WhatsApp Icon
Pra-Rakornas 2026, BAZNAS RI Dorong Percepatan Transformasi Pengelolaan Zakat Nasional

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong transformasi pengelolaan zakat di Indonesia melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), transformasi digital, serta penguatan pengendalian dan pengawasan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan optimalisasi potensi zakat nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., dalam Pra-Rakornas BAZNAS RI yang diselenggarakan secara daring, Rabu (16/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia secara daring.

Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., mengatakan, transformasi tersebut diperlukan karena pertumbuhan penghimpunan zakat dalam beberapa tahun terakhir belum sebanding dengan potensi zakat nasional yang dapat digali. Kondisi itu menjadi tantangan bagi BAZNAS untuk mempercepat penguatan ekosistem pengelolaan zakat.

"Untuk menjawab tantangan tersebut, BAZNAS memfokuskan transformasi pada tiga agenda kritis, yakni transformasi human capital atau sumber daya manusia (SDM), transformasi digital, dan penguatan pengendalian serta pengawasan," ujar Zainut.

Zainut mengatakan, sebagai langkah nyata ke depan, BAZNAS telah menyiapkan delapan agenda strategis, di antaranya penyusunan National Audit Competency Framework, ekspansi roadmap sertifikasi, pembangunan arsitektur data zakat nasional, penguatan SIMBA berbasis AI, hingga penegakan pedoman anti-fraud dan penguatan independensi audit di daerah.

Zainut mengatakan, hingga saat ini, sebanyak 3.822 amil telah dinyatakan kompeten melalui proses sertifikasi. Namun, jumlah tersebut masih relatif kecil dibandingkan dengan keseluruhan amil dalam ekosistem zakat nasional.

"Kita harus melakukan pergeseran paradigma secara mendasar, dari yang sekadar certification oriented menjadi competence driven," ujarnya.

Lebih lanjut, Zainut mengatakan, selain SDM, transformasi digital menjadi agenda berikutnya. Kinerja digitalisasi BAZNAS menunjukkan tren positif dengan penghimpunan berbasis digital yang tumbuh hingga 398 kali lipat dalam tujuh tahun terakhir dan kini berkontribusi sekitar 20 persen terhadap total penghimpunan nasional.

“Ukuran keberhasilan digitalisasi bukanlah seberapa banyak aplikasi atau sistem yang kita buat, melainkan apakah keputusan kita menjadi lebih baik, apakah layanan kita menjadi lebih cepat, dan apakah transparansi serta dampaknya dapat terukur lebih jelas,” ujarnya.

Zainut menambahkan, saat ini, Satuan Audit Internal (SAI) baru mencakup 30 persen BAZNAS kabupaten/kota, sementara lebih dari 380 BAZNAS daerah belum tersentuh audit Kantor Akuntan Publik (KAP) secara memadai.

"Oleh karena itu, kita harus mengubah paradigma pengawasan dari watchdog menjadi strategic partner, dari perbaikan reaktif menjadi pencegahan preventif, dan dari sistem manual menuju pengawasan berbasis data," ucap Zainut.

Zainut mengatakan, seluruh program besar, mulai dari pengentasan kemiskinan, beasiswa hingga rumah layak huni, hanya akan bisa berjalan optimal jika mesin organisasinya sehat.

"BAZNAS tidak boleh hanya menjadi organisasi yang semakin besar. BAZNAS harus menjadi organisasi yang semakin profesional, berbasis data, adaptif terhadap teknologi, memiliki tata kelola yang kuat, dan membawa dampak seluas-luasnya," ucapnya.

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
Sekolah Cendekia BAZNAS Kembali Raih Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional

Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) kembali meraih Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional dari Nyalanesia, platform penyelenggara program literasi terpadu, atas konsistensinya dalam menyukseskan Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB).

Penghargaan tingkat nasional tersebut menjadi capaian SCB selama lima tahun berturut-turut. Prestasi ini tidak lepas dari keaktifan santri dan guru dalam menghasilkan beragam karya, mulai dari antologi puisi, cerita pendek, buku pengalaman, hingga karya ilmiah.

Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengapresiasi capaian tersebut sebagai bagian dari pengembangan budaya literasi di lingkungan SCB.

