Berita Pendistribusian

BAZNAS RI Terjunkan Tim Tanggap Bencana Padamkan Karhutla di Kalbar dan Kalsel
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat menerjunkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Selain membantu proses pemadaman, BAZNAS juga memberikan dukungan kepada petugas dan masyarakat yang terdampak karhutla melalui pendirian dapur air, distribusi masker, serta makanan ringan.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyampaikan keprihatinannya atas kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalbar dan Kalsel.
"Sudah beberapa hari pemadaman karhutla dilakukan. Tim BTB kami terjunkan untuk membantu penanganan karhutla yang hingga kini masih menyisakan titik api dan asap," kata Sodik dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Sodik menyampaikan, dalam penanganan karhutla, BAZNAS tidak hanya membantu proses pemadaman, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar para petugas dan masyarakat sekitar dapat terpenuhi.
"BAZNAS terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Dapur air disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum dan menjaga kondisi fisik petugas selama bertugas di lapangan, serta bagi masyarakat yang terdampak karhutla," ujarnya.
Sodik menyampaikan, di tengah kondisi udara yang terdampak asap, BAZNAS menyalurkan masker kepada petugas dan masyarakat sekitar. Selain itu, BAZNAS turut menyalurkan makanan ringan untuk membantu memenuhi kebutuhan para petugas dan masyarakat.
"Akibat kebakaran ini, asap tebal menyelimuti sejumlah wilayah, bahkan sampai ke negeri tetangga. Karena itu, kebutuhan masker sangat penting saat ini. Jangan sampai banyak masyarakat yang terdampak mengalami gangguan kesehatan pernapasan," kata Sodik.
Lebih lanjut, Sodik mengatakan BAZNAS terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan respons penanganan karhutla berjalan efektif. Koordinasi dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat disalurkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
"Hingga saat ini, Tim BTB terus berupaya membantu memadamkan api. Kami berharap kebakaran hutan dan lahan ini segera padam sehingga dampaknya tidak semakin meluas dan berkepanjangan," ujarnya.
BTB03/09/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya

BAZNAS RI Bangun Masjid Darurat Bagi Penyintas Gempa di NTT
BAZNAS RI melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) membangun tiga masjid darurat untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Adapun lokasi tiga masjid darurat tersebut, di antaranya di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, serta dua lokasi lainnya di Kampung Kajulaki dan Desa Nangadhero yang berada di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan, pendirian tiga masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah kondisi yang serba terbatas pascagempa.
“Kami sangat berduka atas bencana gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. Saat ini BAZNAS terus mengerahkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat ini,” kata Sodik dalam keterangan tertulis Minggu (23/8/2026).
Menurut Sodik, kerusakan akibat gempa tidak hanya berdampak pada tempat tinggal dan fasilitas umum, tetapi juga masjid yang selama ini menjadi tempat masyarakat menjalankan ibadah. Kondisi itu membuat aktivitas keagamaan warga ikut terganggu, sehingga keberadaan masjid darurat menjadi kebutuhan yang perlu segera dipenuhi.
“Kita ketahui banyak bangunan yang rusak parah, termasuk masjid. Karena itu, sementara ini kami berupaya menghadirkan tiga masjid darurat agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman selama proses pemulihan berlangsung. Alhamdulillah, banyak relawan dan masyarakat turut membantu mendirikan masjid darurat ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, BAZNAS akan terus memantau kebutuhan masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah NTT. Bantuan akan diarahkan sesuai kondisi di lapangan, dengan memperhatikan kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat.
Ia berharap, keberadaan masjid darurat tersebut dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ibadah di tengah proses pemulihan. Dukungan dari berbagai pihak juga diharapkan terus mengalir sehingga masyarakat terdampak gempa di NTT dapat segera bangkit dan kembali menjalankan kehidupan secara normal.
Sementara itu, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Deden Nurjaman, yang melaporkan langsung dari lokasi gempa di NTT, mengatakan salah satu pembangunan masjid darurat dilakukan di lokasi Masjid Darul Arqam Talage di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, yang mengalami kerusakan parah akibat gempa sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan ibadah.
Deden menjelaskan, masjid darurat tersebut dibangun di halaman masjid dengan ukuran masjid darurat 10x12 meter dengan dibantu warga setempat secara gotong royong. Pembangunan ditargetkan segera rampung agar warga dapat kembali melaksanakan ibadah secara berjamaah.
“Alhamdulillah, per hari ini, insyaallah dalam tiga sampai empat hari ke depan masjid ini sudah bisa digunakan. Insyaallah, salat Jumat pada pekan depan juga sudah dapat dilaksanakan secara berjamaah bersama warga,” kata Deden.
Pada kesempatan tersebut, Pengurus Masjid Darul Arqam Talage, Ahmad Said, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran BAZNAS di Sambi Rampas, untuk membantu menyediakan tempat ibadah sementara bagi warga terdampak. Menurutnya, keberadaan masjid darurat akan memudahkan warga kembali melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah.
Ahmad menceritakan, kerusakan Masjid Darul Arqam Talage terjadi setelah gempa mengguncang wilayah tersebut seusai salat Subuh. Saat itu, masih terdapat jemaah yang berada di dalam masjid untuk melaksanakan ibadah dan beriktikaf.
“Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah membantu umat secara keseluruhan, khususnya umat di Sambi Rampas. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan BAZNAS,” ucap Ahmad.
Sebelumnya, BAZNAS telah menerjunkan sejumlah personel dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk membantu penanganan dampak gempa di NTT. Selain itu, BAZNAS menghadirkan bantuan pangan, dapur umum, dan dapur air untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
DARURAT_SOSIAL23/08/2026 | Humas BAZNAS RI

