WhatsApp Icon
BAZNAS Ajak Umat Pererat Persatuan Melalui Gerakan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan nasional melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah.

Pesan kebangsaan ini mengemuka dalam gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam pesannya menegaskan bahwa zakat memiliki peran ganda yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen kebangsaan yang sangat ampuh untuk mempererat tali persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, serta menyejahterakan umat secara adil dan merata,” tegasnya.

Sodik menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan gotong royong melalui gerakan zakat sebagai ikhtiar bersama mewujudkan kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut,  Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., turut mengapresiasi pengelolaan zakat yang dilakukan oleh lembaga-lembaga filantropi di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan filantropi dan zakat nasional terus menunjukkan perkembangan positif.

“Bapak, Ibu sekalian, pengelolaan keuangan sosial keagamaan terus menunjukkan kinerja yang positif. Pada 2025, penghimpunan zakat nasional tumbuh 12 persen menjadi Rp44,6 triliun yang memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik,” tuturnya.

"Bagi kami, seluruh capaian itu bukan garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara," ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah ini digelar dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas HUT ke-81 Republik Indonesia. Rangkaian acara diisi dengan salat magrib berjamaah, pembacaan selawat diiringi hadrah, zikir bersama, hingga doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia.

02/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Kemnaker Beri Pelatihan dan Penempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas di Boyolali

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan bantuan pelatihan dan penempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sebagai upaya memperluas akses kerja sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas.

Peluncuran Program tersebut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA, bersama Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, Ph.D, Bupati Boyolali Agus Irawan, Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc, MA., dan para penerima manfaat program, di Kantor Bupati Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2026).

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA,  menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus berpihak kepada penyandang disabilitas agar dapat memperoleh hak dan kesempatan yang setara, termasuk dalam mengakses pelatihan serta kesempatan kerja yang layak.

"Keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan, rendahnya tingkat penerimaan di dunia kerja, serta minimnya lingkungan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas menjadi faktor utama yang memperlemah partisipasi angkatan kerja disabilitas. Inilah yang BAZNAS dan Kemnaker upayakan bersama, membuka akses pelatihan, pendampingan, dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas," ujarnya. 

Mokhamad Mahdum menilai, program tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membangun ekosistem kerja yang inklusif dan nondiskriminatif.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan, BAZNAS akan terus mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki untuk kemaslahatan umat, termasuk memberikan perhatian kepada kelompok penyandang disabilitas. 

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, Ph.D. menilai kolaborasi dengan BAZNAS RI memperkuat upaya pemerintah dalam memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Ia berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang dapat mengembangkan keterampilan dan terserap di dunia kerja.

"Ini adalah inisiatif yang luar biasa. Ada satu amanat konstitusi yang ingin dan harus kita perjuangkan, yaitu setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Atas dasar itulah kami ke sini. Jadi, Boyolali menjadi salah satu titik yang menurut saya memiliki potensi untuk mendapatkan bantuan dari BAZNAS," ujar Yassierli

"Dengan adanya pelatihan ini, saya yakin program ini harus dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ini adalah upaya kita untuk memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI dan Kementerian Ketenagakerjaan atas pelaksanaan program di Kabupaten Boyolali. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI dan Kementerian Ketenagakerjaan atas perhatian kepada masyarakat Boyolali. Semoga program ini dapat memberikan manfaat dan membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bekerja dan mandiri,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut menjadi dukungan bagi upaya daerah dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas.

"Kami juga terus mendorong terciptanya Kabupaten Boyolali sebagai daerah yang inklusif dengan memberikan peluang yang setara bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pelatihan dan akses terhadap dunia kerja," ujar Agus.

Dalam program tersebut, BAZNAS RI memberikan bantuan sebesar Rp250 juta kepada 25 penerima manfaat. Bantuan itu mendukung pelaksanaan program yang mencakup pelatihan keterampilan kerja, pendampingan intensif, hingga fasilitasi akses penempatan kerja yang disesuaikan dengan potensi dan kemampuan masing-masing penerima manfaat serta kebutuhan dunia usaha.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Boyolali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boyolali, Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, para kepala perangkat daerah Kabupaten Boyolali, serta kepala dinas yang membidangi ketenagakerjaan se-Solo Raya.

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Raih Top Brand Award 2026  Kategori Lembaga Zakat dan Amal dengan Indeks Tertinggi

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih nilai Top Brand Index tertinggi sebesar 43 persen sekaligus mempertahankan penghargaan Top Brand Award 2026 kategori zakat dan charity untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak 2022.

Penghargaan prestisius yang menegaskan posisi BAZNAS RI sebagai lembaga pengelola zakat tepercaya tersebut diserahkan langsung pada malam apresiasi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, yang hadir menerima penghargaan tersebut menyampaikan bahwa capaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pimpinan, amil, hingga relawan BAZNAS di seluruh Indonesia.

"Tentu ini adalah berkah rahmat Allah atas ikhtiar, kerja keras, harapan dan doa seluruh amilin, amilat , para relawan, dan tentunya para pimpinan BAZNAS yang telah bahu-membahu melakukan ikhtiar nyata, menjadikan zakat berdampak bukan hanya di dunia saja, tetapi juga insya Allah berdampak di akhirat untuk para donaturnya," jelas Rizaludin usai acara penghargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Rizaludin memberikan apresiasi kepada para muzaki, donatur, dan munfik yang telah mengamanahkan dana kebajikan mereka untuk disalurkan secara berdampak kepada masyarakat yang membutuhkan melalui BAZNAS.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mustahik yang terus berjuang meningkatkan taraf hidupnya, serta para mitra strategis yang konsisten berkolaborasi demi menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas.

"Jadi ini sebuah kebanggaan karena masyarakat Indonesia memilih BAZNAS sebagai Top Brand untuk menyalurkan zakat dan amalnya," tuturnya.

Sementara itu, CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS RI yang berhasil mempertahankan penghargaan Top Brand Award untuk kelima kalinya.

Capaian berkelanjutan tersebut dinilai membuktikan bahwa kanal crowdfunding milik BAZNAS  sangat populer serta memiliki basis loyalitas publik yang amat besar.

"Harapan saya tentunya penghargaan ini terus memicu motivasi, inspirasi seluruh manajemen untuk kerja keras dan kerja cerdas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya, sekaligus juga meningkatkan relasi dengan semua pelanggannya agar terus-menerus BAZNAS mampu mempertahankan Top Brand di masa-masa mendatang," ujar Handi Irawan D.

30/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
Kolaborasi BAZNAS-MUI Digital Tingkatkan Literasi Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat kolaborasi bersama Media Digital Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meningkatkan literasi zakat masyarakat di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Hal ini dibahas dalam Workshop Amplifikasi Literasi Keislaman Digital Era AI bertema “Penguatan Syiar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk Membangun Umat di Era Digital” yang diselenggarakan di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan kemitraan ini menjadi pijakan krusial untuk mentransformasi cara masyarakat memahami zakat di tengah melesatnya era inovasi digital dan kecerdasan buatan.

"Kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan Media Digital MUI ini sangat penting untuk memperkuat literasi zakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, kerja sama kedua lembaga ini berfokus pada tiga agenda utama, yakni peningkatan literasi zakat (Zakat Dipahami), publikasi program zakat (Zakat Dirasakan), dan mainstreaming isu aktual zakat (zakat dibucarakan).

Melalui sinergi ini, BAZNAS RI dan Media Digital MUI berkomitmen mengoptimalkan potensi zakat nasional sebagai instrumen utama dalam pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan umat.

"Sinergi ini kami harapkan mampu menghadirkan edukasi zakat yang jauh lebih luas, adaptif, serta mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat di era modern," katanya.

Agenda workshop ini diisi oleh beberapa pembicara, antara lain Ketua MUI Bidang Infokomdigi K.H. Masduki Baidlowi, M.Si., Wasekjen Bidang Infokomdigi Dr. H. Asrori S. Karni, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Bidang Riset Digital Ismail Fahmi, Ph.D., Wakil Ketua Komdigi MUI H. Muis Sobri, M.Kom., Sekretaris Komisi Infokomdigi H.M. Alvin Nur Choironi, M.A., serta Wakil Sekretaris Bidang Media Sosial Muhyiddin Hamis Setiawan, M.I.Kom.

29/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama petani binaan, melalui Program Lumbung Pangan sukses menggelar Panen Raya 150 Ton Padi di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, Rabu (22/7/2026).

Total produksi Gabah Kering Panen (GKP) tersebut dihasilkan dari luas lahan 32 hektare yang dikelola secara berkelanjutan oleh 52 petani dari tiga kelompok tani setempat yang selama ini dibina BAZNAS.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, melalui Program Lumbung Pangan, BAZNAS mengarahkan pemanfaatan dana zakat secara maksimal guna melepaskan petani lokal dari jerat kemiskinan sekaligus memperkuat kedaulatan pangan warga Kabupaten Batu Bara.

"Program Lumbung Pangan BAZNAS ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan para petani binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di Daerah Kabupaten Batu Bara," jelas Sodik Mudjahid yang menghadiri agenda tersebut.

Ia menambahkan, secara akumulatif program BAZNAS di Batu Bara ini mencakup pemberdayaan 258 petani di atas lahan seluas 180,3 hektare dengan varietas adaptif Sebatu, Serang, MR, Sedayu, hingga Proton, yang berpotensi menghasilkan 1.082 ton GKP per musim panen dengan nilai ekonomi mencapai Rp7,3 miliar.

Secara nasional, Program Lumbung Pangan BAZNAS disebut Sodik telah berkembang signifikan sejak 2018 dengan menjangkau 21 lokasi di 11 provinsi serta mengucurkan bantuan sebesar Rp10 miliar kepada 1.629 jiwa mustahik. 

Lebih lanjut, Sodik menyampaikan Program Lumbung Pangan telah ditetapkan sebagai salah satu dari 13 program prioritas BAZNAS periode 2026 hingga 2031 yang berfokus pada pendampingan teknis, penyediaan teknologi, hingga akses pasar.

"Kebermanfaatan dan keberhasilan program pertanian di Kabupaten Batu Bara ini tidak terlepas dari kolaborasi erat antara BAZNAS, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Pemkab Batu Bara, akademisi, ulama, hingga komunitas penerima manfaat itu sendiri," ujar Sodik.

Sementara itu, Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., mengatakan pihaknya terus mendorong penguatan sektor pertanian lokal dengan menyiapkan sekitar 86 hektare lahan demplot tanaman padi modern.

Langkah penguatan sektor pertanian ini juga sejalan dengan komitmen daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Kalau kita punya ketahanan pangan yang luar biasa, maka kita tidak akan pernah goyah," ujar Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian.

Di sisi lain, Ketua BAZNAS Kabupaten Batu Bara, H. Jum'ah Hadirsyah, S.Pd.I., menyebut BAZNAS secara konsisten memperkuat program pemberdayaan ekonomi berbasis petani binaan melalui alokasi dana zakat, infak, dan sedekah sejak tahun 2018.

Upaya penguatan sektor pertanian ini turut diperkuat oleh sinergi bersama BAZNAS RI yang mengucurkan bantuan dana sebesar Rp373 juta untuk tiga kelompok tani di Desa Kwala Gunung.

"Pencapaian perekonomian umat adalah PR kita bersama. Maka dari ini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan dukungan kegiatan ini menjadi titik awal untuk kebangkitan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat," tutur Jum'ah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.A.P., Ketua BAZNAS Provinsi Sumatra Utara Prof. Dr. H. Muhammad Hatta beserta jajaran, Ketua DPRD Batu Bara M. Syafi'i, S.H., Kakan Kemenag Batu Bara Agus Priadi, S.Ag., M.Si., Kapolres Batu Bara AKBP Donny Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., Dandim Letkol Inf. Edi Syahputra, S.H., M.I.P., Danlanal Letkol Laut Sigit Ryanto, CTMP., CRMP., M.Tr.Opsla., Kajari Batu Bara Syahrir Jasman, S.H., M.H., serta jajaran OPD, Forkopimda Batu Bara, para muzaki, donatur, dan penerima manfaat.

