi bersama Tokopedia tersebut membuat kami mampu menembus batas sehingga dapat menjangkau para muzaki, donatur, dan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Ke depan, peluang kolaborasi dengan Tokopedia masih sangat besar untuk mendukung berbagai program prioritas BAZNAS," kata Agus.
Pada kesempatan tersebut, Senior Vice President Tokopedia Digital Goods Rudy Dalimunthe menjelaskan, bantuan yang disalurkan kepada para santri SCB merupakan amanah zakat dari para pengguna Tokopedia yang telah dihimpun dan dipercayakan kepada BAZNAS RI untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rudy mengatakan, BAZNAS merupakan mitra yang memiliki rekam jejak baik dalam pengelolaan dan penyaluran zakat. Karena itu, Tokopedia terus memperkuat kolaborasi yang telah terjalin untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
"BAZNAS RI merupakan lembaga terpercaya dan kami sudah bekerja sama lebih dari 10 tahun menyalurkan bantuan dan zakat dari seluruh pengguna Tokopedia ke berbagai wilayah di Indonesia. Hari ini kami berada di Sekolah Cendekia BAZNAS di Bogor dan penyaluran ini sangat luar biasa," ujar Rudy.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung proses belajar para santri sehingga semakin termotivasi untuk meraih prestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui berbagai program beasiswa.
Selain menyalurkan bantuan, Rudy mengaku terkesan dengan berbagai program kemandirian yang dijalankan di lingkungan Sekolah Cendekia BAZNAS. Ia juga menyampaikan apresiasi juga atas berbagai prestasi yang diraih santri SCB.
Bantuan tersebut disambut antusias oleh para santri. Salah satunya Fikriah Sabira, siswi kelas IX SCB, asal Palembang, Sumatra Selatan, yang mengaku bersyukur atas bantuan perlengkapan sekolah yang diterimanya.
Fikriah mengatakan, bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang kegiatan belajar sehari-hari.
"Alhamdulillah, hari ini saya senang sekali karena mendapat bantuan perlengkapan sekolah. Dengan bantuan ini saya tidak perlu membeli alat tulis untuk kebutuhan belajar sehingga bisa lebih fokus mengikuti kegiatan pembelajaran dan menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sekolah. Terima kasih BAZNAS dan Tokopedia," ujarnya.
BERITA22/06/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Berbagi Inspirasi di Acara LOZY Cahaya Hati Tema Becoming a High Value Muslim
BAZNAS Kota Tasikmalaya terus memperluas jangkauan dakwah dan literasi zakat ke berbagai lapisan masyarakat. Kali ini, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Tasikmalaya, Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok, M.Pd., M.Si., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan LOZY Cahaya Hati yang mengangkat tema "Becoming a High Value Muslim".
Agenda yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh jajaran manajemen, seluruh pegawai LOZY Hijab, serta staf terkait. Kehadiran Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok dalam acara ini didampingi langsung oleh Kepala Divisi Penghimpunan BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Dalam paparannya, Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok menekankan bahwa menjadi seorang Muslim yang high value (bernilai tinggi) tidak hanya diukur dari prestasi individu, melainkan seberapa besar kebermanfaatan diri bagi orang lain. Menurutnya, karakter tersebut sangat selaras dengan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.
"Seorang Muslim yang high value adalah pribadi yang mampu mengoptimalkan potensi dirinya untuk menebar kebaikan. Zakat adalah instrumen utama untuk memvalidasi nilai diri kita di hadapan Allah SWT. Dengan berzakat, kita bukan sekadar membersihkan harta, melainkan sedang membangun peradaban dan menjadi solusi atas kesulitan saudara-saudara kita yang membutuhkan," jelas Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok di hadapan para pegawai LOZY Hijab.
Kehadiran jajaran BAZNAS dalam forum ini juga dimanfaatkan untuk mengajak keluarga besar LOZY Hijab menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup (lifestyle) yang berdampak. Kepala Divisi Penghimpunan BAZNAS Kota Tasikmalaya menambahkan bahwa sinergi dengan sektor industri kreatif dan fashion seperti LOZY Hijab sangat strategis untuk menanamkan pemahaman bahwa zakat adalah kewajiban yang mampu menjaga keberkahan usaha serta harta yang dimiliki.