BAZNAS RI Distribusikan 1.900 Porsi Makanan Siap Saji untuk Penyintas Gempa NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan 1.900 porsi makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan pangan ribuan warga terdampak gempa bumi di Desa Nanga Mbaling dan Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan penyaluran makanan siap saji ini ditujukan untuk menjaga ketahanan fisik serta kesehatan para pengungsi di tengah situasi darurat bencana.
"Kami terus memastikan kebutuhan dasar seluruh korban terdampak gempa di Manggarai Timur terpenuhi secara cepat dan merata melalui dapur umum BAZNAS," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).
Selain pendirian dapur umum, kata Idy, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) juga terus menyisir pemukiman warga untuk memetakan kebutuhan logistik susulan yang paling mendesak.
Lebih lanjut, Idy mengatakan sinergi bersama pemerintah daerah dan relawan lokal terus diperkuat guna mempercepat proses evakuasi serta pemulihan pascabencana di kawasan tersebut.
"Kehadiran BAZNAS di lapangan merupakan amanah dari para donatur dan muzaki untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ujar Idy Muzayyad.
Sementara itu, personel Tim BTB RI Dede Nurjaman mengatakan penanganan di lapangan juga mencakup penyediaan fasilitas dapur air untuk menyuplai kebutuhan susu anak-anak, kopi, teh, serta makanan ringan bagi para pengungsi.
Dede menyebut distribusi makanan siap saji ini menyasar sejumlah titik pengungsian di Kecamatan Sambi Rampas, dengan sebaran penerima manfaat mulai dari 137 hingga 800 jiwa di tiap posko.
"Makanan siap saji ini kami antarkan langsung ke titik-titik posko pengungsian agar para korban gempa dapat mengonsumsinya secara tepat waktu," kata Dede.
Selain mengoperasikan dapur umum dan mendistribusikan makanan siap saji, BAZNAS RI juga telah mendirikan Posko Layanan Kesehatan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Mari berikan dukungan terbaik untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS dikotatasikmalaya.baznas.go.id/sedekah
BTB21/08/2026 | Humas BAZNAS RI

