Berita Terbaru
Warga Binaan dan Pegawai Lapas Kelas II B Tasikmalaya Laksanakan Penuaian Zakat Fitrah dan Pembayaran Sedekah
Senin, 16 Maret 2026. Warga binaan bersama pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tasikmalaya melaksanakan kegiatan penuaian zakat fitrah dan pembayaran sedekah bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan, khususnya dalam momentum Ramadan. Dalam suasana tertib dan khidmat, warga binaan dan pegawai secara sukarela menunaikan kewajiban zakat fitrah serta melakukan pembayaran sedekah.
Pihak Lapas Kelas II B Tasikmalaya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual warga binaan. “Melalui penuaian zakat fitrah dan pembayaran sedekah ini, kami berharap warga binaan dapat semakin memahami nilai-nilai keagamaan serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujar perwakilan Lapas.
Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter, khususnya dalam menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan di lingkungan Lapas.
Dana yang terhimpun dari zakat fitrah dan sedekah selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), khususnya di wilayah Kota Tasikmalaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, baik di kalangan warga binaan maupun pegawai Lapas.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Kota Tasikmalaya Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Safari Ramadhan Bersama Pemkot Tasikmalaya
BAZNAS Kota Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kota Tasikmalaya yang dirangkaikan dengan Safari Ramadhan, bertempat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh agama, pimpinan BAZNAS Kota Tasikmalaya serta masyarakat Kota Tasikmalaya. Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Wali Kota Tasikmalaya menyerahkan berbagai bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Wali Kota Tasikmalaya bersama Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya menyerahkan sejumlah bantuan kepada para penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Tasikmalaya tersebut meliputi paket Peduli Ramadhan untuk masyarakat, beasiswa BAZNAS dalam negeri bagi mahasiswa, serta bantuan bagi lembaga keagamaan di Kota Tasikmalaya.
Selain penyaluran bantuan, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penunaian zakat secara langsung oleh pimpinan daerah, yang berasal dari unsur Forkopimda dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Momentum ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.
Kegiatan semakin khidmat dengan dilaksanakannya khataman Al-Qur’an oleh masyarakat Kota Tasikmalaya, sebagai bentuk rasa syukur dan upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, khususnya pada momentum peringatan Nuzulul Qur’an di bulan Ramadhan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap kegiatan Safari Ramadhan ini dapat memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong masyarakat untuk semakin aktif menunaikan zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat.
BERITA06/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
Gerakan Ekonomi Umat, BAZNAS RI Hadirkan Gerai ZIfthar Ramadan di 27 Kota se-Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan program ZIfthar sebagai sarana konsolidasi dan perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM binaan BAZNAS selama bulan suci Ramadan. Peresmian program ini dipusatkan di Kelurahan Kebon Manggis, Matraman, Jakarta, pada Kamis (26/2/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa ZIfthar merupakan langkah strategis untuk memberikan panggung bagi produk-produk UMKM agar lebih dikenal luas oleh konsumen di saat kebutuhan pangan meningkat selama Ramadan. Program ini serentak dijalankan di 30 titik yang tersebar di 27 Kabupaten/Kota dan 11 Provinsi di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, hari ini BAZNAS meluncurkan ZIfthar di 30 titik. Program ini hadir untuk memberikan akses pasar bagi produk UMKM binaan kami. Kita ingin memberikan sirkulasi ekonomi nyata bagi mereka selama 15 hari ke depan, agar keberkahan Ramadan juga dirasakan secara ekonomi oleh para mustahik binaan,” ujar Saidah.
Saidah menambahkan, seluruh stand yang ada di ZIfthar diberikan secara gratis kepada pelaku usaha tanpa pungutan biaya sewa. BAZNAS juga memberikan pendampingan sertifikasi halal dan perbaikan kemasan (packaging) agar produk mereka memiliki daya saing tinggi dan potensi pesanan berulang (repeat order) pasca Ramadan.
Dampak positif program ZIfthar ini dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM binaan. Sinta, pemilik "Dapur Bunda Sinta", mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam ZIfthar tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga menambah basis pelanggan barunya.
“Alhamdulillah, lewat ZIfthar Ramadan ini usaha saya meningkat dan konsumen bertambah. Produk unggulan saya seperti tapai ketan dan es kopyor kini makin banyak yang kenal dan pesan lewat WA. Harapannya kegiatan ini terus diadakan setiap tahun oleh BAZNAS,” ungkap Sinta.