Seluruh pegawai dan staf LOZY Hijab yang hadir mengikuti sesi ini dengan antusias, terutama saat sesi diskusi interaktif mengenai bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai spiritual ke dalam etos kerja sehari-hari.
BAZNAS Kota Tasikmalaya berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran berzakat di lingkungan kerja perusahaan semakin meningkat. Kolaborasi antara pelaku industri dan lembaga zakat ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga religius dan dermawan, demi mewujudkan Kota Tasikmalaya yang lebih sejahtera.
BERITA19/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
Semangat Hijrah, BAZNAS Kota Tasikmalaya Hadiri Doa Bersama Menyambut 1 Muharram 1448 H
Senin, 15Juni 2026. BAZNAS Kota Tasikmalaya turut menghadiri kegiatan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya di Masjid Agung Tasikmalaya.
Hadir secara langsung dalam agenda khidmat tersebut, Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, H. Nasihin, S.IP. Kehadiran BAZNAS dalam momen pergantian tahun Hijriah ini menjadi penegasan komitmen lembaga untuk terus membersamai pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat dimensi religiusitas di Kota Tasikmalaya.
Wali Kota Tasikmalaya, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pergantian tahun Hijriah merupakan momentum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan perbaikan diri. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat hijrah sebagai inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik dan lebih berkah.
Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, H. Nasihin, S.IP., menyambut baik ajakan tersebut. Baginya, semangat hijrah identik dengan semangat transformasi dari kondisi yang kurang baik menuju kondisi yang lebih baik, dari ketergantungan menuju kemandirian.
Kegiatan doa bersama yang dihadiri oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, Pj. Sekretaris Daerah, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Kehadiran pimpinan BAZNAS dalam forum tersebut juga mempererat sinergi antara lembaga zakat dengan jajaran pemerintah daerah.
Melalui momentum 1 Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya mengajak seluruh muzaki dan masyarakat untuk terus memperkuat semangat persaudaraan serta kepedulian sosial. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan visi mewujudkan Kota Tasikmalaya yang maju, religius, dan sejahtera dapat terwujud di tahun yang baru ini.
BERITA15/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS RI Cetak Generasi Unggul, Mayoritas Lulusan SCB Diterima di PTN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak 54 santri atau sekitar 75 persen dari total lulusan tahun 2026 berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui sejumlah jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Jumlah lulusan SCB yang diterima di PTN terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun sebelumnya persentase santri yang diterima di PTN berada pada kisaran 40 hingga 50 persen, kini angka tersebut meningkat menjadi 75 persen.
Dari total santri yang diterima, sebanyak 13 orang lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), 9 orang melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 28 orang melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), dan 4 orang melalui jalur prestasi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh santri Angkatan 4 SMA Cendekia BAZNAS yang berhasil lulus dengan hasil yang memuaskan.
Menurutnya, keberhasilan para santri masuk perguruan tinggi merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan selama menempuh pendidikan di SCB.
"Alhamdulillah, para siswa hari ini telah lulus dari SCB. Kegembiraan tersebut semakin bertambah karena sebagian besar lulusan juga telah diterima di berbagai kampus unggulan," ucap Idy, dalam acara Wisuda Santri "Lepas Tunas Muzaki" Sekolah Cendekia BAZNAS, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6/2026).
Idy menegaskan, BAZNAS RI akan terus mendukung pengembangan SCB agar mampu melahirkan lebih banyak generasi unggul yang tidak hanya berhasil secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan nilai-nilai keislaman yang kuat.
"Terkait dengan indeks kualitas sekolah, lulusan SCB diharapkan terus berprestasi karena kualitas alumni menjadi salah satu ukuran keberhasilan sekolah," ujar Idy.
Idy juga berharap, seluruh lulusan SCB menjadi generasi unggul yang mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Deputi II Bidang Pendistribusiaan dan Pendayagunaan BAZNAS RI Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menegaskan, SCB merupakan salah satu program prioritas yang mendapatkan perhatian khusus dari BAZNAS RI.