22/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI

Berita Terbaru

BAZNAS Distribusikan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
BAZNAS Distribusikan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendistribusikan air bersih bagi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat. Penyaluran air bersih ini sebagai upaya respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Dalam aksi ini, BAZNAS menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar 150 kepala keluarga yang terdampak dan mengalami keterbatasan akses air layak konsumsi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan banjir membuat sumber air tercemar lumpur, limbah, bakteri E.coli, hingga virus penyebab diare dan leptospirosis. Dengan distribusi air bersih, para warga terdampak tidak perlu menggunakan air banjir yang tidak layak konsumsi sehingga risiko penyakit menurun drastis. "Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia. Maka, BAZNAS memandang penting adanya air untuk membantu para warga memenuhi kebutuhan dasarnya," kata Saidah, dalam keterangan tertulis, Senin (1/12/2025). Saidah menambahkan, tak mudah bagi tim kemanusiaan BAZNAS dalam menyalurkan bantuan. Akses menuju lokasi terdampak saat ini masih sangat terbatas. "Jalan utama dipenuhi lumpur, material kayu, serta minimnya penerangan, sehingga tim BTB harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dan menantang untuk mencapai titik pendistribusian. Alhamdulillah, dengan keyakinan kuat, kami berhasil mengatasi setiap kendala yang ada," lanjutnya. BAZNAS RI, menurut Saidah, akan terus hadir mendampingi warga terdampak hingga pulih seperti semua, melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. Saat ini, telah tersebar 32 titik pos bantuan BAZNAS di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang siap melayani masyarakat. “Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS terus berupaya hadir untuk membantu pemulihan penyintas bencana," katanya. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: TRANSFER ZAKAT A.n BAZNAS Kota Tasikmalaya Zakat Bank Syariah Indonesia (BSI): 700-827-0885 BTN Syariah: 731-216-0636 Layanan Muzaki wa.me/6285180851331
BERITA02/12/2025 | BAZNAS RI
MANDJHA IVAN GUNAWAN SALURKAN DONASI UNTUK BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
MANDJHA IVAN GUNAWAN SALURKAN DONASI UNTUK BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
Brand modest fashion terkemuka Mandjha Hijab Ivan Gunawan kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Dalam acara peluncuran koleksi hijab eksklusif “My First Love in Yokohama” yang digelar di Margocity Depok pada 30 November 2025, Mandjha Hijab secara resmi menyerahkan bantuan sebesar Rp150.000.000 untuk membantu korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera telah menyebabkan ribuan warga mengungsi, rumah dan fasilitas umum rusak, serta aktivitas masyarakat terhenti. Curah hujan ekstrim dan meluapnya sungai di beberapa daerah membuat banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan segera. Situasi inilah yang menggugah kepedulian Ivan Gunawan dan Mandjha Hijab untuk kembali hadir melalui aksi nyata. Donasi diserahkan langsung oleh Ivan Gunawan kepada H H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM. selaku DepuP I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, dalam sebuah seremoni simbolis yang berlangsung penuh makna. Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari program CSR Mandjha Ivan Gunawan di bawah payung besar “Hand Over Mandjha.” Menurut Arifin, musibah kali ini bukan saja menghilangkan nyawa sebagian besar masyarakat setempat tetapi juga merenggut sumber kehidupan, akses jalan yang tertutup, alat komunikasi yang terputus, tidak ada pangan, tidak ada air bersih, dan masih banyak kerugian dan penderitaan yang ditimbulkan akibat banjir bandang tersebut. “Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka dan meringankan beban mereka serta membuat mereka terlayani selama menjadi pengungsi sampai nanti masa recovery,” ungkap Arifin. Karenanya, Arifin juga mengucapkan terima kasih kepada Ivan yang bertindak cepat dalam merespon bencana ini dengan memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban. “BAZNAS mengucapkan kasih kepada H. Ivan Gunawan yang telah memberikan donasi untuk saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh yang sekarang ini terkena banjir bandang,” kata Arifin.
BERITA01/12/2025 | BAZNAS RI
Gelar Rakernis IT 2025, BAZNAS RI Optimalkan Modernisasi dan Digitalisasi Pengelolaan Zakat Nasional
Gelar Rakernis IT 2025, BAZNAS RI Optimalkan Modernisasi dan Digitalisasi Pengelolaan Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengoptimalkan modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat nasional melalui penguatan sistem manajemen berbasis data yang kokoh dan terukur, sebagai upaya menciptakan tata kelola zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan berdampak luas. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 dengan tema “Pemanfaatan dan Penguatan Digital Fundraising” untuk memperkuat ekosistem digital zakat di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga mempertemukan BAZNAS Daerah dan mahasiswa dalam ruang kolaborasi inovatif untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan zakat. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa modernisasi sistem digital menjadi keharusan bagi BAZNAS RI dalam merespons perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan publik terhadap layanan zakat yang lebih cepat dan efisien. “InsyaAllah BAZNAS RI akan menjadi BAZNAS yang terbaik, khususnya dalam keterbukaan informasi publik. Ini merupakan komitmen yang telah dibangun sejak lama, komitmen untuk mengembangkan digitalisasi di seluruh Indonesia, bukan hanya di pusat,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Rabu (26/11/2025). Kiai Noor menyampaikan bahwa digitalisasi tidak hanya menjadi instrumen efisiensi, tetapi juga bagian dari penguatan kelembagaan dan tata kelola manajemen yang terus diperbarui. “Kami mengapresiasi upaya digitalisasi ini karena alhamdulillah BAZNAS juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan lembaga publik yang transformal dan informatif. Penguatan kelembagaan dan manajemen, termasuk pelaporan melalui SIMBA, telah kita jalankan. Meski belum semua daerah siap, insyaAllah ke depan seluruh Indonesia akan memiliki transformasi digital yang sama dari pusat sampai daerah,” ucap Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, transformasi digital BAZNAS tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama menghadapi tantangan teknologi yang berkembang cepat. “Kita memasuki era digital sehingga tidak mungkin SDM BAZNAS tidak memahami atau mengoperasikan sistem digital. Dalam lingkungan Prof. Nadratuzzaman sendiri ada transformasi digital termasuk bidang keamanan. AI juga menjadi tantangan; kita memperkuat bagaimana memanfaatkannya sekaligus mewaspadainya,” tuturnya. Kiai Noor menambahkan bahwa lima tahun terakhir menunjukkan percepatan signifikan dalam transformasi digital BAZNAS dan dampaknya telah diakui di tingkat internasional. “Terbukti, jaringan BAZNAS kini bersifat internasional bahkan menjadi rujukan zakat dunia. Karena itu, kami berterima kasih, melalui Rakernis ini kita dapat memastikan digitalisasi tidak pernah berhenti. Percepatannya begitu besar dan apa yang dilakukan di sini akan kita sampaikan kepada semua BAZNAS di seluruh Indonesia,” tambahnya. Sementara itu, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan, penguatan basis data menjadi pilar utama dalam transformasi digital yang dicanangkan BAZNAS. “Digitalisasi yang terukur memungkinkan peningkatan akurasi pendataan mustahik serta mempercepat proses distribusi zakat,” katanya. Ia menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan zakat, peningkatan literasi digital bagi amil zakat dan pemangku kepentingan, serta evaluasi atas pelaksanaan program digitalisasi yang telah berjalan. “Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan aplikasi-aplikasi digital yang dikembangkan BAZNAS RI agar dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS Daerah, serta menampilkan berbagai inovasi melalui Mini Expo untuk menghasilkan rekomendasi penguatan sistem digital ke depan,” ujarnya. Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional, Amb. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta perwakilan dari BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, para praktisi dan akademisi.