Senada dengan Sinta, Rosdiana, UMKM binaan lainnya, mengaku sangat bersyukur atas fasilitas lokasi yang strategis dan bantuan modal yang diberikan. “Dari awal sampai sekarang, omzet saya paling tinggi di sini. Hari ini saya bawa 100 porsi dan alhamdulillah hampir habis semua. Selain dapat stand gratis, kami juga dibantu dana operasional dari BAZNAS,” jelas Rosdiana.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Prof. Dr. H. Bunyamin M.Pd.I., serta Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR Eka Budhi Sulistyo. Turut hadir pula Kepala Divisi Bank Zakat Mikro Noor Aziz, Sekretaris Kecamatan Matraman Ibnu Fajar, S.T., M.T., dan Sekretaris Kelurahan Kebon Manggis Sigit Priyono, S.Sos.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Distribusikan Selimut untuk Warga Gaza di Tengah Musim Dingin
?Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza, Palestina, yang terdampak konflik. Sebanyak 300 selimut telah didistribusikan kepada warga sebagai upaya menjaga kondisi fisik mereka di tengah cuaca dingin ekstrem.
?Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan, distribusi selimut ini menjadi prioritas mendesak mengingat banyak tempat tinggal warga Gaza yang mengalami kerusakan berat.
?"Kami menyadari bahwa saat ini warga di Kota Gaza tidak hanya berjuang melawan keterbatasan pangan, tetapi juga cuaca dingin ekstrem. Distribusi selimut ini adalah langkah nyata BAZNAS untuk memberikan kehangatan dan perlindungan bagi mereka, terutama bagi anak-anak dan lansia yang paling rentan terhadap penyakit akibat suhu rendah," tutur Saidah Sakwan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/2/2026).
?Menurut Saidah, aksi kemanusiaan ini ditujukan bagi warga yang saat ini bertahan di kamp-kamp pengungsian maupun bangunan sementara di wilayah Kota Gaza. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan sedikit kenyamanan di tengah krisis kemanusiaan yang terjadi.
Saidah juga menegaskan, BAZNAS terus berupaya memastikan bantuan dari rakyat Indonesia sampai ke tangan yang tepat.
?"BAZNAS tidak akan berhenti mengirimkan bantuan selama rakyat Palestina masih membutuhkan. Selimut-selimut ini membawa pesan cinta dan solidaritas dari masyarakat Indonesia. Kami memastikan amanah ini dikelola secara transparan dan akuntabel, mulai dari pengumpulan hingga implementasi langsung di lapangan seperti yang kita lakukan hari ini di Gaza," katanya.
?Lebih lanjut, Saidah mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan kepada saudara-saudara yang tengah berada dalam kondisi sulit. Ia meyakinkan bahwa dana yang disalurkan melalui BAZNAS akan dikelola dengan tepat sasaran.
?"Zakat Anda kami salurkan kepada mustahik yang tepat. Kami yakinkan masyarakat bahwa zakat menguatkan, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga menguatkan misi kemanusiaan dunia," jelasnya.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS RI
Berkah Ramadan untuk Palestina, BAZNAS RI Bagikan Hidangan Berbuka di Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan bagi masyarakat Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis. Sebanyak 1.314 paket hidangan berbuka di wilayah Gaza, Palestina.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyampaikan, pendistribusian hidangan berbuka ini merupakan prioritas utama BAZNAS agar warga Palestina dapat berbuka puasa dengan asupan nutrisi yang layak di tengah kondisi sulit.
“Pada Ramadan ini, kebutuhan pangan di Gaza menjadi berkali lipat lebih krusial. Melalui paket hidangan berbuka ini, kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana tetap memiliki kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa dan merasakan dukungan nyata dari masyarakat Indonesia,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Ia menekankan, pendistribusian ini merupakan langkah taktis untuk memastikan ketersediaan pangan bagi warga Gaza di tengah keterbatasan akses logistik selama bulan Ramadan.
“Paket bantuan ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang harus segera sampai ke tangan mereka yang membutuhkan. BAZNAS berkomitmen untuk terus berupaya menyalurkan bantuan secara konsisten guna memastikan kebutuhan dasar warga Gaza terpenuhi selama menjalankan ibadah puasa di situasi yang sulit ini,” tegas Kiai Noor.
Kiai Noor menambahkan, meskipun penyaluran logistik di wilayah Gaza mendapat tantangan karena situasi yang belum stabil, BAZNAS terus berkoordinasi dengan mitra-mitra kemanusiaan di lapangan agar bantuan dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat.
“Ramadan adalah bulan berbagi dan peduli. Kami berupaya agar kehadiran BAZNAS di Gaza dapat meringankan duka mereka yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian, sehingga mereka tetap bisa berbuka dengan layak,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan kepada saudara-saudara yang tengah berada dalam kondisi sulit. "Zakat menguatkan bukan hanya di Indonesia, tetapi juga menguatkan misi kemanusiaan dunia," tegasnya.
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
“Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal.
Menurut Rizaludin, ketentuan tersebut menjadi rambu atau dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian harus tetap berada dalam koridor syariah dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku.
Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pendanaan, program MBG dan pengelolaan zakat berada pada sistem yang berbeda. Program MBG merupakan program pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam.