"Dari sisi perhatian kelembagaan, SCB mendapatkan perhatian yang lebih dibandingkan program-program lainnya. Dan yang paling penting adalah alokasi anggaran. SCB termasuk unit dengan biaya pendidikan per siswa yang cukup besar dibandingkan program lainnya. Ini menunjukkan bahwa BAZNAS memiliki harapan yang sangat besar terhadap pendidikan," katanya.
Imdadun juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, donatur, dan mitra yang selama ini turut berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di SCB sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) Ahmad Kamaluddin Afif., S.Pi., M.M., Gr., menyampaikan, SCB mencatat kemajuan yang siginifikan. Jumlah santri tahun 2026 yang lolos diterima PTN meningkat hingga 75 persen dari tahun sebelumnya.
"Selain di PTN, sebagian santri yang lulus juga ada yang sengaja memilih perguruan tinggi swasta unggulan. Mengapa demikian? Karena beberapa di antaranya memperoleh skema beasiswa penuh (full funded) dan kualitas kampus yang mumpuni," ujar Ahmad.
Ia mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan BAZNAS RI, para muzaki, donatur, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan dan pembinaan santri.
Pada kesempatan tersebut, JNE turut menyalurkan bantuan sarana pendukung belajar-mengajar di Sekolah Cendekia BAZANS berupa sejumlah unit laptop senilai Rp101 juta.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS RI
Kurban Berkah Berdayakan Desa BAZNAS 2026 Serentak Digelar di 103 Titik se-Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (27/5/2026). Penyembelihan hewan kurban dilakukan di 103 titik balai ternak BAZNAS yang tersebar di 15 provinsi.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan program Kurban Berkah Berdayakan Desa merupakan komitmen BAZNAS RI untuk menjadikan ibadah kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus penguatan kesejahteraan masyarakat desa.
Melalui program ini, BAZNAS RI mengoptimalkan hilirisasi hasil peternakan dengan menyiapkan 3.359 ekor ternak bakalan jantan komoditas lokal yang dikelola langsung oleh 2.089 peternak binaan di berbagai daerah.
“Intinya, semua program BAZNAS bertujuan memberdayakan masyarakat. Kita ini umat Islam mayoritas di Indonesia, tetapi kontribusi ekonomi kita masih perlu diperkuat,” jelas Sodik di acara penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Rabu (27/5/2026).
Selain aspek ekonomi, ia mengatakan program Kurban Berkah Berdayakan Desa juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan serta membantu pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi keluarga prasejahtera, ibu hamil, dan anak-anak.
Sodik juga menegaskan program tersebut diarahkan sebagai kontribusi aktif BAZNAS RI dalam penguatan ekosistem peternakan umat yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
“Kami berharap program pemberdayaan berbasis peternakan ini dapat melahirkan mustahik yang mandiri serta mampu meningkatkan taraf kesejahteraannya. Kami juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Kuningan beserta jajaran, DPRD, Kemenag, PT Sumber Alfaria Trijaya selaku mitra, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penguatan program pemberdayaan BAZNAS RI,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS. Ia menilai, Program Kurban Berdayakan Desa yang diinisiasi BAZNAS sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Kuningan yang selama ini masih menghadapi tantangan kemiskinan dan pengangguran di atas rata-rata Jawa Barat.
“Program ini bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas ekonomi. Tentu dengan meningkatkan kapasitas ekonomi Insyaallah ini kesejahteraan akan semakin meningkat,” ujar Dian.
"Saya kira program ini (Kurban Berkah Berdayakan Desa) menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana ibadah kurban bisa berdampak sosial dan berdampak ekonomi. Ini saya optimistis melalui pengolahan kurban yang profesional yang selama ditunjukkan oleh BAZNAS, Insyaallah ya, Kuningan semakin sejahtera," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M., mengatakan, program ini merupakan langkah nyata untuk menghadirkan manfaat kurban yang lebih luas, tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.
Menurutnya, hadirnya program Kurban Berkah Berdayakan Desa sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Daerah, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya.
“Kita ingin menunjukkan bahwa kurban hari ini bukan hanya tentang distribusi daging, tetapi juga tentang membangun kemandirian ekonomi umat, menciptakan lapangan usaha, dan memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan kesejahteraan,” katanya.
Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kab. Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E.; Kepala Kementerian Agama Kab. Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si.; Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M.; serta Area Koordinator Plumbon Alfamart, Agustia Solihin.
BERITA27/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Optimalisasi Pengelolaan ZIS, UPZ Kelurahan Cipedes Gencarkan Program KOIN BAZNAS
Upaya untuk mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terus dilakukan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kelurahan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Langkah strategis yang kini menjadi fokus utama adalah optimalisasi program "KOIN BAZNAS" (Kotak Infak BAZNAS Kota Tasikmalaya) sebagai instrumen jemput bola sedekah masyarakat.
Program ini diinisiasi untuk mempermudah masyarakat di tingkat kelurahan dalam menyalurkan infak dan sedekah secara rutin, transparan, dan terukur. Dengan menyebar KOIN BAZNAS di berbagai titik strategis mulai dari kantor pelayanan publik, masjid, hingga warung-warung warga diharapkan potensi filantropi Islam di Kelurahan Cipedes dapat terhimpun secara maksimal.
Ketua UPZ Kelurahan Cipedes menyampaikan bahwa keberadaan KOIN BAZNAS bukan sekadar wadah pengumpulan dana, melainkan upaya edukasi bagi warga akan pentingnya berbagi melalui cara yang mudah.
"Kami ingin menjemput bola. Dengan hadirnya KOIN BAZNAS di lingkungan Cipedes, masyarakat tidak perlu bingung lagi ke mana harus menyalurkan infak hariannya. Dana yang terkumpul nantinya akan dikelola secara profesional oleh BAZNAS Kota Tasikmalaya dan diprioritaskan untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan, seperti santunan dhuafa, bantuan pendidikan, maupun modal usaha kecil," ujarnya.
Melalui gerakan ini, UPZ Kelurahan Cipedes mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan jamaah masjid untuk turut berpartisipasi aktif dalam mengisi KOIN BAZNAS. Setiap rupiah yang disedekahkan melalui program ini diharapkan menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan sekaligus menjadi ladang amal bagi pemberi sedekah.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
Silaturahmi BAZNAS RI dan Dubes Qatar Perkuat Sinergi Kemanusiaan Global
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kedutaan Besar Qatar untuk Indonesia di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang diplomasi kelembagaan, tetapi juga bagian dari upaya mempererat silaturahmi strategis antara BAZNAS RI dengan Pemerintah Qatar.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua belah pihak menegaskan pentingnya memperkuat hubungan persahabatan serta menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas di bidang kemanusiaan dan pemberdayaan umat. Silaturahmi ini juga secara khusus membahas dinamika dan tantangan ekonomi keumatan, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini.
Ketua BAZNAS RI menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Kedutaan Besar Qatar, sekaligus menekankan bahwa kolaborasi antarnegara menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk pengentasan kemiskinan dan penanganan krisis global. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga memaparkan berbagai program pembinaan dan pemberdayaan umat yang selama ini telah dijalankan, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh masyarakat.
Penjelasan program merupakan komitmen dan pertanggungjawaban BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat nasional yang profesional, transparan, dan berdampak.
Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS RI, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. M. Hasbi Zaenal, Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama, dan Harmonisasi BAZNAS RI Khuzaifah Hanum, Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri M. Faris Amiruddin, serta staf/relation officer Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri Rendy.
Sementara itu, dari pihak Kedutaan Besar Qatar hadir Duta Besar Qatar untuk Indonesia H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, didampingi oleh Mr. Talab Ali H.A. Al-Marri selaku Second Secretary.
Audiensi ini membahas sejumlah potensi kerja sama strategis, di antaranya penguatan pengelolaan zakat lintas negara, dukungan terhadap program-program kemanusiaan global, serta peluang kolaborasi dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah, termasuk kawasan terdampak konflik dan bencana.
Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar sepakat untuk terus memperkuat silaturahmi dan komunikasi kelembagaan sebagai fondasi dalam membangun kerja sama jangka panjang, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan penguatan solidaritas umat di tingkat global.
Diharapkan melalui sinergi ini, hubungan antara BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar dapat semakin erat, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan umat di kancah internasional.