BERITA27/11/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Raih Penghargaan Lembaga Filantropi Terbaik
BAZNAS Raih Penghargaan Lembaga Filantropi Terbaik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meraih penghargaan “Lembaga Filantropi Terbaik” dalam ajang Medan Sharia Investor City (MAINSTORY) 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) atas kontribusi besar BAZNAS dalam pertumbuhan investor syariah melalui program Zakat dan Sedekah Saham Syariah. Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, yang mewakili Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM, pada acara penganugerahan di Grand Ballroom JW Marriott, Medan, Sumatera Utara, Jumat (21/11/2025). "Alhamdulillah, BAZNAS sangat bersyukur atas capaian sebagai Lembaga Filantropi Terbaik ini. Penghargaan ini, tentunya menjadi sebuah pengakuan atas kontribusi BAZNAS, serta dapat memacu BAZNAS untuk terus memberikan yang terbaik di setiap programnya," ujar Fitriansyah. Program Zakat dan Sedekah Saham Syariah BAZNAS dinilai sebagai inisiatif filantropi paling progresif dengan capaian penghimpunan tertinggi di antara lembaga filantropi lainnya. Inovasi ini menjadi tonggak penting dalam memperluas ekosistem filantropi syariah dan memperkenalkan instrumen pasar modal sebagai sarana kebaikan yang berkelanjutan. "BAZNAS menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, donatur, investor syariah, serta para mitra strategis atas dukungan yang telah diberikan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BAZNAS untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat, memperkuat kolaborasi, dan memastikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi mustahik," kata Fitriansyah. Prestasi ini melengkapi keberhasilan BAZNAS yang beberapa kali dinobatkan sebagai Lembaga Filantropi Terbaik dalam berbagai ajang penghargaan. Acara MAINSTORY 2025 dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri pasar modal dan sektor real dalam memperkuat ekonomi syariah nasional serta meningkatkan literasi investasi syariah di masyarakat.
BERITA21/11/2025 | BAZNAS RI
LSP BAZNAS Raih Penghargaan BNSP, Perkuat Profesionalisme Amil Zakat Nasional
LSP BAZNAS Raih Penghargaan BNSP, Perkuat Profesionalisme Amil Zakat Nasional
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menorehkan prestasi setelah menerima penghargaan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Penghargaan ini diberikan atas konsistensi LSP BAZNAS dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu, khususnya pada aspek pemeliharaan kompetensi dan pemantauan kinerja asesor kompetensi. Prestasi ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam menghadirkan proses sertifikasi amil zakat yang kredibel, profesional, dan berintegritas. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyambut baik penghargaan tersebut dan menilai pencapaian ini sebagai bagian penting dari upaya nasional meningkatkan kualitas SDM pengelola zakat. “Penghargaan ini merupakan bukti bahwa BAZNAS terus berupaya memperkuat kompetensi amil di seluruh Indonesia. SDM yang kompeten adalah fondasi utama bagi pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak,” ujar Kiai Noor, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (19/11/2025). Ia menegaskan, peningkatan kualitas amil melalui sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan strategis bagi masa depan tata kelola zakat nasional. “Kami ingin memastikan setiap amil memiliki standar kompetensi yang sama, terukur, dan diakui secara nasional. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap lembaga zakat,” katanya. Lebih jauh, Kiai Noor menambahkan, BAZNAS akan terus memperluas akses sertifikasi, termasuk melalui pemanfaatan teknologi dan pelaksanaan asesmen berbasis digital. “Melalui inovasi digital, sertifikasi dapat dijangkau oleh amil di berbagai daerah, termasuk wilayah yang sulit diakses. Tujuannya agar profesionalisme amil dapat merata di seluruh Indonesia,” ujarnya. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS menaruh perhatian besar pada pembenahan kualitas SDM zakat melalui pelatihan berkelanjutan, standardisasi kompetensi, dan penerapan sistem mutu berskala nasional. Dengan diraihnya penghargaan dari BNSP, BAZNAS berharap terjadi percepatan penguatan ekosistem kompetensi zakat sehingga proses penghimpunan dan pendistribusian zakat dapat dijalankan lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada dampak jangka panjang bagi masyarakat.
BERITA19/11/2025 | BAZNAS RI
Disambut Bahagia, Bantuan Kemanusiaan BAZNAS RI Diterima Warga Palestina
Disambut Bahagia, Bantuan Kemanusiaan BAZNAS RI Diterima Warga Palestina
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berasal dari masyarakat Indonesia telah diterima oleh warga Gaza, Palestina. Sebanyak 35.000 paket bantuan tersebut berhasil didistribusikan di tengah masa gencatan senjata. Warga Gaza menyambut dengan penuh rasa haru dan bahagia atas datangnya bantuan dari BAZNAS RI ini. Di tengah situasi yang masih memprihatinkan akibat dampak konflik, kehadiran bantuan tersebut menjadi angin segar dan sumber penguatan bagi mereka. Paket bantuan berisi bahan pangan pokok dan makanan siap saji, seperti beras, tepung, mi instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, jus, energy bar, kurma, kacang, serta saus dan bumbu-bumbu. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan kemanusiaan tersebut kepada masyarakat Gaza. Ia mengatakan, kabar bahwa bantuan telah sampai di Gaza menjadi sebuah kelegaan dan kebahagiaan bagi BAZNAS dan seluruh muzaki. “Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Indonesia yang dihimpun melalui BAZNAS akhirnya sampai ke tangan masyarakat Palestina. Ini kabar yang sangat menggembirakan, karena di tengah situasi yang sulit, bantuan ini benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (18/10/2025). Kiai Noor mengatakan, momentum gencatan senjata menjadi kesempatan penting untuk menyalurkan bantuan yang sebelumnya tertunda akibat kondisi keamanan. “Begitu ada akses terbuka, tim kami bersama mitra langsung bergerak agar bantuan segera tiba di Gaza,” kata Kiai Noor. “Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Indonesia yang kami salurkan secara hati-hati melalui mitra terpercaya di lapangan. Kami memastikan bantuan ini sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, tanpa terkecuali,” tegasnya. Lebih lanjut Kiai Noor mengatakan, selain memberikan bantuan kemanusiaan, BAZNAS juga berencana mendukung rekonstruksi di Palestina. “BAZNAS juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan para mitra internasional untuk mempersiapkan program jangka panjang, termasuk dukungan terhadap pemulihan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Palestina,” ungkapnya. Kiai Noor juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan donasinya melalui BAZNAS. Ia berharap, kepedulian ini menjadi ladang amal sekaligus mempererat persaudaraan umat Islam di seluruh dunia. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia. Semoga setiap rupiah yang disalurkan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan, serta menjadi bukti nyata bahwa Indonesia selalu hadir bersama Palestina,” ucap Kiai Noor.
BERITA17/10/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Apresiasi 77 Pemenang