BAZNAS Distribusikan 1.000 Al-Qur’an di Kampung Baduy Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Lebak dan Gramedia mendistribusikan 1.000 mushaf Al-Qur`an Cordoba kepada masyarakat di Kampung Baduy, Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah sedekah sebanyak 4.933 eksemplar Al-Qur’an senilai Rp500.787.343 yang dihimpun dari pelanggan Gramedia dan peserta Happy Family Coloring. Secara keseluruhan, bantuan Al-Qur’an antara BAZNAS dan INH tersebut ditargetkan disalurkan ke empat provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Aceh, dan Sumatra Utara.
Penyaluran ini turut berkolaborasi dengan International Networking of Humanitarian (INH) agar bantuan dapat diterima masyarakat dengan tepat sasaran.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengapresiasi kolaborasi yang terus terbangun antara BAZNAS dan Gramedia dalam memperluas akses masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Terima kasih kepada Gramedia, pelanggan Gramedia, dan peserta Happy Family Coloring yang terus peduli kepada saudara-saudara yang masih memiliki keterbatasan akses Al-Qur’an, khususnya di wilayah pelosok dan 3T,” ujar Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
“Ini menjadi bukti kolaborasi yang baik antara BAZNAS, dunia usaha, dan masyarakat. Ketika kita bersatu, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” lanjutnya.
Idy menegaskan, BAZNAS memastikan amanah sedekah Al-Qur’an disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Mushaf yang didistribusikan akan diberikan kepada masjid, mushala, lembaga pendidikan, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan di empat wilayah sasaran, termasuk Kabupaten Lebak.
“Kita pastikan Al-Qur’an ini dibaca, diajarkan, dan diamalkan sehingga menjadi ladang pahala jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS, Gramedia Cordoba, dan INH dapat menjadi inspirasi bagi dunia usaha dan masyarakat untuk terus terlibat dalam gerakan berbagi sekaligus pemberdayaan umat.
“Gramedia merupakan salah satu mitra strategis BAZNAS yang terus membersamai BAZNAS dalam menyejahterakan umat, termasuk memberikan akses Al-Qur’an bagi masyarakat di pelosok. Semoga setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an ini menjadi keberkahan dan pahala bagi para donatur, Gramedia, INH, dan seluruh tim yang terlibat. Mari kita bersama-sama menjaga dan memakmurkan Al-Qur’an,” kata Idy.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, S.Sos. menyampaikan, komitmen BAZNAS dalam penyaluran bantuan Al-Qur’an tepat sasaran di wilayah Kabupaten Lebak.
Ia berharap kolaborasi BAZNAS, Gramedia Cordoba, dan INH ini menjadi inspirasi bagi dunia usaha lain untuk ikut bergerak dalam gerakan berbagi dan pemberdayaan umat
"Al Qur'an adalah kebutuhan dasar umat. Kehadirannya di masjid, mushola, dan lembaga pendidikan sangat vital untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat, khususnya di wilayah 3T seperti Leuwidamar Desa Sangkanwangi," ucapnya.
Sementara itu, Regional Manager Gramedia Singgih Hindratno menyampaikan, Program sedekah Al-Qur’an tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan dengan melibatkan pelanggan.
"Program sedekah Al-Qur’an ini sambut antusias oleh pelanggan Gramedia dan peserta Happy Family Coloring, dari hal itu Alhamdulilah kita bisa menyalurkan sedekah Al-Qur'an tersebut kepada saudara-saudara kita, khususnya di daerah pelosok Indonesia," ucapnya.
Singgih juga mengapresiasi BAZNAS yang telah memfasilitasi penyaluran sedekah Al-Qur’an sehingga bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap, kolaborasi tersebut bisa terus berkembang dan berkelanjutan untuk terus memperluas manfaat bagi umat.
DAKWAH21/08/2026 | Humas BAZNAS RI