"Karena itu, penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak masuk dalam kategori asnaf, termasuk program MBG," ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan zakat di BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan bangsa.
Dalam implementasinya, Rizaludin menyampaikan, program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf.
Sejalan dengan itu, Rizaludin juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat.
Ia menegaskan, amanah para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami (BAZNAS) menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” ujar Rizaludin.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1447 H / 2026 M
Bertempat di Sekretariat BAZNAS Kota Tasikmalaya Jalan H.Z. Mustofa Ruko Graha C7 Kelurahan Yudanegara Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, pada Rabu (23 Sya’ban 1447 H / 11 Februari 2026 M) telah dilaksanakan Musyawarah Penetapan Besaran Zakat Fitrah Tahun 1447 H / 2026 M.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Kota Tasikmalaya, Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Majelis Ulama Indonesia Kota Tasikmalaya, BAZNAS Kota Tasikmalaya, serta perwakilan Organisasi Masyarakat Islam Kota Tasikmalaya.
Berdasarkan hasil musyawarah, disepakati beberapa ketentuan sebagai berikut:
1. Besaran Zakat Fitrah Tahun 1447 H / 2026 M adalah sebesar 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras, sesuai dengan Majelis Ulama Indonesia melalui Fatwa MUI Nomor 65 Tahun 2022
2. Zakat fitrah dianjurkan dibayarkan dalam bentuk beras, dan apabila dibayarkan dalam bentuk uang ditetapkan sebesar Rp37.500,- (Tiga Puluh Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah) per jiwa
3. Masyarakat Kota Tasikmalaya dianjurkan untuk menunaikan Program Tasik Bersedekah sebesar Rp2.000,- (Dua Ribu Rupiah) per jiwa
4. Besaran fidyah ditetapkan sebesar 1 mud (± 6,7 ons) beras per hari.
Hasil musyawarah tersebut telah dituangkan secara tertulis dan ditandatangani oleh masing-masing perwakilan yang hadir sebagai bentuk kesepakatan bersama.
Dengan adanya penetapan ini, diharapkan masyarakat Kota Tasikmalaya dapat menunaikan zakat fitrah, fidyah, dan sedekah secara tepat waktu dan sesuai ketentuan syariat, sehingga pelaksanaan ibadah Ramadan 1447 H dapat berjalan dengan penuh keberkahan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya
Bantu Pemulihan Pascabencana di Sumatra, Anggota Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kinerja BAZNAS RI
Anggota Komisi VIII DPR RI lintas fraksi memberikan apresiasi atas kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang dinilai semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta penanganan persoalan sosial dan kebencanaan di Indonesia.
Anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni, S.E. (Fraksi Gerindra) menilai penyaluran dana BAZNAS telah tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami melihat penyaluran dana BAZNAS, baik untuk fakir miskin maupun daerah bencana, benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Karena itu kami tidak heran jika penerimaan BAZNAS terus meningkat. Kerja keras ini mohon dijaga dan dipertahankan. Saya memberikan dua jempol untuk BAZNAS,” ujar Husni dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI bersama BAZNAS RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Apresiasi serupa disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri Agus (Fraksi Golkar). Ia menilai kinerja BAZNAS menunjukkan capaian yang sangat positif, baik dari sisi program maupun peningkatan anggaran.
“Tidak bisa dipungkiri, kerja BAZNAS luar biasa. Peningkatan anggarannya juga sangat signifikan. Keberadaan BAZNAS sangat dirasakan, terutama dalam berbagai kerja sama dan program yang telah dijalankan,” kata Hasan Basri Agus.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq (Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa) mengapresiasi sinergi lintas lembaga dalam penanganan persoalan sosial dan kemanusiaan.
“Kami mengapresiasi kerja keras semua pihak, mulai dari Kementerian Sosial, BNPB, BPKH, hingga BAZNAS, dalam melayani dan melindungi masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi berbagai apresiasi tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menegaskan pentingnya peran negara dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen strategis pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.
“BAZNAS adalah amil zakat negara. Dengan demikian, negara hadir untuk memperkuat zakat, infak, dan sedekah dalam rangka pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat,” ujar Kiai Noor.
Ia juga menyampaikan progres bantuan pemulihan pascabencana di Sumatera pada bidang sosial keagamaan yang telah mencapai Rp80,5 miliar.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Ansory Siregar, Lc. menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan kolaborasi antar lembaga dalam penanggulangan bencana di Indonesia.
Ia mendorong Kementerian Sosial, BNPB, BPKH, dan BAZNAS untuk terus memperkuat sinergi agar penanganan bencana dan persoalan sosial dapat dilakukan secara lebih efektif dan terpadu.
RDP Komisi VIII DPR RI tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, antara lain Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. Dr. H. Zainulbahar Noor, S.E.M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA., CFRM, serta jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI lainnya.