BAZNAS Kota Tasikmalaya Apresiasi 77 Pemenang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya menggelar anugerah BAZNAS Kota Tasikmalaya Awards 2025 yang memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berperan penting dalam perkembangan zakat di Kota Tasikmalaya.Acara yang di gelar pada 14 Oktober 2025 di Hotel Harmoni, Tasikmalaya ini memberikan penghargaan kepada 77 pemenang yang terbagi ke dalam beberapa Kategori.BAZNAS Kota Tasikmalaya Awards 2025 dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, jajaran Forkopimda, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Pimpinan BAZNAS Kota Tasikmalaya, Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat Kota Tasikmalaya, UPZ Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Tasikmalaya serta para penerima BAZNAS Kota Tasikmalaya Awards 2025.Dalam ajang ini juga BAZNAS Kota Tasikmalaya juga mengapresiasi kepada berbagai pihak yang telah berjuang untuk kemanusiaan melalui donasi soldaritas palestina yang dititipkan kepada BAZNAS mencapai Rp.68.000.000,-BAZNAS Kota Tasikmalaya berharap dengan adanya ajang BAZNAS Kota Tasikmalaya Awards 2025 dapat mendorong semangat kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam memajukan zakat sebagai instrumen penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
BERITA14/10/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Kerahkan BTB ke Musala Ambruk Ponpes Al Khoziny, BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp300 Juta
Kerahkan BTB ke Musala Ambruk Ponpes Al Khoziny, BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp300 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengerahkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan menyalurkan bantuan senilai Rp300 juta untuk membantu rekonstruksi ambruknya Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa tragis itu terjadi saat ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah. Di saat bersamaan, tengah berlangsung pengecoran lantai atas bangunan musala. Diduga beban berlebih menyebabkan konstruksi tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya runtuh. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut dan menegaskan, BAZNAS akan hadir mendampingi pesantren dalam masa darurat hingga pemulihan. “Peristiwa ini sangat mengguncang, apalagi terjadi di tengah ibadah. Kami hadir langsung ke lokasi sebagai bentuk empati dan komitmen BAZNAS untuk mendampingi para korban dan pihak pesantren. Bantuan awal Rp300 juta kami salurkan hari ini, dan Tim BTB sudah bergerak sejak awal kejadian,” ujar Noor Achmad saat mengunjungi Musala Ponpes Al Khoziny, Selasa (30/9/2025). Menurutnya, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, tenaga medis, dan relawan untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan optimal. “Fokus utama kami saat ini adalah membantu penyelamatan dan penanganan korban luka-luka. Selanjutnya, kami akan pastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai kebutuhan pesantren dan para santri,” tambahnya. Kiai Noor juga menegaskan pentingnya penerapan standar keamanan dalam pembangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan. Menurutnya, keselamatan para santri harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses pembangunan. “Meskipun demikian, kita tidak menyalahkan siapapun atas musibah tersebut karena pembangunan pesantren seringkali berjalan karena semangat keberaamaan yang besar,” tegas Kiai Noor. “Kami ikut belasungkawa yang mendalam atas wafatnya korban dan semoga korban yang masih tertimbun dapat segera dievakuasi dalam keadaan selamat, dan kami berharap keluarga yang ditinggalkan dapat sabar dan tawakal,” ucapnya. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., beserta jajaran.
BERITA01/10/2025 | BAZNAS RI
Rakornas BAZNAS 2025 Hasilkan 9 Resolusi Perkuat Tata Kelola Zakat Dukung Asta Cita
Rakornas BAZNAS 2025 Hasilkan 9 Resolusi Perkuat Tata Kelola Zakat Dukung Asta Cita
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 26-29 Agustus 2025 di Jakarta, dengan menghasilkan sembilan resolusi tentang penguatan tata kelola zakat untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, memperluas manfaat bagi masyarakat, serta mempercepat penanggulangan kemiskinan. Resolusi tersebut dibacakan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA di hadapan perwakilan dari BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menegaskan, resolusi tersebut menjadi inti dari Rakornas 2025. Menurutnya, penguatan kelembagaan BAZNAS merupakan prioritas utama sekaligus wujud komitmen dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui visi Asta Cita. "Pertama, kita harus terus memperkuat BAZNAS. Dan Alhamdulillah, dengan kekuatan dan pertolongan Allah SWT, BAZNAS kini semakin kokoh. Dalam forum ini, tiba-tiba kita juga diperkuat oleh keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruh gugatan yang diarahkan kepada BAZNAS oleh sejumlah pihak sehingga posisi BAZNAS menjadi lebih kuat lagi. Sekaligus kita mendukung Asta Cita sebagai agenda pembangunan nasional,” ujar Noor Achmad. Karena itu, Kiai Noor berharap, dua hal ini menjadi jembatan bagi BAZNAS untuk terus menjalin hubungan dengan seluruh stakeholders, khususnya pemerintah daerah. "BAZNAS telah mendapat pengakuan luas dari pemerintah daerah maupun para pemangku kepentingan. Meski demikian, BAZNAS harus memperkuat distribusi, penyaluran, dan pemberdayaan agar manfaat zakat dapat semakin dirasakan masyarakat," ujar Kiai Noor. Kiai Noor juga berpesan, agar para amil dan penggerak zakat tidak malu dan ragu dalam menyampaikan risalah zakat. Menurutnya, zakat adalah bagian dari dakwah sekaligus instrumen penting untuk kesejahteraan umat. Ia optimistis perkembangan BAZNAS akan semakin pesat dan memberi dampak signifikan. “Saat ini BAZNAS sudah berkembang luar biasa, dan ke depan insya Allah akan semakin luar biasa. Kita yakin orang-orang yang tidak senang pada BAZNAS pada akhirnya akan kalah. Jangan pernah pesimis, tetaplah optimis karena Allah akan menjadi saksi atas ikhtiar kita,” tegasnya. Adapun 9 resolusi Rakornas BAZNAS 2025 adalah sebagai berikut: 1. BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota siap menjadi garda terdepan penyejahteraan ummat dan penanggulangan kemiskinan dalam mendukung pencapaian agenda pembangunan nasional sesuai visi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran; 2. BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen menjaga serta meningkatkan reputasi lembaga dengan menerapkan prinsip 3 Aman yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI, khususnya meneguhkan Aman NKRI sebagai landasan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa; 3. Melanjutkan penguatan empat pilar utama pengelolaan zakat nasional, mencakup penguatan regulasi dan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, pengembangan infrastruktur, serta penguatan jaringan dan sinergi; 4. Mendorong pengesahan rancangan Peraturan Presiden zakat ASN dan Pegawai BUMN guna mengoptimalkan capaian target pengumpulan ZIS DSKL nasional tahun 2026; 5. BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen mendirikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa/Kelurahan, UPZ Kecamatan, dan UPZ Masjid di seluruh wilayahnya masing-masing sesuai dengan jumlah desa yang melibatkan unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan ulama dalam jangka waktu 2 (dua) bulan sejak hari ini; 6. Optimalisasi pengumpulan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang berpotensi dikelola oleh BAZNAS meliputi harta tak bertuan (mal majhul), luqothah, tanah tak berpemilik atau terurus (ihyaul mawat), sanksi pidana (ta’zir), dam, denda berat haji (badonah), iwad, dormant account, dan lain sebagainya; 7. Mendorong pembentukan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) di tingkat wilayah sebagai wadah asosiasi profesi amil zakat untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas, serta menegakkan profesionalisme pengelolaan zakat di seluruh wilayah dalam jangka waktu 2 (dua) bulan sejak hari ini; 8. Memperkuat sinergi multipihak melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, media, dan lembaga internasional, serta memperluas kontribusi BAZNAS dalam isu-isu kemanusiaan global, termasuk dukungan terhadap Palestina dan masyarakat terdampak krisis lainnya; dan 9. Mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi atas Judicial Review Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang semakin memperkuat kedudukan BAZNAS sebagai lembaga utama pengelola zakat nasional.