BAZNAS Gerak Cepat Dirikan Posko Medis RSB Gempa NTT di Tengah Keterbatasan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) bergerak cepat mendirikan posko pelayanan medis bagi para korban gempa bumi di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan aksi cepat tanggap berupa penyediaan layanan kesehatan darurat ini berhasil didirikan oleh tim medis BAZNAS di tengah berbagai keterbatasan fasilitas dan aksesibilitas di lokasi bencana.
"Tim RSB Alhamdulillah pagi ini sudah standby membuka pos layanan kesehatan untuk para korban gempa NTT," jelas Sodik Mudjahid dalam keterangan tertulis, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, BAZNAS telah mengerahkan dua tim utama, yakni BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB), untuk mempercepat penyiapan bantuan darurat bagi para korban bencana gempa.
Ia meyakinkan bahwa pihaknya memfokuskan penyaluran bantuan pada kebutuhan mendesak seperti tenda pengungsian, layanan kesehatan, pasokan makanan, serta perlengkapan khusus ibu dan anak.
"Saat ini dana bantuan yang terkumpul sudah mencapai kurang lebih Rp6 miliar dan akan terus disalurkan melalui berbagai program darurat maupun pemulihan," katanya.
Berdasarkan data per pukul 16.00 WIB, Selasa (18/8/2026), gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) telah menimbulkan dampak luas dengan total korban jiwa akibat bencana yang diikuti ribuan gempa susulan tersebut mencapai 70 orang, dengan 1.182 orang mengalami luka-luka, 40.040 orang mengungsi, serta 11.952 rumah terdampak.
LAYANAN_MUSTAHIK20/08/2026 | Humas BAZNAS RI

BAZNAS Distribusikan 48.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/8/2026).
Adapun titik distribusi air bersih mencakup Desa Sekaro, Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Dusun Krikil, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, serta wilayah sekitar Kabupaten Kulon Progo. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, kekeringan membuat warga kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini menjadi perhatian BAZNAS untuk segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Tim BAZNAS Tanggap Bencana hadir untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Kami menyalurkan air langsung ke wilayah yang membutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama kekeringan,” ujar Sodik, dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, BAZNAS RI bersama BAZNAS Daerah akan terus memantau kebutuhan air bersih di wilayah terdampak agar penyaluran bantuan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
Menurutnya, penyaluran bantuan ini dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Sugiyanta S.Pdi. mengatakan, kekeringan membuat sebagian warga harus mencari sumber air yang semakin jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi perhatian BAZNAS untuk segera membantu masyarakat yang terdampak.
“Di tengah kondisi seperti ini, BAZNAS ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan air bersih sendirian. Kami hadir bersama BAZNAS RI untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai sulit didapat,” ujar Sugiyanta.
Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus berkoordinasi untuk memetakan wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.
Sebelumnya, BAZNAS RI telah menyalurkan 1,5 juta liter air bersih di 72 desa, 46 kecamatan, 14 kabupaten di 6 provinsi di Indonesia, termasuk penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.
BTB19/08/2026 | Humas BAZNAS RI

BAZNAS Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Gempa NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan dapur umum di wilayah terdampak bencana gempa bumi di Ponpes Pancasila, Desa mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) guna memastikan kebutuhan makanan para pengungsi terpenuhi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan, pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk pangan masyarakat menjadi salah satu prioritas BAZNAS dalam penanganan bencana gempa bumi di NTT.
"Dapur umum sudah mulai beroperasi untuk segera memproduksi sejumlah makanan dengan dibantu oleh sejumlah relawan dan warga setempat untuk menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat di pengungsian," ujar Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Idy mengatakan, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi dalam penyaluran bantuan kepada para pengungsi.
Lebih lanjut, Idy mengatakan, jumlah makanan yang diproduksi melalui dapur umum akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
"Yang paling penting adalah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Di samping menyediakan dapur umum, BAZNAS juga terus mengerahkan berbagai upaya untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan selama masa tanggap bencana," ujar Idy.
Idy menyampaikan, upaya pemenuhan kebutuhan pangan tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan BAZNAS untuk membantu masyarakat menghadapi situasi darurat pascagempa. BAZNAS akan terus berupaya hadir bersama masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat.
Idy menegaskan, BAZNAS akan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat terdampak untuk memastikan bantuan yang diberikan tetap sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“BAZNAS sangat prihatin atas musibah yang terjadi di NTT. Kita tahu banyak saudara-saudara kita yang terdampak dan membutuhkan bantuan. Karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana hingga masa pemulihan,” ujar Idy.
Mari bersama BAZNAS membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT melalui kotatasikmalaya.baznas.go.id/sedekah
BTB19/08/2026 | Humas BAZNAS RI