BERITA04/02/2026 | BAZNAS RI
BAZNAS Tanggap Bencana Terus Lakukan Evakuasi dan Penanganan Darurat Longsor Bandung Barat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis, 29 Januari 2026.
Longsor yang dipicu hujan deras sejak siang hingga malam hari, mengakibatkan luapan air bercampur material lumpur dan tanah menimbun permukiman warga dan menyebabkan kerusakan parah. Bukan hanya itu, bencana ini juga menyebabkan 53 orang meninggal dunia dan 27 orang masih dalam pencarian.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Saidah menekankan, BAZNAS akan memberikan perhatian besar dan akan terus mendampingi penanganan hingga masa tanggap darurat selesai.
Saidah juga menyampaikan, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama unsur gabungan aktif terlibat dalam proses evakuasi korban, khususnya kelompok rentan seperti lansia, perempuan, dan anak-anak dan membawa mereka ke lokasi yang lebih aman.
“Sampai hari ini Tim BTB masih di lapangan membantu evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh petugas dan warga,” kata Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Saidah menjelaskan, berdasarkan data sementara tercatat sekitar 48 unit rumah mengalami kerusakan berat dan 48 unit rumah lainnya terdampak langsung bencana longsor. Termasuk satu unit tempat ibadah turut terdampak akibat bencana ini.
Selain membantu layanan evakuasi, kata Saidah, BAZNAS juga memberikan layanan Dapur Air guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak dan juga para relawan yang bertugas.
Saidah mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.
“Proses penanganan darurat akan terus dilakukan secara intensif dan terkoordinasi bersama seluruh pihak terkait, seiring dengan data dan kondisi lapangan yang bersifat dinamis,” ujarnya.
Saidah menambahkan, sebagai bagian dari respon darurat, BAZNAS Tanggap Bencana turut mendukung operasional posko utama yang berlokasi di Kantor Desa Pasirlangu serta titik pengungsian di Aula Desa dan GOR Desa Pasirlangu. Dukungan yang diberikan meliputi koordinasi lapangan, pendampingan evakuasi, serta pemantauan kebutuhan dasar para pengungsi selama masa tanggap darurat.
BERITA03/02/2026 | BAZNAS RI
Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengangkat tagline Zakat Menguatkan Indonesia untuk tahun 2026, termasuk di bulan Ramadan ini. Tagline tersebut menegaskan peran zakat sebagai kekuatan sosial nasional dalam menjawab berbagai tantangan di Indonesia, mulai dari kemiskinan hingga penanganan bencana.
Hal tersebut mengemuka pada "Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026, Zakat Menguatkan Indonesia" yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam menjadikan zakat sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi nasional.
“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.
Sebagai contoh, Kiai Noor menyoroti peran zakat dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
“Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya.
“Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor.
Sejalan dengan itu, Kiai Noor menilai, semangat kedermawanan masyarakat Indonesia cenderung meningkat menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Pada momentum tersebut, zakat, infak, dan sedekah menjadi mesin penggerak kesejahteraan bagi berbagai lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, arah kebijakan BAZNAS pada 2026 akan difokuskan pada penguatan respons kebencanaan, mulai dari tahap tanggap darurat, pemulihan, hingga rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. “Sejumlah program pemulihan pascabencana sudah kami siapkan dan sebagian telah berjalan, di antaranya Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, serta Kembali ke Masjid,” jelasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah wilayah yang masih menghadapi risiko bencana tinggi, seperti di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, yang menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan berbasis zakat. “Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor.
Selain kebencanaan, jelas Kiai Noor, BAZNAS juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya menguatkan Indonesia dari akar rumput.
Kiai Noor berharap, tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” dapat menjadi seruan bersama bagi seluruh elemen bangsa untuk bersatu memperkuat Indonesia melalui zakat, infak, dan sedekah. “Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya.
Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI sekaligus Ketua Panitia Ramadan BAZNAS 2026, H. Rulli Kurniawan, M.M., CMA., CFRM, beserta para amil dan amilat BAZNAS.
BERITA02/02/2026 | BAZNAS RI
Penerimaan dan Penyerahan Simbolis Donasi Peduli Bencana
Kepedulian terhadap korban bencana kembali ditunjukkan oleh organisasi perempuan di Kota Tasikmalaya. Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Tasikmalaya dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Cabang Tasikmalaya menyalurkan donasi Peduli Bencana untuk korban bencana di Sumatera, Aceh, serta longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
Donasi tersebut diterima secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tasikmalaya, Dr. Mohamad Hamim, MA. Adapun bantuan yang diserahkan terdiri dari donasi IIDI Cabang Tasikmalaya sebesar Rp10.000.001 dan donasi dari GOW Cabang Tasikmalaya sebesar Rp16.500.000.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Mohamad Hamim, MA menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta kontribusi nyata dari IIDI dan GOW Cabang Tasikmalaya. Ia menegaskan bahwa seluruh donasi yang diterima akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada para korban bencana di wilayah terdampak. Penyerahan donasi ini menjadi wujud sinergi dan kepedulian organisasi perempuan di Kota Tasikmalaya dalam mendukung aksi kemanusiaan serta memperkuat semangat gotong royong untuk membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.