BERITA29/08/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tasikmalaya Raih Penghargaan Nasional pada BAZNAS Award 2025
BAZNAS Kota Tasikmalaya Raih Penghargaan Nasional pada BAZNAS Award 2025
Kamis (28/8), Kabar membanggakan datang dari BAZNAS Kota Tasikmalaya yang berhasil meraih penghargaan “BAZNAS Kota Penerapan Branding Nasional Terbaik” pada ajang bergengsi BAZNAS Award 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pimpinan BAZNAS RI dalam acara puncak BAZNAS Award 2025 yang dihadiri oleh jajaran pemerintah, tokoh nasional, dan perwakilan BAZNAS dari seluruh Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Tasikmalaya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan sesuai standar branding nasional yang ditetapkan BAZNAS RI. Melalui penerapan branding yang baik, BAZNAS Kota Tasikmalaya terus berupaya menghadirkan citra positif, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan penghimpunan dan penyaluran zakat yang berdampak luas. Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diraih. “Penghargaan ini bukan hanya untuk BAZNAS, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya, muzaki, donatur, dan semua pihak yang selalu mendukung program-program kami. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan manfaat yang lebih luas bagi mustahik,” ujarnya. Dengan diraihnya penghargaan ini, BAZNAS Kota Tasikmalaya semakin termotivasi untuk terus meningkatkan inovasi program, memperkuat branding nasional, serta menghadirkan pelayanan zakat yang semakin profesional dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
BERITA28/08/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum tahunan ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan Rakornas BAZNAS menjadi momentum penting dan tepat untuk menyinergikan program zakat dengan Asta Cita yang diharapkan bisa memberi dampak langsung dan nyata pada kesejahteraan yang merata bagi umat. “Tema Rakornas 2025 mengandung makna besar agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita terwujud melalui berbagai program nyata yang sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga pembangunan inklusif dan berkeadilan. “Melalui Rakornas ini, kita meneguhkan tekad bahwa BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk memastikan zakat benar-benar menjadi pilar yang menopang pencapaian Asta Cita serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan visi Indonesia Emas 2045,” ucap Kiai Noor. Ia menambahkan, BAZNAS berhasil menunjukkan kinerja penghimpunan yang meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, zakat semakin mendapat tempat di hati masyarakat sebagai instrumen keadilan sosial. “Penghimpunan zakat nasional naik signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun di 2024. Di tingkat pusat, pengumpulan meningkat dari Rp517 miliar pada 2021 menjadi Rp1,12 triliun pada 2024, dengan target Rp1,35 triliun pada 2025,” ucap Kiai Noor. Pada kesempatan itu, Kiai Noor juga mengungkapkan, jumlah muzaki terus bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa pada 2024. Ia menilai, angka tersebut mencerminkan peningkatan kesadaran berzakat di tengah masyarakat. Selain itu, kata Kiai Noor, BAZNAS memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta penguatan koordinasi nasional. Terlebih, lanjutnya, Indeks Zakat Nasional (IZN) kini sudah diakui sebagai salah satu indikator pembangunan daerah oleh Bappenas. BAZNAS juga tercatat aktif di level internasional, terutama dalam kontribusi kemanusiaan untuk Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun sebanyak Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza. “Kita patut bangga karena logo BAZNAS kini dikenal di kancah internasional sebagai simbol kepedulian bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor. Rakornas BAZNAS 2025 turut menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, mulai dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Menurut Kiai Noor, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi semua elemen penggerak zakat. “Harapan besar dari Rakornas ini adalah lahirnya langkah-langkah konkret yang semakin memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi bagian dari gotong royong bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan,” tegasnya. Rakornas kali ini juga menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor menyampaikan agar estafet kepemimpinan berikutnya tetap menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah dibangun. “Kami memohon doa dan dukungan agar kepemimpinan berikutnya dapat membawa BAZNAS semakin kokoh dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat serta pembangunan bangsa,” pungkasnya. Hadir dalam Rakornas BAZNAS 2025, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI saat ini dijabat oleh Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA26/08/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Le Minerale, merek air minum dalam kemasan (AMDK) asli Indonesia, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 224.000 liter atau setara 28 tangki air bersih untuk masyarakat Gaza, Palestina. Bantuan tersebut didistribusikan di empat titik wilayah Distrik Syeikh Radwan, Jabaliya City, North Gaza, dengan penerima manfaat sebanyak 14.000 jiwa atau 2.800 kepala keluarga. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina. Apalagi, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga Gaza, terutama di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung. Menurut Kiai Noor, aksi kemanusiaan ini tidak sekadar distribusi logistik, tetapi juga simbol kehadiran dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina. Oleh karenanya, dalam rangka mewakili Indonesia untuk mendukung Palestina, BAZNAS menggaet produk yang juga telah terverifikasi sebagai produk Indonesia dan tidak memiliki afiliasi asing. “Ini adalah murni perjuangan, oleh karenanya memilih mitra yang 100 persen tidak terafiliasi sangatlah penting. Kami memilih Le Minerale karena merupakan merek asli Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Situasi yang terjadi di Gaza saat ini membuat warga semakin sulit mendapatkan air bersih. “Air bersih ini sangat penting bagi warga Gaza, mengingat mereka kesulitan mengaksesnya akibat kerusakan jaringan pipa, terbatasnya pasokan, dan blokade yang menghambat masuknya bantuan,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan tepat sasaran di tengah kondisi keamanan yang dinamis, mengingat BAZNAS bekerja sama dengan lembaga profesional di bidangnya. “Melalui kerja sama BAZNAS dan Le Minerale, diharapkan distribusi 224.000 liter air ini dapat mengurangi penderitaan dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Gaza,” ucapnya. Sementara itu, Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama menyampaikan, "Bagi Le Minerale sebagai merek air mineral asli milik Indonesia, membantu Palestina bukan sekadar aksi sesaat, tapi komitmen yang kami jalankan secara rutin sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, Le Minerale merupakan brand yang pertama kali secara terbuka mendukung pernyataan pemerintah untuk bersama Palestina di tahun 2023. Tahun ini, program sedekah botol bekas bersama BAZNAS berhasil menghimpun Rp250 juta untuk saudara-saudara kita di Gaza. Kami juga berterima kasih sudah dipercaya oleh BAZNAS, untuk bersama-sama meringankan sedikit penderitaan masyarakat Gaza."
BERITA12/08/2025 | BAZNAS RI
Seleksi Calon Penerima Bantuan Beasiswa BAZNAS Kota Tasikmalaya Tahun 2025
Seleksi Calon Penerima Bantuan Beasiswa BAZNAS Kota Tasikmalaya Tahun 2025