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS RI
Pererat Kemitraan, BAZNAS RI dan Kedubes Türkiye Jajaki Kerja Sama Strategis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia di Kedutaan Besar Türkiye, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk menjalin kerja sama melalui delapan program strategis yang telah disiapkan. Ia menegaskan, hubungan antara BAZNAS RI dan pihak Türkiye selama ini telah terjalin sangat erat, baik melalui Kedutaan Besar, lembaga pemerintah, maupun yayasan, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial.
“Kerja sama antara BAZNAS RI dan pihak Türkiye telah berjalan sangat erat, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial,” ujar Sodik.
Sodik menambahkan, rekam jejak kemitraan tersebut telah melahirkan berbagai program konkret, di antaranya penghargaan kepada Turkish Cooperation and Coordination Agency (T?KA) sebagai Best International Corporate Partner pada ajang BAZNAS Awards 2025 atas kontribusinya dalam mendukung program pengembangan ekonomi.
Selain itu, Sodik menambahkan, kerja sama pemberdayaan ekonomi juga telah dijajaki bersama T?KA oleh BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, di antaranya melalui pengembangan program Kafe Difabis Coffee and Tea, Pesantren Tahfiz Difabel, serta sertifikasi halal bagi pelaku UMKM sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
Sodik menyebutkan, BAZNAS RI juga telah melakukan dialog kemanusiaan dan pengelolaan zakat bersama pihak Kedutaan Besar Türkiye, termasuk audiensi dengan Atase Agama Kedutaan Türkiye pada Februari 2025 guna memperkuat sinergi dalam peningkatan kesejahteraan umat.
Dalam aspek kemanusiaan, lanjut Sodik, BAZNAS RI turut berperan aktif dalam penanganan bencana gempa di Türkiye pada 2023 dengan berkoordinasi bersama Kedutaan Besar Türkiye di Indonesia dan AFAD untuk menyalurkan bantuan berupa dana, logistik, selimut, serta obat-obatan, sekaligus menerjunkan tim tanggap bencana ke lokasi terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., menyoroti pentingnya kesinambungan program pemberdayaan di sektor pendidikan. Ia berharap sinergi dengan pemerintah Türkiye dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendukung optimalisasi program beasiswa pendidikan dan pengembangan Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB).
“Kami sangat berharap kolaborasi strategis ini terus berjalan secara berkelanjutan, terutama dalam memfasilitasi akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat program beasiswa dan operasional Sekolah Cendekia BAZNAS,” ujar Zainut.
Sementara itu, Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Küçükcan, menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia yang memiliki lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat dan dana sosial keagamaan seperti BAZNAS.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama multisektor melalui lembaga resmi di bawah pemerintah Türkiye, seperti Türkiye Diyanet Vakf? (TDV), T?KA, K?z?lay, dan AFAD. Audiensi tersebut turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI, Wakil Ketua, Kepala Divisi Pengumpulan Luar Negeri, Kepala Bagian Humas, serta Atase Agama Kedutaan Besar Türkiye di Indonesia.
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Dirikan Empat Tenda Sekolah untuk Ratusan Anak di Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi mengoperasikan empat unit tenda sekolah bagi anak-anak pengungsi di wilayah Az-Zawayda, Gaza Tengah. Langkah ini diambil sebagai respons atas hancurnya fasilitas pendidikan formal akibat konflik yang berkepanjangan, sehingga kebutuhan akan ruang belajar darurat menjadi sangat mendesak.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyebut, kehadiran tenda sekolah ini sebagai bentuk komitmen berkelanjutan bangsa Indonesia dalam mendukung masa depan Palestina. Langkah ini diharapkan mampu memulihkan semangat belajar anak-anak di tengah situasi sulit.
"Kami memahami bahwa pendidikan tidak boleh terhenti meski dalam situasi perang. Tenda-tenda ini adalah simbol harapan agar anak-anak Gaza tetap memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan," jelas Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Pembangunan sekolah darurat yang berlokasi di dekat Kamp "Ard Az-Zaitoun" ini disebutnya menampung sekitar 550 hingga 600 pelajar, baik laki-laki maupun perempuan. Fasilitas ini juga akan menerapkan sistem pendidikan formal dengan menggunakan kurikulum asli Palestina guna memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga.