BERITA30/01/2026 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Penyerahan Simbolis Bantuan Peduli Bencana dari Masyarakat Kota Tasikmalaya pada Acara Charity Run dan Open Donasi
Jum'at, 30 Januari 2026. Kepedulian masyarakat Kota Tasikmalaya terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana kembali ditunjukkan melalui kegiatan Charity Run dan Open Donasi Peduli Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat, yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis bantuan peduli bencana untuk Sumatera, Aceh, serta Bandung Barat, di Taman Kota Tasikmalaya.
Bantuan yang dihimpun dari partisipasi masyarakat Kota Tasikmalaya tersebut secara simbolis diserahkan kepada BAZNAS Kota Tasikmalaya dan Pemerintah Kota Tasikmalaya sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi dalam penyaluran bantuan kemanusiaan kepada daerah terdampak bencana.
Acara ini dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS, Wali Kota Tasikmalaya, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial terhadap korban bencana alam.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, komunitas, dan peserta Charity Run yang telah berkontribusi dalam penggalangan dana. Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian merupakan nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat Kota Tasikmalaya.
Sementara itu, perwakilan BAZNAS menyampaikan bahwa bantuan yang terkumpul akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada para korban bencana di Sumatera, Aceh, serta wilayah terdampak longsor di Cisarua, Bandung Barat. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam berbagai program kemanusiaan sebagai wujud kepedulian berkelanjutan. Melalui kegiatan Charity Run dan Open Donasi ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya solidaritas kemanusiaan serta mempererat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga pengelola zakat dalam membantu sesama yang membutuhkan.
BERITA30/01/2026 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Salurkan Bantuan Logistik dan Makanan Siap Saji untuk Warga Terdampak Banjir di Karawang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama BAZNAS Kabupaten Karawang mendistribusikan bantuan bahan logistik serta makanan siap saji kepada warga terdampak banjir di Dusun Pasirjengkol, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang.
Menurut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan M.A., penyaluran bantuan ini dilakukan secepatnya karena Dusun Pasirjengkol terisolir selama dua hari akibat genangan banjir. Sehingga tim BAZNAS segera mendatangi lokasi dan memberikan bantuan secepatnya.
“Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi darurat yang dialami warga akibat banjir yang telah melanda wilayah tersebut sejak sepekan terakhir,” kata Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Dusun Pasirjengkol diketahui telah terisolir selama dua hari akibat genangan banjir yang belum surut, sehingga akses keluar-masuk wilayah menjadi sangat terbatas. Kondisi ini juga menyebabkan aktivitas warga lumpuh, termasuk kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar, terutama makanan.
Selain terisolir, kata Saidah, beberapa warga juga memilih bertahan di rumahnya masing-masing dan menolak untuk dibawa ke lokasi pengungsian. Alasannya karena tetap ingin menjaga harta benda mereka agar tetap aman sehingga mereka memilih bertahan di rumahnya.
“Kondisi di Dusun Pasirjengkol sangat memprihatinkan, dengan akses keluar-masuk yang sangat terbatas dan aktivitas warga yang benar-benar lumpuh,” ujar Saidah. Karena itu kata Saidah, BAZNAS RI menurunkan tim untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh para korban banjir, baik yang berada di lokasi pengungsian maupun yang memilih menetap di rumahnya masing-masing. “Dalam kondisi seperti ini BAZNAS RI berupaya memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat. Bantuan yang disalurkan berupa bahan logistik kebutuhan pokok serta makanan siap saji yang dapat langsung dikonsumsi oleh warga terdampak, khususnya lansia, anak-anak, dan keluarga yang berada di titik-titik terisolir,” ujarnya.
BERITA26/01/2026 | BAZNAS RI
Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS, Paket Perlengkapan Belajar Disalurkan untuk Siswa Penyintas Banjir Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan paket perlengkapan belajar bagi siswa penyintas bencana banjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, sebagai bagian dari program Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, program tersebut merupakan ikhtiar BAZNAS untuk memastikan anak-anak tetap memperoleh akses pendidikan meskipun berada dalam situasi pascabencana.
“BAZNAS berkomitmen untuk memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan. Keterbatasan ekonomi akibat bencana tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk terus belajar,” ujar Kiai Noor dalam kegiatan penyaluran bantuan di Aceh, Senin (5/1/2026).
Kiai Noor menyampaikan, secara keseluruhan BAZNAS memberikan bantuan 20.000 paket perlengkapan siswa yang terdiri atas tas sekolah, sepatu, dan seragam, yang dibagikan kepada para siswa di tiga provinsi terdampak banjir di wilayah Sumatra, dan didistribusikan secara bertahap.