“Bagi SCB, literasi tidak berhenti pada membaca, tetapi juga dilanjutkan dengan menulis dan menghasilkan karya. Inilah budaya belajar yang terus dikembangkan di lingkungan sekolah,” jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).

Menurut Idy, budaya literasi yang dibangun melalui kegiatan menulis memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan kreativitas, menuangkan gagasan, sekaligus menghasilkan karya yang dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran.

“Pencapaian ini menunjukkan bagaimana pengelolaan zakat yang tepat sasaran dapat mendukung lahirnya generasi penerima manfaat yang unggul, berdaya saing, dan kaya karya melalui penguatan literasi,” katanya.

Sebagai salah satu program pendidikan BAZNAS, SCB hingga 2025 telah membina 363 siswa di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut diarahkan untuk membentuk generasi yang unggul, produktif, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

16/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama RI menyalukan bantuan sebesar Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026 untuk meningkatkan kelayakan sarana pendidikan dan hunian santri di 700 pesantren di seluruh Indonesia.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan bagian dari 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031 yang diarahkan untuk memastikan dana zakat memberikan manfaat bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. 

“Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS menjadikan dana zakat sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi santri. Secara filosofis, ikhtiar ini juga selaras dengan prinsip Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga akal dan memelihara keselamatan jiwa generasi muda kita,” ujar Sodik saat meresmikan program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umrah, Rabu (16/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., mengatakan Program Pesantren Nyaman Belajar bukan sekadar program renovasi asrama, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman. 

Menag Nasaruddin menilai,  kebutuhan pesantren masih sangat besar sehingga diperlukan gotong royong antara pemerintah, BAZNAS, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), UPZ, dunia usaha, pemerintah daerah, muzaki, dan masyarakat. Menag Nasaruddin berharap program tersebut berjalan tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan dukungan data dan informasi pesantren dari Kementerian Agama.

Sementara itu, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, Program Pesantren Nyaman Belajar merupakan ikhtiar BAZNAS untuk turut serta menciptakan lingkungan pesantren yang nyaman dan aman sehingga proses pembelajaran santri bisa berjalan lebih optimal. Program ini memprioritaskan pesantren dengan minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta pesantren yang berada di wilayah 3T dan kawasan rawan bencana.

16/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Borong Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang TOP GRC Awards 2026, yaitu TOP GRC Awards 2026 #4 Star serta predikat The Most Committed GRC Leader 2026 yang diberikan kepada Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Penghargaan bergengsi ini menjadi apresiasi atas keberhasilan BAZNAS menerapkan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) secara terintegrasi, sekaligus mempertegas rekam jejak konsisten BAZNAS yang terus meraih penghargaan ini sejak 2024.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., yang hadir menerima penghargaan tersebut, mengatakan capaian ini merupakan buah dari kerja keras para pimpinan, amil, dan relawan di seluruh tanah air sekaligus menegaskan komitmen lembaga dalam menjaga amanah pengelolaan dana umat.

“Alhamdulillah, capaian ini akan semakin memacu semangat bagi BAZNAS untuk kian memantapkan tata kelola, manajemen risiko, serta kepatuhan demi menjaga kredibilitas lembaga di mata publik,” jelas Neyla Saida Anwar.

Dalam kesempatan tersebut, Neyla menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para muzaki, donatur, dan munfik yang senantiasa menaruh kepercayaan kepada BAZNAS dalam mengelola dana kebajikan demi kemaslahatan umat.

Ia menambahkan, apresiasi TOP GRC Awards membawa tanggung jawab moral untuk terus bertransformasi dan menjunjung tinggi transparansi dalam setiap program.

“Penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan pijakan awal bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang jauh lebih baik ke depan,” tegas Neyla.

Ketua penyelenggara TOP GRC Awards dan Pemred Top Business, Moh. Lutfi Handayani, M.M., M.B.A., menyebut ajang penganugerahan TOP GRC Awards 2026 menjadi wadah pembelajaran serta evaluasi penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) bagi berbagai lembaga dan perusahaan di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Lutfi memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan yang konsisten menegakkan prinsip tata kelola organisasi secara berkelanjutan.