Hari Rabu (30/07), BAZNAS Kota Tasikmalaya melaksanakan proses seleksi calon penerima bantuan Beasiswa Program S1 Dalam dan Luar Negeri Tahun 2025, yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis dalam mendukung peningkatan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 51 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti proses seleksi ini. Para peserta sebelumnya telah melalui tahapan administrasi, dan kini mengikuti tes tulis dan wawancara yang menjadi penilaian utama dalam menentukan kelayakan mereka sebagai calon penerima beasiswa. Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Wali Kota Tasikmalaya Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, yang mewakili Wali Kota Tasikmalaya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program beasiswa ini, serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pendidikan. Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya juga menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan tepat sasaran serta diharpkan ada feedback yang baik dari calon pnerima untuk sama-sama mengoptimalkan peran BAZNAS Kota Tasikmalaya.
BERITA30/07/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Gelar Bimtek Penyusunan RKAT Untuk UPZ Kelurahan dan Kecamatan se- Kota Tasikmalaya
BAZNAS Gelar Bimtek Penyusunan RKAT Untuk UPZ Kelurahan dan Kecamatan se- Kota Tasikmalaya
Hari Selasa (02/07), Dalam upaya meningkatkan tata kelola zakat yang lebih terencana, akuntabel, dan berdampak luas, BAZNAS Kota Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) bagi seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program pembinaan dan penguatan kelembagaan yang terus dilakukan BAZNAS terhadap UPZ sebagai mitra strategis dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat di wilayah masing-masing. Melalui kegiatan ini, para pengurus UPZ dibekali dengan pemahaman dan keterampilan teknis dalam menyusun RKAT yang selaras dengan visi misi BAZNAS, serta sesuai dengan prinsip transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas.kemaslahatan umat. Selain agenda Bimtek, dalam kesempatan yang sama BAZNAS juga melaksanakan penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa melalui program unggulan Tasik Cerdas. Bantuan ini diberikan kepada sejumlah siswa dari keluarga mustahik yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tasikmalaya, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS dalam mendukung akses pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang erat antara BAZNAS dan UPZ, diharapkan pengelolaan zakat di Kota Tasikmalaya akan semakin optimal, serta mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan.
BERITA02/07/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS Gelar Pembinaan UPZ dan Distribusi Bantuan Program Tasik Cerdas
BAZNAS Gelar Pembinaan UPZ dan Distribusi Bantuan Program Tasik Cerdas
Hari Rabu (18/06), BAZNAS Kota Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penguatan kelembagaan zakat melalui kegiatan Pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Tasikmalaya serta pendistribusian bantuan pendidikan bagi yatim miskin dalam program Tasik Cerdas. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta. Dalam kesempatan tersebut, bantuan pendidikan disalurkan kepada siswa-siswi tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA sederajat yang berasal dari keluarga yatim dan kurang mampu. Program ini bertujuan untuk meringankan beban pendidikan serta mendorong semangat belajar generasi muda di Kota Tasikmalaya. Hadir langsung dalam kegiatan ini Wali Kota Tasikmalaya, Plt. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Sekretaris Dinas Pendidikan, dan Kepala Kementerian Agama Kota Tasikmalaya. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan pemberdayaan zakat. Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS atas peran aktifnya dalam mendorong kemajuan pendidikan melalui pendistribusian zakat yang tepat sasaran. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan BAZNAS terus terjalin dengan baik demi kemaslahatan umat.
BERITA18/06/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Aksi Bela Palestina, Nonton Bareng Film Hayya 3 GAZA Bersama BAZNAS
Aksi Bela Palestina, Nonton Bareng Film Hayya 3 GAZA Bersama BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan komitmen dan konsistensinya dalam membantu rakyat Palestina melalui berbagai program kemanusiaan dalam gerakan Aksi Bela Palestina. Salah satu upaya yang kini dilakukan adalah dengan mengajak masyarakat mengikuti kegiatan Nonton Bareng Film Hayya 3: GAZA, yang dikemas sebagai ajang solidaritas sekaligus penggalangan donasi untuk Palestina. Acara nonton bareng ini diselenggarakan pada Sabtu sore, 14 Juni 2025, mulai pukul 15.00 WIB, dan bertempat di CGV FX Sudirman, Jakarta. Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi momentum bersama untuk menyuarakan kepedulian terhadap nasib saudara-saudara kita di Gaza dan sekitarnya. Dengan berinfak sebesar Rp75.000, peserta tidak hanya mendapatkan tiket menonton lengkap dengan popcorn dan minuman, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung berbagai program bantuan BAZNAS untuk Palestina. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada warga Palestina dalam bentuk bantuan pangan, layanan kesehatan, air bersih, dan dukungan kemanusiaan lainnya. “Melalui film ini, kita tidak hanya menyaksikan kisah perjuangan rakyat Palestina, tapi juga ikut menjadi bagian dari perjuangan itu. BAZNAS mengajak masyarakat untuk menjadikan tontonan ini sebagai aksi nyata kemanusiaan,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Selama ini, BAZNAS telah aktif menyalurkan berbagai bantuan ke Palestina, bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan tepercaya di tingkat internasional. "Melalui program Aksi Bela Palestina, BAZNAS memperkuat peran masyarakat Indonesia sebagai bangsa yang peduli terhadap keadilan dan kemanusiaan global," ujar Rizal. Bantuan yang telah disalurkan BAZNAS RI beragam, tidak hanya menyalurkan bantuan berupa makanan dan perlengkapan harian saja, tetapi juga berencana membangun kembali berbagai fasilitas umum yang sebelumnya hancur akibat perang, seperti rumah sakit, sekolah, dan lainnya. "Kami mengundang seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Setiap donasi yang diberikan akan menjadi cahaya harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza,” kata Rizal. Film Hayya 3: GAZA merupakan bagian dari trilogi Hayya yang dikenal menyentuh dan menggugah. Film ini mengangkat kisah perjuangan dan kemanusiaan di Gaza, serta pentingnya solidaritas umat Islam di seluruh dunia. Film ini diproduksi Warna Pictures dan disutradarai oleh Jastis Arimba dan dibintangi Fauzi Baadila, Cut Syifa, Amna Shahab, dan Oki Setiana Dewi. "Mari satukan langkah dalam doa dan aksi. Hadirkan empati melalui satu tiket, satu dukungan, dan satu harapan. Bersama BAZNAS, kita kuatkan solidaritas untuk Palestina," ucap Rizal. Sementara itu Wakil Ketua Komisi 8, H. Ansory Siregar yang turut hadir dalam acara itu menyambut baik dukungan terhadap Palestina yang dikemas melalui pemutaran film ini. "Semoga doa kita semuanya Insya Allah akan diijabah oleh Allah SWT. Semoga genosida di Palestina cepat berakhir sehingga Palestina bisa mencapai kemerdekaan. Free Palestine," ujarnya. Acara turut dihadiri Anggota Komisi 8 DPR RI, Hj Selly Andriany Gantina; Penulis Skenario Film Hayya 3: Gaza, Hayati Ayatillah; dan Pemain Film Hayya 3: Gaza, Amna Shahab.
BERITA16/06/2025 | BAZNAS RI
Jelang Iduladha, BAZNAS Hadirkan Kemudahan Sedekah Kurban bagi Masyarakat