Selain bantuan pendidikan, BAZNAS juga menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah sebagai bagian dari dukungan pemulihan sosial dan keagamaan masyarakat. Bantuan tersebut meliputi 30.000 sarung dan mukena, 30.000 mushaf Al-Qur’an, serta karpet dan paket sound system masjid yang disalurkan di 500 titik di wilayah terdampak bencana.
“Wilayah Sumatra masih menjadi perhatian kami karena sejumlah daerah masih merasakan dampak banjir dan longsor yang berimbas langsung pada keberlangsungan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat,” kata Kiai Noor.
Ia menegaskan, BAZNAS akan terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga pada tahap pemulihan, termasuk memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan.
Kiai Noor juga berharap, “Semoga apa yang kita lakukan bersama ini dapat memberikan manfaat, menguatkan semangat anak-anak untuk terus belajar, serta menjadi keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang terlibat.”
Turut hadir dalam kegiatan pendistribusian bantuan tersebut jajaran Pimpinan BAZNAS, antara lain Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di lokasi pendistribusian.
BERITA05/01/2026 | BAZNAS RI
Bersama Menag, BAZNAS RI Salurkan Bantuan Prasarana Pendidikan untuk Madrasah di Pidie Jaya Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., menyalurkan bantuan prasarana pendidikan untuk Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya, Aceh, guna memulihkan layanan pendidikan yang terdampak banjir bandang.
Bantuan yang disalurkan meliputi alat tulis sekolah, sarung, serta perlengkapan pendukung kegiatan belajar mengajar bagi siswa dan guru MIN 5 Pidie Jaya.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. dan Ketua BAZNAS RI Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., di MIN 5 Pidie Jaya, Aceh, Jumat (19/12/2025).
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, pemulihan layanan pendidikan pascabencana menjadi salah satu prioritas yang harus segera ditangani secara bersama, terutama di wilayah terdampak cukup berat seperti Pidie Jaya.
“Kami (BAZNAS) bersama Kementerian Agama hadir untuk memastikan layanan pendidikan di madrasah dapat kembali berjalan. Bantuan ini memang belum seberapa, namun kami berharap dapat membantu memulihkan sekolah yang mengalami kerusakan agar proses pembelajaran dapat kembali berjalan meskipun dalam kondisi pascabencana,” ujar Kiai Noor.
Ia menambahkan, pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terputus, bahkan dalam situasi darurat sekalipun. Karena itu, BAZNAS RI berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam penanganan dampak bencana, terutama pada sektor pendidikan dan kemanusiaan.
“Bantuan yang disalurkan BAZNAS ini merupakan amanah dari masyarakat yang dihimpun melalui zakat, infak, dan sedekah. Salah satu pemanfaatannya saat ini kami arahkan untuk membantu pemulihan kehidupan sosial masyarakat pascabencana, termasuk sektor pendidikan,” kata Kiai Noor.
Lebih lanjut, Kiai Noor mendorong terbangunnya kolaborasi yang lebih luas antara BAZNAS, pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya guna memenuhi kebutuhan lanjutan pemulihan madrasah terdampak bencana.
“Pemulihan ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi berbagai pihak agar pemulihan kembali madrasah dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” kata dia.
Menurutnya, dukungan yang berkelanjutan dan terkoordinasi tidak hanya akan mempercepat rehabilitasi sarana pendidikan, tetapi juga memastikan kualitas layanan pembelajaran tetap terjaga bagi para siswa di wilayah terdampak.
"Kami akan terus memantau perkembangan pemulihan MIN 5 Pidie Jaya dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung keberlanjutan pendidikan dan ketahanan masyarakat pascabencana Sumatra," ucapnya.
Bangunan MIN 5 Pidie Jaya mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang yang terjadi pada akhir November lalu. Bangunan sekolah hilang tersapu arus, menyisakan fondasi pagar depan sepanjang sekitar lima meter.
BERITA20/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara di SDN Komplek Cieunteung
Hari Jum'at (12/12), BAZNAS Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang melanda beberapa wilayah pada pekan terakhir. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan SDN Komplek Cieunteung dan mendapatkan respons positif dari para guru serta siswa.
Selain penggalangan dana, BAZNAS juga menyelenggarakan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada para siswa. Materi disampaikan dengan metode yang sederhana dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar. Sosialisasi ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian, empati, serta mengajarkan pentingnya berbagi sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk memahami bahwa membantu sesama yang sedang tertimpa musibah merupakan bagian dari nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama. Anak-anak terlihat antusias saat mengikuti sesi edukasi, bahkan banyak yang bersemangat untuk ikut serta menyisihkan sebagian uang jajannya sebagai bentuk sedekah.