Menurutnya, selain materi akademik, sekolah ini juga membuka program tambahan berupa kelas pendidikan dan hafalan Al-Qur’an yang sejauh ini telah diminati oleh sekitar 100 pendaftar. Sodik Mudjahid menegaskan, BAZNAS akan terus mengawal operasional sekolah ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh para pengungsi di wilayah Az-Zawayda dan sekitarnya.
“Pengawasan operasional di lapangan dilakukan langsung oleh mitra lokal, Darul Quran Alkarim Wassunah, guna menjamin distribusi bantuan dan proses belajar berjalan lancar. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memulihkan psikologis anak-anak Gaza melalui lingkungan sekolah yang aman dan terstruktur di tengah keterbatasan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Sodik menjelaskan, untuk menjaga efektivitas belajar, jadwal kegiatan belajar mengajar dibagi menjadi empat sesi berdasarkan gender dan tingkatan kelas, mulai dari jenjang SD hingga SMP. Pembagian ini dilakukan untuk memaksimalkan kapasitas empat unit tenda yang tersedia di lokasi pengungsian tersebut.
Kehadiran sekolah darurat ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh anak-anak di Gaza yang telah lama merindukan suasana belajar. Suasana haru sekaligus penuh semangat menyelimuti sekolah darurat saat anak-anak tersebut secara serempak meneriakkan orasi yang menegaskan identitas dan kehormatan bangsa mereka. Dengan suara lantang, mereka berseru, "Kemuliaan dan keabadian bagi para syuhada kita yang saleh dan Al-Quds milik kita"
Seruan ini menjadi bukti bahwa selain mengejar ilmu pengetahuan, sekolah darurat ini juga menjadi ruang bagi generasi muda Gaza untuk merawat ingatan dan harapan akan masa depan tanah air mereka Mari lanjutkan aksi nyata ini dengan meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina melalui sedekah terbaik Anda melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS.
BERITA04/05/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Beri Santunan Bagi 15 Keluarga Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan santunan bagi 15 keluarga korban meninggal kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Selain bantuan tersebut, sebelumnya BAZNAS RI juga telah menerjunkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) sejak awal kejadian untuk membantu proses evakuasi serta memberikan pertolongan medis awal sebelum para korban dirujuk ke rumah sakit terdekat. Selain itu, layanan kesehatan, mobil ambulans, hingga bantuan logistik seperti makanan ringan dan air minum juga turut disalurkan kepada para korban kecelakaan.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang terjadi. Ia menegaskan, BAZNAS memiliki mandat untuk hadir, termasuk dalam setiap kondisi darurat melalui unit tanggap bencana yang dimiliki BAZNAS.
“Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta,” ujar Sodik saat menghadiri pemakaman korban kecelakaan kereta di TPU Karet Bivak, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
“BAZNAS, sesuai dengan salah satu misi dan tugasnya, memiliki unit tanggap bencana. Tahun ini, kami juga menambah unit, yakni tanggap duafa. Dalam penanganan bencana, begitu peristiwa terjadi, kami secara otomatis mengirimkan berbagai dukungan,” ujar Sodik.
Ia menjelaskan, selain santunan kepada keluarga korban meninggal dunia, BAZNAS juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya.
Sodik mengatakan, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada tahap awal. BAZNAS juga membuka peluang dukungan lanjutan, khususnya bagi anak-anak yatim yang memenuhi kriteria dan membutuhkan perhatian lebih.
Sodik menuturkan, BAZNAS memiliki sejumlah program yang dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan terpadu, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), bantuan perumahan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha kecil.
"Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh,” kata Sodik.
Sodik juga memastikan, tim BAZNAS telah berada di lokasi sejak awal kejadian dan akan terus memberikan dukungan hingga proses penanganan selesai. “Sebagai tambahan, sebelumnya kami hanya memiliki tim tanggap bencana, namun kini telah diperkuat dengan tim tanggap duafa,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno, S.IP., menyampaikan, pihaknya telah mengerahkan berbagai unsur untuk membantu penanganan dampak kecelakaan di Bekasi, termasuk BAZNAS, Damkar, BNPB Jakarta, hingga PMI.
“Langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi. Terkait kompensasi atau bantuan untuk keluarga, Insya Allah pasti sudah berjalan, khususnya di DKI Jakarta. Tadi BAZNAS juga telah memberikan bantuan. Jika ada kejadian seperti ini, pasti kita akan memberikan bantuan. Bantuan dalam konteks ini juga mencakup hingga proses pemakaman,” jelas Rano.
Sementara itu, anak dari korban kecelakaan, Halimah, yang merupakan istri dari amil BAZNAS RI, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan BAZNAS.
Dalam peristiwa tersebut, salah satu korban, Nuryati (65), diketahui meninggalkan delapan orang anak dan enam orang cucu.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, mulai dari penyediaan ambulans hingga santunan uang duka. Terima kasih juga atas kunjungan dan perhatian kepada keluarga kami,” ujar Halimah.
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS RI
Terima Keppres, Kepengurusan Baru BAZNAS Siap Perkuat Peran Strategis Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima Surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan pimpinan kepengurusan BAZNAS periode 2026 hingga 2031.
Keppres tersebut diserahkan langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri sekaligus Ex Officio BAZNAS RI Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si., kepada Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., bersama jajaran Pimpinan BAZNAS RI periode 2026-2031, di Gedung Kementerian Agama (Kemenag) RI, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Turut dihadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Lembaga, dan Pembinaan Daerah Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Kajian, Inovasi, dan Perencanaan H. Ending Syarifuddin, M.E., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan, Digitalisasi, dan Operasional H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian Hj. Neyla Saida Anwar, SS, SE, SH, M.Hum.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan, komposisi kepengurusan saat ini merupakan kombinasi yang baik karena terdiri dari berbagai keahlian yang diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja dan memperkuat peran strategis BAZNAS.
“Kami bersyukur memiliki tim yang kuat, terdiri dari berbagai unsur yang kompeten, baik dari sisi pemerintahan, keuangan, serta digitalisasi,” katanya.
Dengan komposisi tersebut, Sodik menegaskan, kepengurusan baru BAZNAS akan memfokuskan upaya pada penguatan peran zakat dalam pembangunan ekonomi umat sekaligus mendorong peningkatan nilai keadilan sosial.
Lebih lanjut, Sodik menegaskan, BAZNAS akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk sektor swasta. Kami memohon dukungan dari seluruh pihak agar upaya ini dapat berjalan dengan baik,” kata Sodik.
Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Fatoni menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam membantu mengatasi berbagai permasalahan sosial di Indonesia.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, BAZNAS mampu menghadirkan terobosan-terobosan strategis dalam pengelolaan zakat untuk semakin meningkatkan kemaslahatan umat.
“Dalam empat tahun ke depan, kami berharap BAZNAS dapat melakukan terobosan-terobosan strategis, sehingga program pemberdayaan benar-benar memberikan manfaat nyata,” kata Fatoni.
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS RI
Bantuan 15.000 Paket Sembako BAZNAS Diterima Masyarakat Palestina
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dari masyarakat Indonesia berupa 15.000 paket sembako telah diterima masyarakat Gaza, Palestina.
Masyarakat Gaza menyambut dengan bahagia dan penuh haru bantuan paket sembako BAZNAS. Sebelumnya, bantuan tersebut telah dilepas secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI pada Februari 2026 sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan Indonesia dalam membantu rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis berkepanjangan.
Sekretaris Utama BAZNAS RI sekaligus Sekretaris Satgas Palestina, Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan tersebut dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza.
“Alhamdulillah, setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi lintas negara yang panjang, bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia akhirnya tiba dan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza,” ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Subhan menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut melibatkan kerja sama dengan mitra internasional, seperti Misr Alkhoir di Mesir, guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak secara tepat.
“Bantuan tersebut adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang harus segera kami (BAZNAS) distribusikan secara bertanggung jawab melalui mitra terpercaya di lapangan. Kami memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada seluruh pihak yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung proses penyaluran bantuan tersebut, mulai dari para muzaki, para amil hingga mitra di lapangan.
Ia menegaskan, BAZNAS akan terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional dalam menyalurkan amanah masyarakat Indonesia untuk membantu masyarakat Palestina secara berkelanjutan.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS RI

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Lihat Daftar Rekening →