“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas GRC, sustainability, dan juga pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kinerja perusahaan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Turut hadir dalam penyerahan penghargaan tersebut Kepala Divisi Kepatuhan, Sistem, Prosedur dan Mutu BAZNAS RI Resti Vurwarin serta staf BAZNAS RI Miqdam Awwali Hashri.

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
BAZNAS Bantu Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) turut membantu proses pencarian dan pertolongan terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Rombongan tersebut terdiri atas lima jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan di wilayah perairan Selat Sunda.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan keterlibatan BAZNAS merupakan bagian dari respons kemanusiaan dalam mendukung proses pencarian dan pertolongan.

“BAZNAS terus berupaya hadir dalam situasi kedaruratan dan kemanusiaan. Dalam kondisi seperti ini, kami mendukung upaya pencarian dan pertolongan bersama unsur terkait agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik,” ujar Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Idy menegaskan, koordinasi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam setiap respons kebencanaan yang dilakukan BAZNAS.

“Dalam pelaksanaannya, kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat di lapangan. Kami berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan optimal dan para jurnalis beserta awak kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” katanya.

Pada Rabu (9/9/2026), BTB Banten melakukan asesmen lokasi serta berkoordinasi dengan Posko Operasi SAR Nasional, Polres Pandeglang, dan BPBD Pandeglang.

Tim BAZNAS juga bersinergi dengan SAR Provinsi Banten, Polda Banten, BPBD Pandeglang, dan Desk Relawan Banten dalam mendukung proses pencarian dan pertolongan.