BAZNAS Kota Tasikmalaya mengapresiasi semangat para siswa, guru, serta pihak sekolah yang telah memberikan ruang dan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan ini. Dana yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada korban terdampak bencana melalui mekanisme penyaluran resmi BAZNAS.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi aksi penggalangan dana, tetapi juga momentum pembentukan karakter kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
BERITA12/12/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Distribusikan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendistribusikan air bersih bagi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat.
Penyaluran air bersih ini sebagai upaya respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Dalam aksi ini, BAZNAS menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar 150 kepala keluarga yang terdampak dan mengalami keterbatasan akses air layak konsumsi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan banjir membuat sumber air tercemar lumpur, limbah, bakteri E.coli, hingga virus penyebab diare dan leptospirosis. Dengan distribusi air bersih, para warga terdampak tidak perlu menggunakan air banjir yang tidak layak konsumsi sehingga risiko penyakit menurun drastis.
"Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia. Maka, BAZNAS memandang penting adanya air untuk membantu para warga memenuhi kebutuhan dasarnya," kata Saidah, dalam keterangan tertulis, Senin (1/12/2025).
Saidah menambahkan, tak mudah bagi tim kemanusiaan BAZNAS dalam menyalurkan bantuan. Akses menuju lokasi terdampak saat ini masih sangat terbatas.
"Jalan utama dipenuhi lumpur, material kayu, serta minimnya penerangan, sehingga tim BTB harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dan menantang untuk mencapai titik pendistribusian. Alhamdulillah, dengan keyakinan kuat, kami berhasil mengatasi setiap kendala yang ada," lanjutnya.
BAZNAS RI, menurut Saidah, akan terus hadir mendampingi warga terdampak hingga pulih seperti semua, melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. Saat ini, telah tersebar 32 titik pos bantuan BAZNAS di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang siap melayani masyarakat.
“Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS terus berupaya hadir untuk membantu pemulihan penyintas bencana," katanya.
Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui:
TRANSFER ZAKAT
A.n BAZNAS Kota Tasikmalaya
Zakat
Bank Syariah Indonesia (BSI): 700-827-0885
BTN Syariah: 731-216-0636
Layanan Muzaki
wa.me/6285180851331
BERITA02/12/2025 | BAZNAS RI
MANDJHA IVAN GUNAWAN SALURKAN DONASI UNTUK BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
Brand modest fashion terkemuka Mandjha Hijab Ivan Gunawan kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Dalam acara peluncuran koleksi hijab eksklusif “My First Love in Yokohama” yang digelar di Margocity Depok pada 30 November 2025, Mandjha Hijab secara resmi menyerahkan bantuan sebesar Rp150.000.000 untuk membantu korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera telah menyebabkan ribuan warga mengungsi, rumah dan fasilitas umum rusak, serta aktivitas masyarakat terhenti. Curah hujan
ekstrim dan meluapnya sungai di beberapa daerah membuat banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan segera. Situasi inilah yang menggugah kepedulian Ivan Gunawan dan Mandjha Hijab untuk kembali hadir melalui aksi nyata.
Donasi diserahkan langsung oleh Ivan Gunawan kepada H H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM. selaku DepuP I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, dalam sebuah seremoni simbolis yang berlangsung penuh makna. Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari program CSR Mandjha Ivan Gunawan di bawah payung besar “Hand Over Mandjha.”
Menurut Arifin, musibah kali ini bukan saja menghilangkan nyawa sebagian besar masyarakat setempat tetapi juga merenggut sumber kehidupan, akses jalan yang tertutup, alat komunikasi yang terputus, tidak ada pangan, tidak ada air bersih, dan masih banyak kerugian
dan penderitaan yang ditimbulkan akibat banjir bandang tersebut. “Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka dan meringankan beban mereka serta membuat mereka terlayani selama menjadi pengungsi sampai nanti masa recovery,” ungkap Arifin.
Karenanya, Arifin juga mengucapkan terima kasih kepada Ivan yang bertindak cepat dalam merespon bencana ini dengan memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban.
“BAZNAS mengucapkan kasih kepada H. Ivan Gunawan yang telah memberikan donasi untuk saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh yang sekarang ini terkena banjir bandang,” kata Arifin.
BERITA01/12/2025 | BAZNAS RI
Gelar Rakernis IT 2025, BAZNAS RI Optimalkan Modernisasi dan Digitalisasi Pengelolaan Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengoptimalkan modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat nasional melalui penguatan sistem manajemen berbasis data yang kokoh dan terukur, sebagai upaya menciptakan tata kelola zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan berdampak luas.
Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 dengan tema “Pemanfaatan dan Penguatan Digital Fundraising” untuk memperkuat ekosistem digital zakat di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga mempertemukan BAZNAS Daerah dan mahasiswa dalam ruang kolaborasi inovatif untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan zakat.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa modernisasi sistem digital menjadi keharusan bagi BAZNAS RI dalam merespons perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan publik terhadap layanan zakat yang lebih cepat dan efisien.