BAZNAS Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Kabupaten Sukabumi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak musibah.
Adapun bantuan yang didistribusikan meliputi paket sembako, alas tidur, selimut, hygiene kit, serta makanan siap saji. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus membantu memenuhi kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, M.H.I., M.Si., mengatakan BAZNAS berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana sebagai bentuk nyata kepedulian dan amanah dari para muzaki.
"BAZNAS bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat agar para penyintas dapat segera memperoleh kebutuhan pokok yang mereka perlukan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi cobaan," ujar Idy dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).
Ia menambahkan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan BAZNAS dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah.
"BAZNAS akan terus memperkuat respons kebencanaan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak agar penanganan bencana berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Ini adalah wujud nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki dapat menjadi sumber kekuatan untuk membantu sesama di saat-saat yang paling dibutuhkan," katanya.
Idy berharap bantuan yang telah disalurkan BAZNAS dapat membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
"BAZNAS juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap para penyintas bencana di berbagai wilayah Indonesia," katanya.
BTB03/08/2026 | Humas BAZNAS RI

BAZNAS Resmikan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) 2026, Targetkan 30 Unit
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial berkelanjutan. Pada tahun 2026 ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya menargetkan pembangunan dan peresmian sebanyak 30 unit Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tasikmalaya.
Sebagai bentuk transparansi dan wujud nyata pelayanan terhadap umat, peresmian serta peninjauan langsung dilakukan hari ini oleh Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, H. Nasihin, S.IP., didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tasikmalaya, Dr. Mohamad Hamim, MA. Keduanya turun langsung ke lapangan untuk menyapa para penerima manfaat sekaligus meresmikan penggunaan rumah baru tersebut di wilayah Kecamatan Cihideung.
Dalam arahannya saat peninjauan, Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, H. Nasihin, S.IP., menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program RLHB tahap awal di tahun 2026 ini. Menurutnya, program ini merupakan bentuk pengembalian amanah dari para muzakki (pemberi zakat) yang disalurkan kembali kepada mustahik (penerima zakat) yang benar-benar membutuhkan tempat tinggal yang sehat, aman, dan bermartabat.
"Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi fondasi awal untuk membangun keluarga yang sehat, produktif, dan berdaya. Melalui program RLHB 2026 dengan target 30 unit di Kota Tasikmalaya, kami ingin memastikan bahwa kehadiran BAZNAS dirasakan langsung oleh masyarakat bawah," ujar H. Nasihin di lokasi kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tasikmalaya, Dr. Mohamad Hamim, MA, menambahkan bahwa proses seleksi penerima manfaat dilakukan secara ketat dan transparan. Hal ini bertujuan agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diberikan kepada warga yang kondisi rumah sebelumnya tidak memenuhi standar kelayakan huni.
Suasana haru dan penuh syukur tampak jelas di wajah warga penerima manfaat di Kecamatan Cihideung saat pimpinan BAZNAS Kota Tasikmalaya menyerahkan kunci secara simbolis dan meresmikan rumah mereka. Selama ini, para penerima manfaat harus tinggal di hunian yang memprihatinkan, rawan bocor saat hujan, serta kurang layak dari segi kesehatan lingkungan. Dengan selesainya pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) ini, para penerima kini bisa menikmati hunian yang jauh lebih kokoh, bersih, dan sehat.
Pihak BAZNAS Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa program RLHB dengan target 30 unit ini akan terus dikebut pengerjaannya dan didistribusikan secara bertahap ke kecamatan-kecamatan lain di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya sepanjang tahun 2026. BAZNAS juga mengajak seluruh elemen masyarakat, para ASN, pengusaha, serta dermawan di Kota Tasikmalaya untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS, demi memperluas jangkauan kebaikan dan membantu lebih banyak warga yang membutuhkan.
RTLH31/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya

BAZNAS Kota Tasikmalaya Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Di tengah tantangan musim kemarau yang memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan uluran tangan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya menyalurkan bantuan distribusi air bersih sebanyak 1 tangki dengan volume 4.000 liter untuk warga yang bermukim di Kampung Tambir, RT 02 RW 05 Kelurahan Karanganyar Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.
Kegiatan penyaluran air bersih ini tidak berjalan sendiri. Aksi kemanusiaan tersebut merupakan wujud nyata dari kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, para mitra strategis, serta dukungan luas dari para agnia dan donatur dermawan di Kota Tasikmalaya. Sinergi lintas sektor ini dinilai sangat krusial dalam mempercepat penanganan darurat kekeringan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya dalam keterangannya menyampaikan bahwa krisis air bersih menjadi salah satu persoalan mendesak yang harus segera direspons bersama. Pihaknya mengapresiasi tinggi kepedulian para muzaki, agnia, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya (ZIS) melalui BAZNAS.
"Air adalah kebutuhan paling fundamental bagi kehidupan sehari-hari. Ketika sumber air warga mulai mengering akibat kemarau panjang, kehadiran kita bersama melalui kolaborasi erat dengan BPBD dan para donatur diharapkan mampu memberikan ketenangan sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih darurat bagi warga Kp. Tambir," ujarnya.
Warga Kp. Tambir menyambut antusias dan rasa syukur atas pendistribusian air bersih ini. Selama beberapa waktu terakhir, warga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan konsumsi, memasak, dan sanitasi, sehingga kehadiran truk tangki air dari BAZNAS dan BPBD ini menjadi bantuan yang sangat dinantikan.
Melalui aksi ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan para dermawan untuk terus memperkuat solidaritas sosial. Di tengah ujian kekeringan ini, gotong royong dan kepedulian bersama menjadi kunci utama agar warga yang terdampak dapat melewati masa-masa sulit dengan baik. BAZNAS terus membuka ruang kolaborasi dan donasi bagi masyarakat luas yang ingin berpartisipasi dalam program-program kemanusiaan selanjutnya.
BTB31/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya

BAZNAS Bagikan 50 Paket Bantuan Dalam Kegiatan Revitalisasi Tugu Koperasi
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya turut hadir dalam acara penting pencanangan Revitalisasi Kawasan dan Bangunan Tugu Koperasi yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Kegiatan nasional yang diselenggarakan di Jalan Mohammad Hatta, Kota Tasikmalaya, ini dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, bersama Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Walikota Tasikmalaya, pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya, perwakilan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (KUMKM Perindag) Kota Tasikmalaya, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program revitalisasi kawasan Tugu Koperasi yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya. Beliau menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
"Melalui momentum pencanangan revitalisasi ini, kami ingin memastikan bahwa pembangunan fisik kota harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial terhadap warga sekitar. Semoga 50 paket peduli yang diserahkan hari ini dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari warga kurang mampu di lingkungan Tugu Koperasi," ujar Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Sementara itu, pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama DPRD dan Dinas KUMKM Perindag menyambut baik sinergi yang terjalin dengan BAZNAS. Kehadiran BAZNAS dalam setiap agenda pembangunan dinilai sangat membantu mempercepat penanganan masalah kesejahteraan sosial di Kota Tasikmalaya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penataan kawasan Tugu Koperasi tidak hanya memperindah estetika kota dan menghidupkan kembali semangat berkoperasi, tetapi juga membawa berkah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar secara berkelanjutan.
LAYANAN MUSTAHIK25/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya

Kolaborasi Tahunan BAZNAS dan DKM Ash-Shodikin RSUD dr. Soekardjo Salurkan Santu
Wujud nyata kepedulian terhadap sesama kembali ditegaskan melalui sinergi berkelanjutan antara lembaga pengelola zakat dan pengurus rumah ibadah di fasilitas kesehatan publik. Mewakili pimpinan lembaga, jajaran Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya hadir menghadiri sekaligus menyukseskan kegiatan penyaluran santunan bagi anak yatim di lingkungan DKM Ash-Shodikin Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.
Dalam agenda sosial penuh berkah tersebut, sebanyak 100 anak yatim berhasil tersantuni. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu membawa kebahagiaan serta meringankan beban kebutuhan sehari-hari bagi para penerima manfaat.
Kegiatan penyaluran santunan ini merupakan program kolaborasi tahunan yang terjalin erat antara BAZNAS Kota Tasikmalaya dan DKM Ash-Shodikin. Kerja sama strategis ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) dari para pegawai serta tenaga medis di lingkungan RSUD dr. Soekardjo agar tepat sasaran dan memberikan dampak sosial yang luas.
Kehadiran perwakilan BAZNAS Kota Tasikmalaya menegaskan komitmen lembaga dalam memastikan setiap rupiah dana umat yang dititipkan melalui unit pengumpul zakat di instansi kesehatan dapat dikelola secara transparan dan disalurkan secara profesional kepada masyarakat yang berhak, khususnya anak-anak yatim di sekitar wilayah rumah sakit.
Dalam sambutannya, pihak manajemen RSUD dan pengurus DKM mengapresiasi sinergi yang telah lama terjalin dengan BAZNAS Kota Tasikmalaya. Kolaborasi ini dinilai sangat efektif dalam memperkuat jejaring kebaikan di lingkungan kerja, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kesibukan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan rutin tahunan ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya bersama DKM Ash-Shodikin berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak yatim dapat terus terjaga, serta menjadi inspirasi bagi instansi dan lembaga lainnya untuk turut mengoptimalkan pengelolaan zakat demi kesejahteraan umat.
DAKWAH22/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya

Wujud Nyata Kesejahteraan Umat BAZNAS Kota Tasikmalaya Sebar Bantuan di Hadapan ASN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya menggelar penyerahan bantuan sosial secara simbolis bertepatan dengan kegiatan apel pagi aparatur sipil negara (ASN) di Halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya dan dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak BAZNAS menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh ASN di Kota Tasikmalaya. Kontribusi pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para ASN tercatat mencapai angka Rp1,5 miliar.
Dana yang berhasil dihimpun tersebut kemudian diakumulasikan dan didistribusikan secara total sebesar Rp3,2 miliar kepada 14.672 penerima manfaat di berbagai wilayah Kota Tasikmalaya. Penyaluran ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan dana umat untuk kesejahteraan masyarakat.
Adapun rincian program penyaluran bantuan yang dilangsungkan pada bulan ini meliputi:
Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB): Sebanyak 10 unit rumah dengan alokasi masing-masing sebesar Rp17,5 juta.
Bantuan Pendidikan: Sebanyak 600 paket beasiswa yang menjangkau jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA dengan besaran masing-masing Rp250 ribu.
Bantuan Modal Usaha Guru Ngaji: Diberikan kepada 22 orang pelaku usaha dengan total anggaran Rp87,5 juta, di mana setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp5 juta.
Wali Kota Tasikmalaya dalam amanatnya saat memimpin apel pagi menyambut baik sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Beliau berharap bantuan yang disalurkan secara simbolis ini dapat meringankan beban masyarakat, mendongkrak perekonomian lokal melalui sektor UMKM, serta meningkatkan taraf hidup para mustahik di Kota Tasikmalaya.
EKONOMI PERKOTAAN20/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Tasikmalaya

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tasikmalaya.
Lihat Daftar Rekening →