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS RI

Berita Terbaru

BAZNAS Dan Perusahaan MANA Salurkan Bantuan Santunan Untuk Jompo Anak Yatim Guru Ngaji
BAZNAS Dan Perusahaan MANA Salurkan Bantuan Santunan Untuk Jompo Anak Yatim Guru Ngaji
Alhamdulillah BAZNAS Kota Tasikmalaya dan Perusahaan MANA menyalurkan bantuan berupa santunan untuk jompo, anak yatim, guru ngaji dan bantuan alat kesehatan di wilayah Kelurahan Cikalang dan Kelurahan Nagarawangi dengan jumlah penerima manfaat 133 orang.Pada kegiatan ini turut hadir perwakilan perusahaan MANA. Ketua UPZ, RT dan RW serta DKM Setempat.
BERITA18/11/2024 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Penandatanganan Kerjasama Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dengan UINSI Samarinda
Penandatanganan Kerjasama Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dengan UINSI Samarinda
Pada hari ini (15/11), Langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan, BAZNAS Kota Tasikmalaya dan UINSI Samarinda melakukan penandatanganan Kerjasama mengenai Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi guru PAI dilingkup AGPAI Kota Tasikmalaya. Pada kegiatan ini dihadiri oleh Dekan dan Wakil Dekan FTIK UINSI Samarinda, Kabag Kesra, Dinas Pendidikan, Kepala Kementerian Agama dan Pengurus AGPAI Kota Tasikmalaya. Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya didampingi oleh wakil ketua, menyampaikan kerjasama ini merupakan wadah untuk menambah ilmu lanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan para guru PAI. Ketua menyampaikan kerjasama ini diharapkan tidak putus hanya sampai penandatanganan, diharapkan terus bersinergi khususnya dalam peningkatan pengelolaan ZIS di Kota Tasikmalaya.
BERITA18/11/2024 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Studi Tiru ke Kabupaten Ciamis
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Studi Tiru ke Kabupaten Ciamis
BAZNAS Kota Tasikmalaya melakukan kegiatan studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Ciamis mengenai optimalisasi pengelolaan zakat infak dan sedekah pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pada acara ini turut hadir Kabag Kesra dan Kasi Zakat Wakaf Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Kegiatan ini diharapkan menjadi bahan acuan untuk meningkatkan kebermanfaatan dari masing masing lembaga dan diharapkan menjadikan wadah akan pentingnya pengelolaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang baik dan benar. Terima kasih kami ucapkan untuk @baznas_kab_ciamis atas penerimaan kegiatan ini. Semoga berkah untuk kita semua, Aamiin.
BERITA05/11/2024 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Menlu Retno Lepas Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Untuk Sudan dan Palestina
Menlu Retno Lepas Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Untuk Sudan dan Palestina
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI), Retno L.P Marsudi melepas bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk masyarakat Sudan, dan Palestina, di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (14/10/2024). Bantuan ini merupakan gabungan dari bantuan pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kesehatan RI, juga bantuan masyarakat Indonesia yang disalukran melalui BAZNAS. Turut hadir dalam pelepasan bantuan tersebut Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI. Menlu Retno menjelaskan, bantuan yang dikirimkan tersebut akan disalurkan melalui Jordan Hashimite Charity Organization (JHCO). Tidak hanya itu, Menlu Retno juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait tantangan dari setiap negara yang diberikan bantuan. "Korban di Gaza saat ini telah mencapai lebih dari 42.000 orang, 495 ribu orang mengalami kelaparan, dan terdapat wabah polio sejak awal September 2024. Di Yaman, terdapat korban banjir sebanyak lebih dari 258 ribu orang. Sementara di Sudan, banyak terjadi kelaparan sebab adanya konflik yang terjadi di sana," paparnya. "Bentuk tantangan dari berbagai negara berbeda-beda, ada yang karena bencana banjir, wabah penyakit, dan juga konflik. Sebagai bentuk solidaritas maka tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat melalui BAZNAS memberi bantuan solidaritas kita ke tiga negara tersebut," jelas Menlu Retno. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, BAZNAS RI selalu konsisten menyalurkan bantuan kepada Sudan, dan Palestina secara transparan dan penuh tanggung jawab. “BAZNAS RI selalu konsisten membantu saudara-saudara kita yang ada di Palestina, Yaman, dan Sudan, karena ini juga bagian dari apa yang diberikan oleh masyarakat untuk dibantukan kepada negara-negara tersebut,” ujar Kiai Noor. "Saat ini banyak terjadi kelaparan. Apalagi saat ini masuk musim dingin dan ada pula wabah polio," kata Kiai Noor. "Sudan ini ternyata sangat membutuhkan, karena konflik di antara mereka telah menimbulkan kelaparan dan kematian. Kemudian di Yaman di samping ada konflik, ada juga bencana yang luar biasa itu," tambah Kiai Noor. Kiai Noor menyampaikan, saat ini BAZNAS masih terus melakukan penerimaan donasi untuk negara-negara tersebut. “Kami sudah menyampaikan kepada Bu Menlu, Bapak Menko PMK, dan Kepala BNPB kalau ada apa-apa terkait dengan bantuan ke negara-negara tersebut, insya Allah BAZNAS RI siap," pungkasnya. Pesawat yang membawa sekitar 50,5 ton bantuan tersebut akan berangkat pada pukul 01.00 WIB dini hari kemudian transit di Fujairah United Emirat Arab. Simbolisasi penyerahan akan dilakukan di Yaman dan dilanjutkan dengan pendistribusian bantuan lewat darat.
BERITA15/10/2024 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Audiensi BAZNAS Kota Tasikmalaya Bersama PJ Walikota Tasikmalaya Terkait Laporan Program Pencegahan Stunting
Audiensi BAZNAS Kota Tasikmalaya Bersama PJ Walikota Tasikmalaya Terkait Laporan Program Pencegahan Stunting
Audiensi BAZNAS Kota Tasikmalaya Bersama PJ Walikota Tasikmalaya Terkait Laporan Program Pencegahan StuntingBAZNAS Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan audiensi dengan PJ Walikota Tasikmalaya terkait laporan pelaksanaan program pencegahan stunting di Kota Tasikmalaya. Program ini merupakan kerjasama antara Pemerintah dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.Turut hadir pada kegiatan ini, Kadis PPKBP3A danKabag Kesra Kota Tasikmalaya. Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya didampingi oleh Wakil Ketua III dan IV serta Kepala Sekertaris.pj.walikota_tasikmalaya mengucapkan selamat dan Terima kasih atas kinerja yang telah dilakukan, Semoga terus memberi nilai kemanfaatan yang lebih luas bagi warga Kota Tasikmalaya.
BERITA07/10/2024 | HUMAS BAZNAS Kota Tasikmalaya
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tasikmalaya.

Lihat Daftar Rekening →