“InsyaAllah BAZNAS RI akan menjadi BAZNAS yang terbaik, khususnya dalam keterbukaan informasi publik. Ini merupakan komitmen yang telah dibangun sejak lama, komitmen untuk mengembangkan digitalisasi di seluruh Indonesia, bukan hanya di pusat,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Kiai Noor menyampaikan bahwa digitalisasi tidak hanya menjadi instrumen efisiensi, tetapi juga bagian dari penguatan kelembagaan dan tata kelola manajemen yang terus diperbarui.
“Kami mengapresiasi upaya digitalisasi ini karena alhamdulillah BAZNAS juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan lembaga publik yang transformal dan informatif. Penguatan kelembagaan dan manajemen, termasuk pelaporan melalui SIMBA, telah kita jalankan. Meski belum semua daerah siap, insyaAllah ke depan seluruh Indonesia akan memiliki transformasi digital yang sama dari pusat sampai daerah,” ucap Kiai Noor.
Menurut Kiai Noor, transformasi digital BAZNAS tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama menghadapi tantangan teknologi yang berkembang cepat.
“Kita memasuki era digital sehingga tidak mungkin SDM BAZNAS tidak memahami atau mengoperasikan sistem digital. Dalam lingkungan Prof. Nadratuzzaman sendiri ada transformasi digital termasuk bidang keamanan. AI juga menjadi tantangan; kita memperkuat bagaimana memanfaatkannya sekaligus mewaspadainya,” tuturnya.
Kiai Noor menambahkan bahwa lima tahun terakhir menunjukkan percepatan signifikan dalam transformasi digital BAZNAS dan dampaknya telah diakui di tingkat internasional.
“Terbukti, jaringan BAZNAS kini bersifat internasional bahkan menjadi rujukan zakat dunia. Karena itu, kami berterima kasih, melalui Rakernis ini kita dapat memastikan digitalisasi tidak pernah berhenti. Percepatannya begitu besar dan apa yang dilakukan di sini akan kita sampaikan kepada semua BAZNAS di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan, penguatan basis data menjadi pilar utama dalam transformasi digital yang dicanangkan BAZNAS.
“Digitalisasi yang terukur memungkinkan peningkatan akurasi pendataan mustahik serta mempercepat proses distribusi zakat,” katanya.
Ia menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan zakat, peningkatan literasi digital bagi amil zakat dan pemangku kepentingan, serta evaluasi atas pelaksanaan program digitalisasi yang telah berjalan.
“Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan aplikasi-aplikasi digital yang dikembangkan BAZNAS RI agar dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS Daerah, serta menampilkan berbagai inovasi melalui Mini Expo untuk menghasilkan rekomendasi penguatan sistem digital ke depan,” ujarnya.
Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional, Amb. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta perwakilan dari BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, para praktisi dan akademisi.
BERITA27/11/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Raih Penghargaan Lembaga Filantropi Terbaik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meraih penghargaan “Lembaga Filantropi Terbaik” dalam ajang Medan Sharia Investor City (MAINSTORY) 2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) atas kontribusi besar BAZNAS dalam pertumbuhan investor syariah melalui program Zakat dan Sedekah Saham Syariah.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, yang mewakili Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM, pada acara penganugerahan di Grand Ballroom JW Marriott, Medan, Sumatera Utara, Jumat (21/11/2025).
"Alhamdulillah, BAZNAS sangat bersyukur atas capaian sebagai Lembaga Filantropi Terbaik ini. Penghargaan ini, tentunya menjadi sebuah pengakuan atas kontribusi BAZNAS, serta dapat memacu BAZNAS untuk terus memberikan yang terbaik di setiap programnya," ujar Fitriansyah.
Program Zakat dan Sedekah Saham Syariah BAZNAS dinilai sebagai inisiatif filantropi paling progresif dengan capaian penghimpunan tertinggi di antara lembaga filantropi lainnya.
Inovasi ini menjadi tonggak penting dalam memperluas ekosistem filantropi syariah dan memperkenalkan instrumen pasar modal sebagai sarana kebaikan yang berkelanjutan.
"BAZNAS menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, donatur, investor syariah, serta para mitra strategis atas dukungan yang telah diberikan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BAZNAS untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat, memperkuat kolaborasi, dan memastikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi mustahik," kata Fitriansyah.
Prestasi ini melengkapi keberhasilan BAZNAS yang beberapa kali dinobatkan sebagai Lembaga Filantropi Terbaik dalam berbagai ajang penghargaan.
Acara MAINSTORY 2025 dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri pasar modal dan sektor real dalam memperkuat ekonomi syariah nasional serta meningkatkan literasi investasi syariah di masyarakat.
BERITA21/11/2025 | BAZNAS RI

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Lihat Daftar Rekening →