Jelang Iduladha, BAZNAS Hadirkan Kemudahan Sedekah Kurban bagi Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat untuk menunaikan ibadah kurban melalui lembaga resmi yang amanah, transparan, dan sesuai syariah. Tahun ini, BAZNAS menghadirkan layanan Sedekah Kurban, yang memungkinkan masyarakat berkontribusi dalam ibadah kurban meski belum mampu menunaikannya secara penuh. Layanan ini dihadirkan sebagai bentuk kemudahan bagi masyarakat luas, dengan donasi yang fleksibel serta penyaluran manfaat yang menjangkau seluruh pelosok Indonesia. Hal tersebut mengemuka dalam Mujahadah bersama Mustahik, yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (23/5/2025), dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV. Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., Ketua Kurban Berkah BAZNAS 2025 H.Kahfie, serta pimpinan, amilin/amilat BAZNAS daerah se-Indonesia yang turut hadir secara online. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., menyampaikan, Idul Adha adalah momentum istimewa bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai ibadah, termasuk ibadah kurban. “Kita akan segera memasuki bulan yang mulia. Ibadah kurban bukan sekadar bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial. Karena itu, kami mengajak masyarakat berkurban melalui BAZNAS, lembaga resmi pemerintah yang aman secara syar’i dan terpercaya dalam penyaluran manfaat,” ujarnya. Lebih lanjut, Achmad menyampaikan, tahun ini, BAZNAS RI menargetkan pengumpulan 7.000 ekor setara doka (domba dan kambing) senilai Rp21 miliar, yang akan didistribusikan ke 34 provinsi dan menjangkau 105.000 mustahik di seluruh Indonesia. “Berkurban melalui BAZNAS tidak hanya mendatangkan pahala bagi mudhohi, tetapi juga membawa keberkahan bagi mustahik di wilayah-wilayah yang paling membutuhkan,” tambah Achmad. Ia juga mengimbau umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan Dzulhijjah, termasuk menjalankan puasa sunah Tarwiyah dan Arafah yang juga bernilai besar di sisi Allah SWT. Sementara itu, Ketua Kurban Berkah BAZNAS 2025, H. Kahfie, menyampaikan, di tahun ini BAZNAS juga menyediakan layanan Sedekah Kurban, yaitu partisipasi masyarakat dalam bentuk donasi berapa pun jumlahnya, bagi yang belum mampu menunaikan kurban secara penuh. "Dengan layanan sedekah kurban, siapa pun yang belum mampu menunaikan ibadah kurban secara penuh bisa ikut berpartisipasi, tanpa harus membayar penuh harga kambing. Kontribusi berapapun akan kami terima dan salurkan dengan amanah. Bagi yang mampu, tersedia pilihan kurban seharga Rp3 juta per ekor kambing," jelas Kahfie. Untuk memudahkan masyarakat, lanjut dia, BAZNAS menyediakan kanal pembayaran digital yang aman dan transparan. Para mudhohi akan menerima laporan penyembelihan dan distribusi hewan kurban secara lengkap. Ia juga mengajak, seluruh masyarakat Indonesia menunaikan ibadah kurban melalui lembaga resmi dan terpercaya seperti BAZNAS. "Dengan distribusi nasional yang luas, laporan yang transparan, dan pelaksanaan sesuai syariah, BAZNAS menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin berkurban," ucapnya Ia mengatakan, dengan mengusung tema "Kurban Berkah BAZNAS 2025: Cahaya bagi Mudhohi dan Mustahik" menekankan bahwa kurban bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga sumber keberkahan yang menerangi kehidupan para pelaku ibadah (mudhohi) dan para penerima manfaat (mustahik).
BERITA25/05/2025 | BAZNAS RI
Bersama Wapres Gibran, BAZNAS dan Kemensos Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
Bersama Wapres Gibran, BAZNAS dan Kemensos Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proses pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (23/5/2025). Proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Pemerintah Daerah. Didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM, Wapres Gibran menyampaikan apresiasi atas kolaborasi multipihak dalam membangun pemukiman layak bagi komunitas nelayan. “Hari ini saya khusus ke Indramayu, tadi pagi saya ke pasar, lalu bertemu Bupati dan Wakil Bupati. Tadi juga bersama Wakil Gubernur mengecek kesehatan gratis dan program Makan Bergizi Gratis, dan sekarang kita melihat proses pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera,” ujar Wapres. “Kita lihat tadi bantuan dari BAZNAS dan juga pembangunan masjid, insya Allah bulan Juli nanti sudah jadi,” imbuh Wapres. Wapres berharap rumah-rumah yang telah dibangun bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga dan tidak dialihfungsikan. “Kami berharap kalau nanti rumahnya sudah jadi, rumah yang disediakan ini bisa dirawat, dan mohon maaf jangan dijual,” kata Wapres mengingatkan. Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyebutkan, BAZNAS berperan dalam mendanai sejumlah aspek teknis proyek, termasuk infrastruktur sosial dan insentif tenaga kerja lokal. “Kami menyalurkan bantuan dengan membangun ZCorner, masjid, dan juga unit usaha. Kami juga membantu membayar tukang yang membangun 90 rumah di sini. Pemerintah Daerah menyiapkan lahannya, kami yang membayar tukangnya, dan anggaran rumahnya dari Kemensos. Ini kolaborasi yang luar biasa,” ucap Rizaludin. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalu BAZNAS. “Terima kasih juga kepada para muzaki yang telah mempercayakan dananya kepada BAZNAS,” katanya. Proyek pembangunan kampung nelayan ini berada di atas lahan seluas 1,6 hektare, yang akan menampung 259 jiwa. Wakil Menteri Sosial RI menjelaskan, proyek ini ditujukan bagi masyarakat pesisir terdampak rob dan dirancang untuk mendukung kemandirian keluarga. “Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada 5 Desember 2024. Kita berharap di akhir Juli 2025 sudah bisa ditempati. Sekarang tinggal tahap finishing, seperti pengecatan dan pembangunan masjid. Kami juga berdayakan masyarakat dengan pelatihan-pelatihan. Ketika suaminya melaut, ibunya bisa berjualan. Harapannya, keluarga bisa mandiri,” katanya.
BERITA24/05/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis
BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis
Hari Rabu (21/05), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan BAZNAS Kota Tasikmalaya serta UPTD Puskesmas Mangkubumi menggelar kegiatan Layanan Kesehatan Keliling bagi masyarakat di Kampung Cilangge, RT 01 RW 03, Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan dasar kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan. Dalam layanan ini, warga mendapatkan konsultasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, serta pemberian obat dan vitamin secara gratis. Sebanyak 100 warga telah mendapatkan layanan kesehatan dari tim medis yang bertugas. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang sejak pagi hari untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Turut hadir dalam kegiatan ini: Lurah Kerikil, Camat Mangkubumi, Kepala UPTD Puskesmas Mangkubumi serta Danramil 1203/ Kawalu Mangkubumi. Program layanan kesehatan keliling ini merupakan bagian dari upaya nyata BAZNAS dalam menyejahterakan masyarakat, tidak hanya melalui bantuan ekonomi, tetapi juga dengan memastikan kesehatan masyarakat prasejahtera tetap terjaga.
BERITA21/05/2025 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kurban untuk Palestina
BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kurban untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan Kurban Berkah BAZNAS untuk disalurkan kepada warga Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan akibat agresi militer dan blokade. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperluas manfaat kurban ke wilayah-wilayah yang terdampak konflik dan rawan pangan. “Kami ingin memastikan bahwa daging kurban dari masyarakat Indonesia bisa menjadi simbol kepedulian dan kekuatan persaudaraan lintas batas negara,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (21/5/2025). Rizaludin menegaskan, BAZNAS RI akan memastikan distribusi hewan kurban berjalan aman dan tepat sasaran yang akan dibagikan kepada keluarga miskin serta pengungsi yang sangat membutuhkan di Palestina. Rizaludin mengungkapkan, masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi dalam program ini melalui kanal digital resmi BAZNAS. Laporan distribusi akan dibuka untuk publik, termasuk dokumentasi visual dari proses penyembelihan dan penyaluran, sebagai wujud transparansi dan tanggung jawab. “Lewat Kurban Berkah BAZNAS, kita ingin tunjukkan bahwa Indonesia hadir tidak hanya dengan doa, tetapi juga dengan bantuan kemanusiaan yang sampai ke tempat mereka,” tutup Rizaludin. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya calon mudohi untuk menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS, berkurban yang terbaik sesuai syariah dan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat.
BERITA21/05/2025 | BAZNAS RI
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tasikmalaya.

Lihat Daftar Rekening →